Minggu, 04 Oktober 2026
00:48 WIB
TERKINI
Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan
Fluorin azida

Fluorin azida

senyawa kimia

Bagikan:
Fluor azida
250px-Fluorine_azide.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
250px-Fluorine-azide-3D-balls.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Nama
Nama lain
triazadienil fluorida
Penanda
Model 3D (JSmol)
Nomor EC
Nomor RTECS {{{value}}}
  • InChI=1S/FN3/c1-3-4-2
    Key: AJXWEJAGUZJGRI-UHFFFAOYSA-N
  • [N-]=[N+]=NF
Sifat
FN3
Massa molar 61,019 g/mol
Penampilan Gas kuning hijau
Titik lebur -152 °C
Titik didih -82 °C
Data eksplosif
Sensitivitas goncangan Ekstrem
Sensitivitas gesekan Ekstrem
Bahaya
Bahaya utama Bahan peledak yang sangat sensitif
Mudah meledak E Beracun T
Senyawa terkait
Kecuali dinyatakan lain, data di atas berlaku pada suhu dan tekanan standar (25 °C [77 °F], 100 kPa).
Referensi

Fluorin azida atau triazadienil fluorida adalah gas kuning hijau yang tersusun dari nitrogen dan fluor dengan rumus FN3.[1] Ia termasuk sebagai senyawa interhalogen, karena gugus fungsi azida disebut pseudohalogen. Ia menyerupai ClN3, BrN3, dan IN3.[2] Ikatan antara atom fluor dan nitrogen cukup lemah, mengakibatkan zat ini sangat tidak stabil dan rentan meledak.[3] Perhitungan menunjukkan sudut F–N–N sekitar 102° dengan garis lurus menghubungkan 3 atom nitrogen.[4]

Gasnya mencair pada suhu –82° dan dapat dibekukan pada –152 °C.[1][2]

Senyawa ini pertama kali dibuat oleh John F. Haller pada tahun 1942.[5]

Reaksi

Fluor azida dapat dibuat dengan mereaksikan asam hidrazoat dan gas fluor.[6]

Cara lain untuk membuatnya adalah dengan mereaksikan natrium azida dengan fluor.[7]

Fluor azida terdekomposisi tanpa meledak pada temperatur normal membentuk dinitrogen difluorida:

2 FN3 → N2F2 + 2N2.[1]

Pada suhu tinggi sekitar 1000 °C, fluor azida terpecah menjadi radikal nitrogen monofluorida.

FN3 → FN{a1Δ} + N2.[7]

FN3 padat atau cair dapat meledak, dengan melepas banyak energi. Film tipisnya dapat menyemburkan api dengan kelajuan 1,6 km/s.[8] Hanya sejumlah kecil zat ini boleh ditangani sekaligus karena bahaya ledakannya sangat besar. Batas eksperimen yang dianjurkan adalah 0,02 g.[9]

Aduk N3F dapat dibuat dari asam Lewis boron trifluorida (BF3) dan arsenik pentafluorida (AsF5) pada -196 °C. Molekul ini berikatan dengan atom Nα.[10]

Sifat-sifat

Spektroskopi

parameter nilai[9] satuan
A 48131,448 MHz
B 5713,266 MHz
C 5095,276 MHz
μa 1,1
μb 0,7

Bentuk

Atom nitrogen dalam molekul ini dapat diberi label dengan huruf Yunani: Nα untuk nitrogen yang berikatan dengan fluor, Nβ untuk nitrogen zat antara, dan Nγ untuk nitrogen terminal.[10] Nitrogen terminal dapat juga diberi label Nω.[3]

Jarak antara atom adalah: F-N 0,1444 nm, FN-NN 0,1253 nm dan FNN-N 0,1132 nm.[9]

Fisika

N3F memiliki densitas 1,3 g/cm3.[11]

N3F teradsorpsi pada permukaan padatan kalium fluorida, tetapi tidak pada litium fluorida atau natrium fluorida. Sifat ini telah diteliti sehingga N3F dapat menjadi energi dorong propelan padat.[11]

Spektrum fotoelektrik ultravioletnya menunjukkan puncak pada 11.01, 13,72, 15.6, 15.9, 16.67, 18.2, dan 19.7 eV. Masing-masing terkait dengan orbital: π, nN or nF, nF, πF, nN or σ, π dan σ.[3]

Referensi

  1. 1 2 3 Gipstein, Edward; John F. Haller (1966). "Absorption Spectrum of Fluorine Azide". Applied Spectroscopy. 20 (6): 417–418. Bibcode:1966ApSpe..20..417G. doi:10.1366/000370266774386470. ISSN 0003-7028.
  2. 1 2 Saxena, P. B. (2007-01-01). Chemistry of Interhalogen Compounds. Discovery Publishing House. hlm. 96. ISBN 9788183562430. Diakses tanggal 16 Juni 2014.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. 1 2 3 Rademacher, Paul; Andreas J. Bittner; Gabriele Schatte; Helge Willner (1988). "Photoelectron Spectrum and Electronic Structure of Triazadienyl Fluoride, N3F". Chemische Berichte. 121 (3): 555–557. doi:10.1002/cber.19881210325. ISSN 0009-2940.
  4. ↑ Peters, Nancy J. S.; Leland C. Allen; Raymond A. Firestone (1988). "Fluorine azide and fluorine nitrate: structure and bonding". Inorganic Chemistry. 27 (4): 755–758. doi:10.1021/ic00277a035. ISSN 0020-1669.
  5. ↑ Lowe, Derek (21 Oktober 2008). "Things I Won't Work With: Triazadienyl Fluoride". In the Pipeline. Diarsipkan dari asli tanggal 2017-08-24. Diakses tanggal 15 Juni 2014.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. ↑ Gholivand, Khodayar; Gabriele Schatte; Helge Willner (1987). "Properties of triazadienyl fluoride, N3F". Inorganic Chemistry. 26 (13): 2137–2140. doi:10.1021/ic00260a025. ISSN 0020-1669.
  7. 1 2 Benard, D. J.; B. K. Winker; T. A. Seder; R. H. Cohn (1989). "Production of nitrogen monofluoride (a1Δ) by dissociation of fluorine azide". The Journal of Physical Chemistry. 93 (12): 4790–4796. doi:10.1021/j100349a022. ISSN 0022-3654.
  8. ↑ Seder, T.A.; D.J. Benard (1991). "The decomposition of condensed phase fluorine azide". Combustion and Flame. 85 (3–4): 353–362. doi:10.1016/0010-2180(91)90139-3. ISSN 0010-2180.
  9. 1 2 3 Christen, Dines.; H. G. Mack; G. Schatte; H. Willner (1988). "Structure of triazadienyl fluoride, FN3, by microwave, infrared, and ab initio methods". Journal of the American Chemical Society. 110 (3): 707–712. doi:10.1021/ja00211a007. ISSN 0002-7863.
  10. 1 2 Schatte, G.; H. WIllner (1991). "Die Wechselwirkung von N3F mit Lewis-Säuren und HF. N3F als möglicher Vorläufer für die Synthese von N3+-Salzen = The interaction of N3F with Lewis acids and HF•N3F as possible precursor for the synthesis of N3+ salts". Zeitschrift für Naturforschung B (dalam bahasa Jerman). 46 (4): 483–489. ISSN 0932-0776.
  11. 1 2 Brener, Nathan E.; Kestner, Neil R.; Callaway, Joseph (Desember 1990). Theoretical Studies of Highly Energetic CBES Materials: Final Report for the Period 2 March 1987 to 31 May 1987 (PDF). Louisiana State University, Department of Physics and Astronomy. hlm. 21–27. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2016-03-03. Diakses tanggal 25 Juni 2014.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pranala luar

Senyawa fluorin
Senyawa biner
Lain-lain
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan