Kamis, 15 Oktober 2026
20:55 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M
Archaeornithomimus

Archaeornithomimus

Bagikan:
Archaeornithomimus
Rentang waktu: Kapur Akhir, 70 jtyl
250px-Archaeornithomimus_2.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Model kerangka Archaeornithomimus di Museum Sains Hong Kong
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Klad: Dinosauria
Klad: Saurischia
Klad: Theropoda
Klad: †Ornithomimosauria
Famili: †Ornithomimidae
Genus: †Archaeornithomimus
Russell, 1972
Spesies
  • †A. asiaticus (Gilmore, 1933 [awalnya Ornithomimus asiaticus]) (tipe)
  • ?†A. bissektensis Nesov, 1995
Artikel takson sembarang

Archaeornithomimus (berarti "mimik burung kuno") adalah genus dinosaurus theropoda ornitomimosauria yang berasal dari Tiongkok pada masa Kapur Akhir sekitar 70 juta tahun yang lalu. Genus ini ditemukan pada tahun 1923 selama ekspedisi Museum Sejarah Alam Amerika di Mongolia Dalam yang dipimpin oleh Roy Chapman Andrews. Dalam ekspedisi tersebut, Peter Kaisen menemukan beberapa sisa-sisa theropoda di tiga tempat penggalian. Theropoda tersebut dinamai dan dideskripsikan oleh Charles Whitney Gilmore pada tahun 1933 sebagai spesies baru di dalam genus Ornithomimus: Ornithomimus asiaticus.[1] Spesies ini kemudian ditempatkan di dalam genus baru Archaeornithomimus oleh Dale Russell pada tahun 1972, dan Archaeornithomimus asiaticus menjadi spesies tipe genus tersebut.

Archaeornithomimus asiaticus memiliki panjang sekitar 3,3 meter dan massa yang mencapai 50 kilogram. Kaki belakangnya memiliki postur yang kuat. Seperti ornitomimosauria lainnya, Archaeornithomimus mungkin merupakan spesies omnivora yang memakan tumbuhan, buah-buahan, mamalia kecil, telur atau bahkan dinosaurus Asia lain yang baru menetas dari telurnya.

Catatan kaki

  1. ↑ Gilmore, C.W., 1933, "On the dinosaurian fauna of the Iren Dabasu Formation", Bulletin of the American Museum of Natural History, 67: 23-78
Avemetatarsalia
Theropoda
    • lihat dibawah↓
Coelophysoidea
Coelophysidae
Averostra
    • lihat di bawah↓
Neotheropoda yang diperdebatkan
Coelophysis bauri
Dilophosaurus wetherilli
Ceratosauridae
Abelisauroidea
Noasauridae
Elaphrosaurinae
Noasaurinae
Abelisauridae
Majungasaurinae
Carnotaurinae
Brachyrostra
Furileusauria
Tetanurae
    • lihat di bawah↓
Ceratosaurus nasicornis
Limusaurus inextricabilis
Rajasaurus narmadensis
Aucasaurus garridoi
Piatnitzkysauridae
Megalosauridae
Megalosaurinae
Afrovenatorinae
Baryonychinae
Ceratosuchopsini
Spinosaurinae
Spinosaurini
Avetheropoda
    • lihat di bawah↓
Piatnitzkysaurus floresi

Torvosaurus tanneri

Spinosaurus aegyptiacus
Metriacanthosauridae
Metriacanthosaurinae
Allosauridae
Carcharodontosauria
Neovenatoridae
Carcharodontosauridae
Carcharodontosaurinae
Giganotosaurini
Megaraptora?
Megaraptoridae
Coelurosauria
    • lihat di bawah↓
Xuanhanosaurus qilixiaensis
Allosaurus fragilis

Neovenator salerii Carcharodontosaurus saharicus

Australovenator wintonensis
Coeluridae?
Proceratosauridae
Albertosaurinae
Tyrannosaurinae
Alioramini
Daspletosaurini
Teratophoneini
Tyrannosaurini
Maniraptoromorpha
    • lihat di bawah↓
Coelurosauria yang diperdebatkan
Zuolong salleei
Stokesosaurus clevelandi

Alioramus remotus

Tarbosaurus bataar
Compsognathidae
Sinosauropterygidae?
Ornithomimosauria
Macrocheiriformes
Deinocheiridae
Ornithomimidae
Maniraptora
Sinosauropteryx prima

Deinocheirus mirificus

Qiupalong henanensis


Ikon rintisan

Artikel bertopik dinosaurus ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan