Sabtu, 03 Oktober 2026
04:24 WIB
TERKINI
Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Regional Penyaluran Bantuan Logistik Mendesak untuk Korban Banjir di Kalimantan Selatan Regional Antusiasme Warga Banjarmasin Tinggi, Sentra Vaksinasi Covid-19 Ramai Berita Tangki Motor Bocor Picu Kebakaran Hebat Bengkel di Cilincing, Kerugian Capai Rp 75 Juta Berita DPR Tugaskan Komisi III Uji Kelayakan Komjen Suyudi Ario Seto Sebagai Calon Kapolri Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Regional Penyaluran Bantuan Logistik Mendesak untuk Korban Banjir di Kalimantan Selatan Regional Antusiasme Warga Banjarmasin Tinggi, Sentra Vaksinasi Covid-19 Ramai Berita Tangki Motor Bocor Picu Kebakaran Hebat Bengkel di Cilincing, Kerugian Capai Rp 75 Juta Berita DPR Tugaskan Komisi III Uji Kelayakan Komjen Suyudi Ario Seto Sebagai Calon Kapolri Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri
Coelurosauria

Coelurosauria

Bagikan:
Coelurosauria
Rentang waktu:
Jura Tengah–Masa kini, 165–0 jtyl Kemungkinan lebih awal, pada Jura Awal
500px-Coelurosauria.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kolase dari kerangka fosil dinosaurus coelosauria: (Searah jarum jam dari kiri atas) GIN 100/42 yang kemungkinan mewakili Citipati atau oviraptorosauria lainnya, Sinosauropteryx prima, Nothronychus mckinleyi, Tyrannosaurus rex, Bambiraptor feinbergi, Passer domesticus, Struthiomimus altus, Microraptor gui.
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Klad: Dinosauria
Klad: Saurischia
Klad: Theropoda
Klad: Avetheropoda
Klad: Coelurosauria
von Huene, 1914
Subgroups[1]
Artikel takson sembarang

Coelurosauria merupakan sebuah klad yang mewakili semua dinosaurus theropoda yang lebih terkait dengan burung daripada carnosaurus.

Klad ini merupakan kelompok yang sangat beragam, yang meliputi tyrannosaurus, ornitomimosauria, compsognathid, dan maniraptora, yang mencakup burung, yang mewakili satu-satunya anggota dari coelurosauria yang masih hidup hingga saat ini. Kemungkinan besar semua anggota coelurosaurus memiliki bulu.[5]


Anggota dari coelurosaurus memiliki ciri karakteristik berupa lengan yang panjang dengan pergelangan kaki mirip engsel yang sudah berkembang dengan baik. Fitur tubuh tersebut kemudian hilang atau termodifikasi oleh jenis coelurosaurus yang lebih baru (sebagai contoh, burung).

Peningkatan pada proporsi cerebrum pada otak tampaknya muncul pada klad ini, dan "berlanjut selama evolusi maniraptora dan burung awal".[6]

Sejarah fosil

Beberapa fosil jejak dari Coelurosauria tertua berasal dari Trias Akhir.[7] Contoh yang mungkin, tetapi belum dikonfirmasi, merupakan sebuah jejak dari archosaurus Protoavis. Apa yang ditemukan di antara waktu diatas dan awal dari Periode Jura merupakan sisa-sisa yang tak lengkap (fragmentary).

Banyak fosil hampir lengkap dari coelurosauria diketahui dari kala Jura Akhir. Archaeopteryx diketahui dari gamping Solnhofen yang berasal dari 155-150 juta tahun lalu. Ornitholestes, spesimen troodontid WDC DML 110, Coelurus fragilis dan Tanycolagreus topwilsoni semuanya diketahui dari Formasi Morrison di Wyoming yang berasal dari 150 juta tahun lalu. Epidendrosaurus dan Pedopenna diketahui dari Batuan Daohugou di Cina, yang usianya masih diperdebatkan, tetapi berkisar antara 160 atau 145 juta tahun lalu.

Beragamnya fosil dari Jura Akhir beserta dengan bukti morfologi menyatakan bahwa diferensiasi anggota coelurosaurus selesai sebelum akhir Jura.

Pada kala Kapur Awal, fosil coelurosauria dengan jumlah besar (termasuk burung) diketahui dari Formasi Yixian di Liaoning. Semua dinosaurus theropoda yang diketahui dari formasi tersebut merupakan aggota dari klad ini. Banyak dari garis keturunan coelurosaurus selamat hingga akhir periode Kapur, tetapi kebanyakan dari mereka punah pada peristiwa kepunahan K-Pg. Neornithes merupakan satu-satunya anggota dari klad ini yang selamat, yang nantinya akan berdiversifikasi menjadi beragam bentuk yang dapat dilihat saat ini.

Ada sebuah konsensus di antara paleontolog bahwa burung merupakan keturunan dari coelurosaurus. Burung diklasifikasikan sebagai anggota dari sub-kelompok Maniraptora.[8]

Referensi

  1. 1 2 3 4 5 6 7 Holtz, Thomas R. Jr. (2012) Dinosaurs: The Most Complete, Up-to-Date Encyclopedia for Dinosaur Lovers of All Ages, Winter 2011 Appendix.
  2. ↑ Carrano, M.T.; Benson, R.B.J.; Sampson, S.D. (2012). "The phylogeny of Tetanurae (Dinosauria: Theropoda)". Journal of Systematic Palaeontology. 10 (2): 211–300. doi:10.1080/14772019.2011.630927. S2CID 85354215.
  3. ↑ Godefroit, Pascal; Cau, Andrea; Hu, Dong-Yu; Escuillié, François; Wu, Wenhao; Dyke, Gareth (2013). "A Jurassic avialan dinosaur from China resolves the early phylogenetic history of birds". Nature. 498 (7454): 359–362. Bibcode:2013Natur.498..359G. doi:10.1038/nature12168. PMID 23719374. S2CID 4364892.
  4. ↑ Andrea Cau (2018). "The assembly of the avian body plan: a 160-million-year long process" (PDF). Bollettino della Società Paleontologica Italiana. 57 (1): 1–25. doi:10.4435/BSPI.2018.01. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2018-12-21. Diakses tanggal 2018-05-16.
  5. ↑ Currie, Philip J. (2005). Dinosaur Provincial Park: a spectacular ancient ecosystem revealed. Indiana University Press. hlm. 368. ISBN 0253345952.
  6. ↑ Larsson H.C.E. 2001.
  7. ↑ Dinodata: Coelurosauria
  8. ↑ Padian K. 2004.
Avemetatarsalia
Theropoda
    • lihat dibawah↓
Coelophysoidea
Coelophysidae
Averostra
    • lihat di bawah↓
Neotheropoda yang diperdebatkan
Coelophysis bauri
Dilophosaurus wetherilli
Ceratosauridae
Abelisauroidea
Noasauridae
Elaphrosaurinae
Noasaurinae
Abelisauridae
Majungasaurinae
Carnotaurinae
Brachyrostra
Furileusauria
Tetanurae
    • lihat di bawah↓
Ceratosaurus nasicornis
Limusaurus inextricabilis
Rajasaurus narmadensis
Aucasaurus garridoi
Piatnitzkysauridae
Megalosauridae
Megalosaurinae
Afrovenatorinae
Baryonychinae
Ceratosuchopsini
Spinosaurinae
Spinosaurini
Avetheropoda
    • lihat di bawah↓
Piatnitzkysaurus floresi

Torvosaurus tanneri

Spinosaurus aegyptiacus
Metriacanthosauridae
Metriacanthosaurinae
Allosauridae
Carcharodontosauria
Neovenatoridae
Carcharodontosauridae
Carcharodontosaurinae
Giganotosaurini
Megaraptora?
Megaraptoridae
Coelurosauria
    • lihat di bawah↓
Xuanhanosaurus qilixiaensis
Allosaurus fragilis

Neovenator salerii Carcharodontosaurus saharicus

Australovenator wintonensis
Coeluridae?
Proceratosauridae
Albertosaurinae
Tyrannosaurinae
Alioramini
Daspletosaurini
Teratophoneini
Tyrannosaurini
Maniraptoromorpha
    • lihat di bawah↓
Coelurosauria yang diperdebatkan
Zuolong salleei
Stokesosaurus clevelandi

Alioramus remotus

Tarbosaurus bataar
Compsognathidae
Sinosauropterygidae?
Ornithomimosauria
Macrocheiriformes
Deinocheiridae
Ornithomimidae
Maniraptora
Sinosauropteryx prima

Deinocheirus mirificus

Qiupalong henanensis
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan