Senin, 21 September 2026
05:07 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Ektoparasit

Ektoparasit

330px-Male_human_head_louse.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kutu kepala (Pediculus humanus capitis) yang menginfestasi rambut manusia

Ektoparasit (bahasa Yunani kuno: ecto- berarti di luar) adalah parasit yang hidup di luar tubuh inangnya. Ektoparasit hidup di permukaan tubuh inang atau bagian-bagian lain yang mudah dijangkau. Caplak, kutu, pinjal, tungau, lalat, dan nyamuk adalah ektoparasit pada manusia dan hewan yang sering ditemukan. Selain itu, beberapa jenis cacing daun, lintah, dan krustasea hidup sebagai ektoparasit pada ikan.[1]

Beberapa jenis ektoparasit bertindak sebagai vektor bagi patogen (misalnya virus). Serangan ektoparasit (disebut infestasi) dalam jumlah besar dapat menyebabkan anemia, mengganggu sistem imun, iritasi, gangguan kulit, mengurangi pertumbuhan berat badan, penyumbatan lubang tubuh, dan mendukung terjadinya infeksi sekunder pada inang yang ditempatinya.[1]

Rujukan

  1. 1 2 Hopla, C.E.; Durden, J.E.; Keirans (1994). "Ectoparasites and classification" (PDF). Rev. sci. tech. Off. int. Epiz.,. 13 (4): 985–1017. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2021-01-17. Diakses tanggal 2019-10-22.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanda baca tambahan (link)


Ikon rintisan

Artikel bertopik hewan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan