| Pinjal | |
|---|---|
| Mikrograf elektron payar | |
| Klasifikasi ilmiah | |
| Kerajaan: | Animalia |
| Filum: | Arthropoda |
| Kelas: | Insecta |
| Klad: | Aparaglossata |
| Superordo: | Panorpida |
| (tanpa takson): | Antliophora |
| Ordo: | Siphonaptera Latreille, 1825 |
| Subordo | |
| Sinonim | |
|
Aphaniptera | |
Pinjal adalah serangga yang termasuk ordo Siphonaptera.[1] Pinjal merupakan serangga parasit yang umumnya ditemukan pada hewan, tetapi terkadang juga pada manusia.[2][3] Pinjal mengisap darah dari inang yang ditumpanginya.[2]
Beberapa spesies pinjal yang telah ditemukan antara lain pinjal kucing (Ctenocephalides felis), pinjal anjing (Ctenocephalides canis), pinjal manusia (Pulex irritans), dan pinjal melekat erat (Echidnophaga gallinacea).[3][4] Sejauh ini telah ditemukan lebih dari 2.000 spesies pinjal di seluruh dunia.[4]
Ciri-ciri fisik
Pinjal tidak memiliki sayap, tetapi memiliki kaki belakang yang kuat sehingga mampu melompat dan berlari melewati rambut atau bulu pada permukaan tubuh inangnya.[4] Pinjal dewasa dapat tumbuh hingga panjang 1 sampai 3 milimeter dengan tubuh berbentuk pipih vertikal dan berwarna cokelat kemerahan atau cokelat kehitaman.[3][4]
Penyakit yang ditularkan
Pinjal hidup dari mengisap darah dari inang yang ditumpanginya.[3] Saat pinjal menggigit kulit inangnya, air ludah pinjal akan ikut masuk ke dalam jaringan kulit dan menyebabkan radang serta alergi.[3] Terkadang pinjal juga membawa agen penyakit bersamanya, seperti bibit cacing pita dan bakteri Yersinia pestis yang menyebabkan penyakit pes.[3][5] Selain itu, kotoran pinjal juga mampu menyebabkan penyakit Rickettsia jika masuk ke dalam luka gigitannya.[5]
Referensi
- ↑ Prof. drh. Charles Rangga Tabbu, M. Sc., Ph.D. . 2002 . Penyakit Ayam dan Penanggulangannya - Volume 2 . Penerbit Kanisius . ISBN 978-979-21-0462-2
- 1 2 Weller, Barbara F. . I. Hartono, Andry, II. Yudha, Egi Komara . 2005 . Kamus Saku Perawat, Edisi 22 . Penerbit Buku Kedokteran EGC . ISBN 979-448-660-4
- 1 2 3 4 5 6 Soeharsono . 2007 . Penyakit Zoonotik pada Anjing dan Kucing . Penerbit Kanisius . ISBN 978-979-21-1721-9
- 1 2 3 4 "Fleas: What Tahy Are, What To Do" (PDF). University of Florida IFAS Extension. 2009. Diakses tanggal 2014-05-17.
{{cite journal}}: Parameter tidak dikenal|coauthors=diabaikan (|author=disarankan) - 1 2 Djaenudin Natadisastra, dr., Sp. ParK.; Prof. Dr. Ridad Agoes, MPH . 2005 . Parasitologi Kedokteran: Ditinjau dari Organ Tubuh yang Diserang . Penerbit Buku Kedokteran EGC . ISBN 978-979-448-790-7
| Siphonaptera |
|
|---|---|
| Internasional | |
|---|---|
| Nasional | |
| Lain-lain | |