Kamis, 24 September 2026
00:56 WIB
TERKINI
Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN
Indosaurus

Indosaurus

Artikel ini bukan mengenai Indosuchus, Inosaurus, Indominus rex, atau Indoraptor.
Indosaurus
Rentang waktu: Kapur Akhir, 69–66 jtyl
250px-Indosaurus.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tempurung otak holotipe
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Klad: Dinosauria
Klad: Saurischia
Klad: Theropoda
Subfamili: Majungasaurinae
Genus: Indosaurus
Spesies:
I. matleyi
Nama binomial
Indosaurus matleyi

Indosaurus (terj. har.'kadal India') adalah sebuah genus dinosaurus theropoda karnivor yang hidup di wilayah yang kini adalah India, sekitar 69 hingga 66 juta tahun lalu selama tahap Maastrichtium pada periode Kapur Akhir.[1][2]

Bagian parietal dari jaringan frontoparietalnya lebar, sementara permukaan bawah ventralnya luas. Bagian jambul transversal dari meatus auditori internalnya terletak di belakang dan di atas orbit. Frontalnya cekung dan menurun ke depan kranium. Fossa supratemporalnya rendah dan lebar seperti pada Antrodemus.[3] Tengkoraknya yang tidak lengkap memiliki ketebalan yang janggal, meski tidak memiliki kubah pada tulang frontalnya seperti pada Majungasaurus. Genus ini juga tidak memiliki sepasang tanduk frontal seperti yang tampak pada Carnotaurus. Baik Indosuchus maupun Indosaurus memiliki lelangit tengokrak konservatif yang menebal secara dorsoventral, namun tidak memiliki tonjolan di atas lelangit tengkoraknya, seperti pada Abelisaurus.[4]

Referensi

  1. Lopez, Rachel (4 April 2017). "A raja, a Jain, a Tagore: Meet desi dinosaurs that once roamed India's plains". Hindustan Times. Diarsipkan dari asli tanggal 24 September 2019. Diakses tanggal 24 September 2019.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. Shroff, Vaishali (12 Agustus 2018). "Did you know about Indian dinosaurs? Meet the Rajasaurus". The Indian Express. Diakses tanggal 24 September 2019.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. Chatterjee, Sankar (1978). "Indosuchus and Indosaurus, Cretaceous carnosaurs from India". Journal of Paleontology. 52 (3): 570–580 via ResearchGate.
  4. Novas, Fernando; Agnolin, Federico; Bandyopadhyay, Saswati (2004). "Cretaceous theropods from India: A review of specimens described by Huene and Matley (1933)". Revista del Museo Argentino de Ciencias Naturales. 6 (1). doi:10.22179/REVMACN.6.74.
Avemetatarsalia
Theropoda
    • lihat dibawah↓
Coelophysoidea
Coelophysidae
Averostra
    • lihat di bawah↓
Neotheropoda yang diperdebatkan
Coelophysis bauri
Dilophosaurus wetherilli
Ceratosauridae
Abelisauroidea
Noasauridae
Elaphrosaurinae
Noasaurinae
Abelisauridae
Majungasaurinae
Carnotaurinae
Brachyrostra
Furileusauria
Tetanurae
    • lihat di bawah↓
Ceratosaurus nasicornis
Limusaurus inextricabilis
Rajasaurus narmadensis
Aucasaurus garridoi
Piatnitzkysauridae
Megalosauridae
Megalosaurinae
Afrovenatorinae
Baryonychinae
Ceratosuchopsini
Spinosaurinae
Spinosaurini
Avetheropoda
    • lihat di bawah↓
Piatnitzkysaurus floresi

Torvosaurus tanneri

Spinosaurus aegyptiacus
Metriacanthosauridae
Metriacanthosaurinae
Allosauridae
Carcharodontosauria
Neovenatoridae
Carcharodontosauridae
Carcharodontosaurinae
Giganotosaurini
Megaraptora?
Megaraptoridae
Coelurosauria
    • lihat di bawah↓
Xuanhanosaurus qilixiaensis
Allosaurus fragilis

Neovenator salerii Carcharodontosaurus saharicus

Australovenator wintonensis
Coeluridae?
Proceratosauridae
Albertosaurinae
Tyrannosaurinae
Alioramini
Daspletosaurini
Teratophoneini
Tyrannosaurini
Maniraptoromorpha
    • lihat di bawah↓
Coelurosauria yang diperdebatkan
Zuolong salleei
Stokesosaurus clevelandi

Alioramus remotus

Tarbosaurus bataar
Compsognathidae
Sinosauropterygidae?
Ornithomimosauria
Macrocheiriformes
Deinocheiridae
Ornithomimidae
Maniraptora
Sinosauropteryx prima

Deinocheirus mirificus

Qiupalong henanensis
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan