Minggu, 11 Oktober 2026
14:28 WIB
TERKINI
Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober

Liopleurodon

Reptil laut Pliosaurid punah

Bagikan:
Artikel ini membutuhkan lebih banyak rujukan. Mohon bantu kami mengembangkan artikel ini dengan cara menambahkan rujukan ke sumber tepercaya. Pernyataan tak bersumber bisa saja dipertentangkan dan dihapus.
Cari sumber: "Liopleurodon" – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR
Liopleurodon
Rentang waktu: Jura Tengah hingga Jura Akhir (Callovian hingga Kimmeridgian), 166–155 jtyl
250px-Liopleurodon_ferox_Tubingen_2.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kerangka L. ferox, Museum Paleontologi, Tübingen
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Reptilia
Superordo: †Sauropterygia
Ordo: †Plesiosauria
Subordo: †Pliosauroidea
Famili: †Pliosauridae
Klad: †Thalassophonea
Genus: †Liopleurodon
Sauvage, 1873
Spesies tipe
†Liopleurodon ferox
Sauvage, 1873
Spesies lain
  • †?L. pachydeirus (Seeley, 1869)
Sinonim
Artikel takson sembarang

Liopleurodon (pengucapan bahasa Inggris: [ˌlaɪ.ɵˈplʊərədɒn]) adalah genus reptil laut karnivora yang masuk dalam kelompok Pliosauridae, sebuah klad plesiosauria berleher pendek. Liopleurodon hidup pada kala Callovian di Periode Jura Pertengahan (sekitar 160 - 155 juta tahun lalu). Ia merupakan predator puncak di lautan Eropa selama Zaman Jurassik

Liopleurodon berasal dari kalimat Yunani kuno yang berarti "gigi bersisi halus" sesuai karakteristik giginya, yang halus di salah satu sisinya. Nama genus Liopleurodon diperkenalkan oleh H.E Sauvage pada tahun 1873 atas dasar temuan tiga gigi berukuran 70 milimeter.

Ukuran

Liopleurodon adalah sejenis pliosauria berukuran 5-6 meter, dengan ukuran maksimum diperkirakan sepanjang 7 meter. Spesies terbesarnya yaitu L. ferox, mencapai panjang hingga 6 meter.[1] Beberapa jenis pliosauria lain mampu tumbuh lebih besar dari Liopleurodon, seperti salah satu spesies dari genus Pliosaurus yaitu Predator X (P. funkei).

Gaya hidup

Liopleurodon adalah hewan karnivora, salah satu predator besar di lautan Eropa kuno pada masanya. Mereka memangsa hewan laut lain, terutama ichthyosauria dan plesiosauria berukuran kecil, yang disergap atau dikejarnya dalam jarak dekat. Terlepas dari ukuran besarnya. Liopleurodon diperkirakan dapat berenang dengan kecepatan hingga 45 km/jam.

Dalam budaya populer

Liopleurodon ditampilkan di episode ketiga serial Walking with Dinosaurs produksi BBC yang menampilkan ia menyergap seekor Eustreptospondylus dari bawah air dan kemudian menyerang seekor Ophthalmosaurus yang tengah melahirkan. Di dalam episode tersebut Liopleurodon ditampilkan sebagai seekor predator kolosal sepanjang 25 meter, tetapi hal ini didasarkan pada sisa fosil yang sangat tidak lengkap, sehingga pihak BBC dianggap sengaja melebih-lebihkan ukuran tubuh Liopleurodon. Kesalahan ini masih dipertahankan sampai tahun 2003, pada serial spin-off Sea Monsters. Itu juga di bermainan Dunia Jurassik Evolusi 2

Referensi

  1. ↑ Noe, Leslie F.; Jeff Liston; Mark Evans (2003). "The first relatively complete exoccipital-opisthotic from the braincase of the Callovian pliosaur, Liopleurodon". Geological Magazine. 140 (4). UK: Cambridge University Press: 479–486. doi:10.1017/S0016756803007829.

Pranala luar

Sauropsida
Sauropterygia
    • lihat di bawah↓
Cyamodontida
Placochelyida
Henodontidae
Placochelyidae
Eosauropterygia
    • lihat di bawah↓
Placodus gigas Placochelys placodonta
Pachypleurosauria/Pachypleurosauridae
Nothosauroidea
Nothosauria
Simosauridae
Nothosauridae
Lariosaurinae
Pistosauroidea
Pistosauria
Plesiosauria
    • lihat di bawah↓
Keichousaurus hui

Lariosaurus balsami

Pistosaurus longaevus
Rhomaleosauridae
Pliosauridae
Thalassophonea
Brachaucheninae
Plesiosauroidea
Microcleididae
Cryptoclidia
    • lihat di bawah↓
Macroplata tenuiceps

Attenborosaurus conybeari

Hydrorion brachypterygius
Cryptoclididae
Cryptoclidinae
Muraenosaurinae
Leptocleidia
Leptocleididae
Polycotylidae
Euelasmosaurida
Elasmosaurinae
Weddellonectia
Aristonectinae
Cryptoclidus eurymerus

Leptocleidus capensis

Elasmosaurus platyurus


Ikon rintisan

Artikel bertopik dinosaurus ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan