Sabtu, 10 Oktober 2026
11:39 WIB
TERKINI
Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Hukum Pujianto Divonis 8 Bulan Penjara: Perdagangan Ajinomoto Palsu Merugikan Konsumen Lampung Lampung Diprediksi Cerah Berawan, Hujan Lokal Sambangi Beberapa Wilayah Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Hukum Pujianto Divonis 8 Bulan Penjara: Perdagangan Ajinomoto Palsu Merugikan Konsumen Lampung Lampung Diprediksi Cerah Berawan, Hujan Lokal Sambangi Beberapa Wilayah
Palaeodictyoptera

Palaeodictyoptera

Bagikan:
Palaeodictyoptera
Rentang waktu: 318–251 jtyl Karbon Akhir - Perem Akhir
250px-Reconstruction_Dunbaria_fasciipennis.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Rekonstruksi Dunbaria fasciipennis
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Arthropoda
Kelas: Insecta
Subkelas: Pterygota
Superordo: †Palaeodictyopterida
Ordo: †Palaeodictyoptera
Goldenberg, 1877
Taksa

Lihat teks

Artikel takson sembarang

Palaeodictyoptera adalah sebuah ordo serangga paleoptera Paleozoikum berukuran sedang hingga sangat besar. Penemuan mereka berperan dalam mengetahui evolusi sayap dalam serangga.

Gambaran umum

250px-Mazothairos1.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Restorasi Mazothairos

Mereka dicirikan denagn bagian mulut mirip paruh, yang digunakan untuk menusuk jaringan tumbuhan saat makan. Terdapat kemiripan antara sayap depan dan belakang, serta terdapat sepasang sayap kecil di protoraksnya, di depan pasangan sayap pertama. Hal ini menyebabkan mereka dikenal sebagai "serangga bersayap enam".[1][2][3][4] Sayap kecil ini memberi petunjuk dalam mempelajari kemunculan awal sayap pada serangga.

Beberapa jenis tumbuh hingga sangat besar. Contohnya, Mazothairos diperkirakan memiliki rentang sayap sekitar 55 sentimeter (22 in). Ciri khas lainnya adalah hadirnya serkus yang sangat panjang, sekitar dua kali lipat panjang tubuhnya.[5]

Taksonomi

Superfamili incertae sedis

Famili incertae sedis

Genera incertae sedis

Referensi

  1. ↑ Parzer, Harald; Stansbury, Matthew (22 Oktober 2018). "Enriching Undergraduate Entomology Coursework through the Integration of Evolutionary Developmental Biology". The American Biology Teacher. 80 (8): 561–569. doi:10.1525/abt.2018.80.8.561.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Tomoyasu, Yoshinori; Wheeler, Scott R.; Denell, Robin E. (Februari 2005). "Ultrabithorax is required for membranous wing identity in the beetle Tribolium castaneum". Nature. 433 (7026): 643–647. Bibcode:2005Natur.433..643T. doi:10.1038/nature03272. PMID 15703749.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ Elias-Neto, Moysés; Belles, Xavier (3 Agustus 2016). "Tergal and pleural structures contribute to the formation of ectopic prothoracic wings in cockroaches". Royal Society Open Science. 3 (8) 160347. Bibcode:2016RSOS....360347E. doi:10.1098/rsos.160347. PMC 5108966. PMID 27853616.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ Tomoyasu, Yoshinori (Januari 2018). "Evo–Devo: The Double Identity of Insect Wings". Current Biology. 28 (2): R75–R77. Bibcode:2018CBio...28..R75T. doi:10.1016/j.cub.2017.12.004. PMID 29374449.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. ↑ Hoell, H.V.; Doyen, J.T. & Purcell, A.H. (1998). Introduction to Insect Biology and Diversity (Edisi 2nd). Oxford University Press. hlm. 321. ISBN 0-19-510033-6.
Hidup
Monocondylia
D
i
c
o
n
d
y
l
i
a
Apterygota *
P
t
e
r
y
g
o
t
a
Palaeoptera
Ephemeropteroidea
Odonatoptera
N
e
o
p
t
e
r
a
Polyneoptera
Dictyoptera
E
u
m
e
t
a
b
o
l
a
Paraneoptera *
E
n
d
o
p
t
e
r
y
g
o
t
a
basal
Neuropteroidea
Coleopterida
Neuropterida
Panorpida
(Mecopterida)
Antliophora
Amphiesmenoptera
  • Empat ordo dengan spesies terbanyak dicetak tebal
  • Kelompok parafiletik dicetak miring
  • Berdasarkan Sasaki et al. (2013)
120px-Insect_collage.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Punah
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan