Senin, 19 Oktober 2026
06:59 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten
Daftar Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta

Daftar Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta

artikel daftar Wikimedia

Bagikan:
Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta
ꦒꦸꦧꦼꦂꦤꦸꦂꦝꦌꦫꦃꦆꦱ꧀ꦠꦶꦩꦺꦮꦪꦺꦴꦒꦾꦏꦂꦠcode: jav promoted to code: jv
250px-Coat_of_arms_of_Yogyakarta.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
120px-Flag_of_Yogyakarta.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
250px-Hamengkubuwono_X%2C_Gubernur_DIY_%282022-2027%29.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Petahana
Hamengkubuwana X

sejak 3 Oktober 1998
GelarIngkang Sinuwun Sri Sultan (ISSS)
KediamanKeraton Ngayogyakarta Hadiningrat
Masa jabatan5 tahun, diperpanjang sampai seumur hidup
Dibentuk4 Maret 1950;76 tahun lalu (1950-03-04)
Pejabat pertamaHamengkubuwana IX
Situs webSitus Resmi Pemda DIY

Sesuai dengan tradisi[1] dan UU 13/2012 tentang Keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta, Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (bahasa Jawa:ꦒꦸꦧꦼꦂꦤꦸꦂꦝꦌꦫꦃꦆꦱ꧀ꦠꦶꦩꦺꦮꦪꦺꦴꦒꦾꦏꦂꦠ[a]) adalah Sultan Yogyakarta yang bertakhta, sementara wakil gubernur adalah Pangeran Paku Alam yang bertakhta. Menurut UU Nomor 22 Tahun 1948 (yang juga menjadi landasan UU Nomor 3 Tahun 1950 mengenai pembentukan DIY), Kepala, dan Wakil Kepala Daerah Istimewa diangkat oleh Presiden[b] dari keturunan keluarga yang berkuasa di daerah itu,[c]pada zaman sebelum Republik Indonesia, dan yang masih menguasai daerahnya; dengan syarat-syarat kecakapan, kejujuran, dan kesetiaan, dan dengan mengingat adat istiadat di daerah itu. Dengan demikian Kepala Daerah Istimewa, sampai tahun 1988, dijabat secara otomatis oleh Sultan Yogyakarta yang bertakhta, dan Wakil Kepala Daerah Istimewa, sampai tahun 1998, dijabat secara otomatis oleh Pangeran Paku Alam yang bertakhta. Nomenklatur Gubernur, dan Wakil Gubernur Daerah Istimewa baru digunakan mulai tahun 1999 dengan adanya UU Nomor 22 Tahun 1999. Saat ini mekanisme pengisian jabatan Gubernur, dan Wakil Gubernur DIY diatur dengan UU 13/2012 tentang Keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Adapun daftar Kepala, dan Wakil Kepala Daerah Istimewa sebagai berikut:

Pemerintahan Hindia Belanda

Belanda Masa pemerintahan Hindia Belanda
1 Johan Ernst Jasper 1928 1929
2 Pieter Rudolph Wolter van Gesseler Verschuir 1929 1933
3 Helenius Henri de Cock 1933 1934
4 Johannes Bijleveld 1934 1939
5 Lucien Adam 1939 1942

Pemerintahan Indonesia

40px-Flag_of_Indonesia.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta 40px-Coat_of_arms_of_Yogyakarta.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
No. Foto Gubernur Mulai jabatan Akhir jabatan Periode Ket. Wakil
1 120px-Letnan_Jenderal_%28Tit%29_Hamengkubuwana_IX_%281950s%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Sri Sultan Hamengkubuwono IX 4 Maret 1950 3 Oktober 1988 I [ket. 1]
[2]
KGPAA Paku Alam VIII
2 120px-Paku_Alam_VIII%2C_Governor_of_the_Special_Region_of_Yogyakarta_Province.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Paku Alam VIII 5 Desember 1988 11 September 1998 II [ket. 2]
[ket. 3]
[ket. 4]
Lowong
3 120px-Hamengkubuwono_X%2C_Gubernur_DIY_%282022-2027%29.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Sri Sultan Hamengkubuwono X 3 Oktober 1998 9 Oktober 2003 III [ket. 5]
9 Oktober 2003 9 Oktober 2008 IV [ket. 6] KGPAA Paku Alam IX
(2003–15)KGPAA Paku Alam X
(2016–)
9 Oktober 2008 9 Oktober 2011 [ket. 7]
9 Oktober 2011 9 Oktober 2012 [ket. 8]
10 Oktober 2012 10 Oktober 2017 V [ket. 9]
10 Oktober 2017 10 Oktober 2022 VI [9]
10 Oktober 2022 Petahana VII [10]

Pengganti Sementara

Dalam tumpuk pemerintahan, seorang kepala daerah Yogyakarta yang meninggal dunia, maka Menteri Dalam Negeri menyiapkan penggantinya yang merupakan birokrat di pemerintah daerah atau wakil gubernur. Sejak tahun tahun 1998, walaupun jabatan gubernur Yogyakarta seumur hidup, periodisasi Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta dibagi per 5 tahun 1 kali periode. Ketika periode habis, dan Gubernur belum dilantik, jabatan diisi sementara oleh birokrat provinsi.

Potret Pejabat Partai Awal Akhir Masa
jabatan
Periode Gubernur
definitif
Ket.
60px-Paku_Alam_VIII%2C_Governor_of_the_Special_Region_of_Yogyakarta_Province.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Paku Alam VIII
(Penjabat)
Nonpartisan 3 Oktober 1988 5 Desember 1988 7001630000000000000♠63 hari I Hamengkubuwana IX [ket. 4]
[3]
60px-Soebekti_Soenarto_3_October_1998_%28cropped%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Soebekti Soenarto
(Pelaksana harian)
Nonpartisan 11 September 1998 3 Oktober 1998 7001220000000000000♠22 hari II Paku Alam VIII [ket. 10]
[11]
60px-Missing_photo.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Ichsanuri
(Pelaksana harian)
Nonpartisan 9 Oktober 2012 10 Oktober 2012 1 hari — Hamengkubuwana X [d]
[12]
60px-Duke_Paku_Alam_X%2C_Vice_Governor_of_the_Special_Region_of_Yogyakarta.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Paku Alam X
(Pelaksana harian)
Nonpartisan 24 Juni 2026 1 Juli 2026 7000700000000000000♠7 hari VII [ket. 11]
[13]
Keterangan
  1. ↑ Ia menjabat sebagai Wakil Presiden Republik Indonesia ke-2 periode 24 Maret 1973 sampai 23 Maret 1978
  2. ↑ Wakil Gubernur yang melaksanakan tugas Gubernur dalam jabatan Penjabat Gubernur
  3. ↑ Masa jabatan seumur hidup, pegawai negara dengan NIP 010064150
  4. 1 2 Paku Alam menjadi Penjabat dari 3 Oktober 1988 ketika Gubernur Hamengkubuwono IX meninggal dunia, dan dilantik secara definitif pada 5 Desember 1988[3]
  5. ↑ Masa jabatan pertama[4]
  6. ↑ Masa jabatan kedua[5]
  7. ↑ Perpanjangan masa jabatan kedua[6]
  8. ↑ Perpanjangan kedua masa jabatan kedua[7]
  9. ↑ Masa jabatan ketiga[d][8]
  10. ↑ Soebekti Soenarto menjadi Pelaksana Harian dari 11 September 1998 menggantikan Gubernur Paku Alam VIII meninggal dunia
  11. ↑ Hamengkubuwana X berhalangan sementara karena keperluan medis
Catatan
  1. ↑ Aksara Jawa berdasarkan Pergub DIY No. 70/2019
  2. ↑ bukan dipilih
  3. ↑ dinasti/keluarga kerajaan (bersifat turun temurun/ascribed status)
  4. 1 2 Karena masa jabatan kedua yang diperpanjang telah habis pada tanggal 9 Oktober 2012 pukul 23.59 WIB maka Kementerian Dalam Negeri menunjuk M. Ichsanuri, Sekretaris Daerah Istimewa Yogyakarta, menjadi Pelaksana Tugas Gubernur sampai Gubernur mengucapkan dilantik Presiden Indonesia

Referensi

  1. ↑ Merujuk pada Piagam Penetapan Presiden Soekarno Tahun 1945, UU 22/1948 (UU RI Yogyakarta), UU 3/1950 (UU RI Yogyakarta), UU 1/1957; UU 18/1965; dan UU 5/1974
  2. ↑ "Mengenal Bapak Pramuka Indonesia: Sri Sultan Hamengkubuwono IX dari Yogyakarta". Media Indonesia. 25 Agustus 2025. Diakses tanggal 10 Desember 2025.
  3. 1 2 "Yogya Tetap Istimewa Edisi: 43/18 / Tanggal : 1988-12-24 / Halaman : 36 / Rubrik : NAS". Kompas.com. Desember 1988. Diakses tanggal 10 Desember 2025.
  4. ↑ "Pengambilan sumpah dan pelantikan Sri Sultan HB X menjadi Gubernur DIY masa jabatan 1998–2003 oleh Mendagri atas nama Presiden RI". Dinas Kearsipan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. 3 Oktober 1998.
  5. ↑ "Hamengkubuwono X Dilantik Menjadi Gubernur Yogyakarta". Liputan6.com. 10 Oktober 2003. Diakses tanggal 29 September 2026.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. ↑ "Sultan HB X Pantang Mundur Meski Dihadang Keppres". okezone.com. 7 Oktober 2008. Diakses tanggal 29 September 2026.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  7. ↑ "Presiden Teken Keppres Perpanjangan Masa Jabatan Sri Sultan 1 Tahun". detiknews. 7 Oktober 2011. Diakses tanggal 29 September 2026.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  8. ↑ "Sambutan Presiden RI pada Pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur DIY, Yogyakarta, 10 Oktober 2012". Kementerian Sekretariat Negara RI. 10 Oktober 2012. Diakses tanggal 29 September 2026.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  9. ↑ "Dilantik Kembali Pimpin DIY, Sultan HB X dan Paku Alam X Bersumpah Penuhi Kewajiban Seadil-adilnya". Sekretariat Kabinet Republik Indonesia. 10 Oktober 2017. Diakses tanggal 29 September 2026.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  10. ↑ "Presiden Lantik Gubernur dan Wakil Gubernur DIY Periode 2022–2027". Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat President - Kementerian Sekretariat Negara. 10 Oktober 2022. Diakses tanggal 29 September 2026.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  11. ↑ "Tanpa Sekprov Definitif, Ulang Sejarah 1998". Jawa Pos. 8 Maret 2023. Diakses tanggal 10 Desember 2025.
  12. ↑ Anwar, Akhirul; Jibi (5 Oktober 2012). "SBY Datang, Pelantikan Gubernur DIY Diundur 10 Oktober". Diakses tanggal 10 Desember 2025.
  13. ↑ "Penunjukan Plh. Gubernur, Prosedur Administratif Normatif". Pemerintah Daerah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. 25 Juni 2026. Diakses tanggal 1 Juli 2026.

Lihat pula

Terakhir diperbarui: 8 Oktober 2025
(Pj.) = Penjabat; (Plt.) = Pelaksana Tugas; (Plh.) = Pelaksana Harian; (Pjs.) = Pejabat Sementara.
Topik mengenai Jawa
Provinsi
250px-ID_-_Java.PNG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Gubernur
Pembagian
administratif
Kabupaten dan kota
Kecamatan dan kelurahan
Sekolah
SMA
Universitas
Tokoh
Sejarah
Tempat
Kota besar
Suku bangsa
Bahasa
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan