Rabu, 23 September 2026
22:56 WIB
TERKINI
Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN
Pinjal

Pinjal

serangga yang membentuk ordo Siphonaptera

Pinjal
Rentang waktu: Jura Tengah – Sekarang
250px-Flea_Scanning_Electron_Micrograph_False_Color.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Mikrograf elektron payar
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Arthropoda
Kelas: Insecta
Klad: Aparaglossata
Superordo: Panorpida
(tanpa takson): Antliophora
Ordo: Siphonaptera
Latreille, 1825
Subordo
Sinonim

Aphaniptera

Artikel takson sembarang

Pinjal adalah serangga yang termasuk ordo Siphonaptera.[1] Pinjal merupakan serangga parasit yang umumnya ditemukan pada hewan, tetapi terkadang juga pada manusia.[2][3] Pinjal mengisap darah dari inang yang ditumpanginya.[2]

Beberapa spesies pinjal yang telah ditemukan antara lain pinjal kucing (Ctenocephalides felis), pinjal anjing (Ctenocephalides canis), pinjal manusia (Pulex irritans), dan pinjal melekat erat (Echidnophaga gallinacea).[3][4] Sejauh ini telah ditemukan lebih dari 2.000 spesies pinjal di seluruh dunia.[4]

Ciri-ciri fisik

250px-Flea.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pinjal kucing di bawah mikroskop x35

Pinjal tidak memiliki sayap, tetapi memiliki kaki belakang yang kuat sehingga mampu melompat dan berlari melewati rambut atau bulu pada permukaan tubuh inangnya.[4] Pinjal dewasa dapat tumbuh hingga panjang 1 sampai 3 milimeter dengan tubuh berbentuk pipih vertikal dan berwarna cokelat kemerahan atau cokelat kehitaman.[3][4]

Penyakit yang ditularkan

Pinjal hidup dari mengisap darah dari inang yang ditumpanginya.[3] Saat pinjal menggigit kulit inangnya, air ludah pinjal akan ikut masuk ke dalam jaringan kulit dan menyebabkan radang serta alergi.[3] Terkadang pinjal juga membawa agen penyakit bersamanya, seperti bibit cacing pita dan bakteri Yersinia pestis yang menyebabkan penyakit pes.[3][5] Selain itu, kotoran pinjal juga mampu menyebabkan penyakit Rickettsia jika masuk ke dalam luka gigitannya.[5]

Referensi

  1. Prof. drh. Charles Rangga Tabbu, M. Sc., Ph.D. . 2002 . Penyakit Ayam dan Penanggulangannya - Volume 2 . Penerbit Kanisius . ISBN 978-979-21-0462-2
  2. 1 2 Weller, Barbara F. . I. Hartono, Andry, II. Yudha, Egi Komara . 2005 . Kamus Saku Perawat, Edisi 22 . Penerbit Buku Kedokteran EGC . ISBN 979-448-660-4
  3. 1 2 3 4 5 6 Soeharsono . 2007 . Penyakit Zoonotik pada Anjing dan Kucing . Penerbit Kanisius . ISBN 978-979-21-1721-9
  4. 1 2 3 4 "Fleas: What Tahy Are, What To Do" (PDF). University of Florida IFAS Extension. 2009. Diakses tanggal 2014-05-17.{{cite journal}}: Parameter tidak dikenal |coauthors= diabaikan (|author= disarankan)
  5. 1 2 Djaenudin Natadisastra, dr., Sp. ParK.; Prof. Dr. Ridad Agoes, MPH . 2005 . Parasitologi Kedokteran: Ditinjau dari Organ Tubuh yang Diserang . Penerbit Buku Kedokteran EGC . ISBN 978-979-448-790-7
Hidup
Monocondylia
D
i
c
o
n
d
y
l
i
a
Apterygota *
P
t
e
r
y
g
o
t
a
Palaeoptera
Ephemeropteroidea
Odonatoptera
N
e
o
p
t
e
r
a
Polyneoptera
Dictyoptera
E
u
m
e
t
a
b
o
l
a
Paraneoptera *
E
n
d
o
p
t
e
r
y
g
o
t
a
basal
Neuropteroidea
Coleopterida
Neuropterida
Panorpida
(Mecopterida)
Antliophora
Amphiesmenoptera
  • Empat ordo dengan spesies terbanyak dicetak tebal
  • Kelompok parafiletik dicetak miring
  • Berdasarkan Sasaki et al. (2013)
120px-Insect_collage.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Punah
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan