Senin, 21 September 2026
04:08 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Henodus

Henodus

genus reptil yang punah

Henodus
Rentang waktu: Trias Akhir, 237–227 jtyl
250px-Henodus_skeleton_AMNH.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kerangka Henodus di American Museum of Natural History
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Reptilia
Superordo: Sauropterygia
Ordo: Placodontia
Famili: Henodontidae
Genus: Henodus
Huene, 1936
Spesies:
H. chelyops
Nama binomial
Henodus chelyops
Huene, 1936
250px-Henodus_chelyops_life_restoration.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Restorasi
250px-Henodus_chelyops.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Reconstruksi individu penyaring

Henodus adalah reptil placodontia yang sudah punah dari periode Trias Akhir selama sub-kala Karnium. Fosil Henodus chelyops ditemukan di Tübingen, Jerman. Panjangnya sekitar 1 meter (3,3 ft). Spesies tunggal dari genus tersebut adalah H. chelyops.[1][2]

Henodus adalah satu-satunya placodontia yang sejauh ini ditemukan di endapan samudra, yang menunjukkan kemungkinan hewan ini hidup di laguna air payau atau air tawar.

Deskripsi

Henodus, seperti kebanyakan placodontia lainnya, memiliki kemiripan dangkal dengan kura-kura. Seperti kura-kura, hewan ini memiliki cangkang yang terbentuk dari plastron di bagian bawah dan karapaks di bagian atas. Karapaksnya sangat lebar melebihi kakinya, dan terbuat dari pelat skat individu yang tertutup oleh pelat tanduk. Namun, cangkangnya terdiri dari banyak sekali tulang melebihi kura-kura, membentuk pola mosaik.[3] Pelindungnya bersatu dengan tulang punggung, dan kakinya terletak di posisi normal, tidak seperti kura-kura, yang terletak dalam tulang rusuk. Kaki lemah Henodus menunjukkan kemungkinan bahwa hewan ini mungkin menghabiskan waktunya sebentar di darat.

Henodus juga memiliki gigi tunggal di masing-masing sisi mulutnya, meskipun gigi yang lainnya diganti dengan paruh. Selain itu, hewan ini memiliki gerigi yang mirip dengan balin pada giginya di sepanjang rahang, yang menggabungkannya dengan fitur unik indikatif hyoid dan otot-ototnya pada penutupan rahang cepat yang menunjukkan gaya hidup penyaring.[4][5] Moncongnya berbentuk kotak.

Paleoekologi

Namun sekarang, Placodontia ini dianggap sebagai adalah herbivora akuatik, mengorek vegetasi dari bawah dengan rahang lebarnya. Anggapan ini telah ditulis dalam kertas yang mendiskusikan kebiasaan dan morfologi Atopodentatus, Reptil air Mesozoikum lainnya yang awalnya dianggap sebagai hewan penyaring dan memiliki adaptasi rahang yang sangat konvergen, termasuk ujung rahang "kepala martil" yang mirip, meskipun tidak mirip Atopodentatus tetapi Henodus tetap dianggap bergantung pada penyaringan untuk mendapatkan materi tumbuhan dari substrat.[6]

Referensi

  1. Henodus chelyops, ein neuer placodontier. - Sonder-Abduck aus Palaeontographica Beiträge zur Naturgeschichte der Vorzeit, Abteilung A 84:99-148. - F. von Huene - 1936.
  2. Der Dritte Henodus ergänzungen zur Kenntnis des Placodontiers Henodus chelyops Huene. - Sonder-Abdruck aus Palaeontographica Beiträge zur Naturgeschichte der Vorzeit, Abteilung A 89:105-114. - F. von Huene - 1938.
  3. Palmer, D., ed. (1999). The Marshall Illustrated Encyclopedia of Dinosaurs and Prehistoric Animals. London: Marshall Editions. hlm. 71. ISBN 1-84028-152-9.
  4. Rieppel, O. (2002). Feeding mechanisms in Triassic stem-group sauropterygians: the anatomy of a successful invasion of Mesozoic seas Zoological Journal of the Linnean Society, 135, 33-63
  5. Naish, D. 2004. Fossils explained 48. Placodonts. Geology Today 20 (4), 153-158.
  6. Li Chun, Olivier Rieppel, Cheng Long and Nicholas C. Fraser, The earliest herbivorous marine reptile and its remarkable jaw apparatus, Science Advances 06 May 2016: Vol. 2, no. 5, e1501659 DOI: 10.1126/sciadv.1501659

Bacaan lebih lanjut

  • National Geographic, December 2005, p. 79, by Virginia Morrell
  • Dixon, Dougal. The Complete Book of Dinosaurs. Hermes House, 2006
  • Huene F von 1936. Henodus chelyops, ein neuer Placodontier. Palaeontographica A, 84, 99-147.
  • Rieppel OC and Zanon RT 1997. The interrelationships of Placodontia. Historical Biology: Vol. 12, pp. 211–227
  • Rieppel O 2000. Sauropterygia I. Placodontia, Pachypleurosauria, Nothosauroidea, Pistosauroidea. Handbuch der Paläoherpetologie, Teil 12A. München, Friedrich Pfeil.
  • Rieppel, O. (2002). Feeding mechanisms in Triassic stem-group sauropterygians: the anatomy of a successful invasion of Mesozoic seas. Zoological Journal of the Linnean Society, 135, 33-63
  • Darren Naish: Fossils explained 48. Placodonts. Blackwell Publishing Ltd, Geology Today, Vol. 20, No. 4, July–August 2004 online
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Henodus.
Wikispecies mempunyai informasi mengenai Henodontidae.
Sauropsida
Sauropterygia
    • lihat di bawah↓
Cyamodontida
Placochelyida
Henodontidae
Placochelyidae
Eosauropterygia
    • lihat di bawah↓
Placodus gigas Placochelys placodonta
Pachypleurosauria/Pachypleurosauridae
Nothosauroidea
Nothosauria
Simosauridae
Nothosauridae
Lariosaurinae
Pistosauroidea
Pistosauria
Plesiosauria
    • lihat di bawah↓
Keichousaurus hui

Lariosaurus balsami

Pistosaurus longaevus
Rhomaleosauridae
Pliosauridae
Thalassophonea
Brachaucheninae
Plesiosauroidea
Microcleididae
Cryptoclidia
    • lihat di bawah↓
Macroplata tenuiceps

Attenborosaurus conybeari

Hydrorion brachypterygius
Cryptoclididae
Cryptoclidinae
Muraenosaurinae
Leptocleidia
Leptocleididae
Polycotylidae
Euelasmosaurida
Elasmosaurinae
Weddellonectia
Aristonectinae
Cryptoclidus eurymerus

Leptocleidus capensis

Elasmosaurus platyurus
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan