Sabtu, 17 Oktober 2026
03:23 WIB
TERKINI
Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super
Mazothairos

Mazothairos

Bagikan:
Mazothairos
Rentang waktu: 309 jtyl
250px-Mazothairos1.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Rekonstruksi spekulatif Mazothairos enormis
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Arthropoda
Kelas: Insecta
Ordo: †Palaeodictyoptera
Famili: †Homoiopteridae
Genus: †Mazothairos
Kukalová-Peck & Richardson, 1983
Spesies:
†M. enormis
Nama binomial
†Mazothairos enormis

Mazothairos (dari Mazo, yang berasal dari nama tempat fosilnya ditemukan, Mazon Creek dan θαιρός, thairos, berarti 'engsel' dalam bahasa Yunani)[1] adalah sebuah genus serangga besar punah yang hidup pada periode Karbon. Genus ini merupakan anggota dari ordo Palaeodictyoptera. Meski hanya diketahui dari sisa-sisa fragmenter satu fosil tunggal, genus ini diperkirakan memiliki rentang sayap sekitar 56 cm, menjadikannya sebagai jenis serangga terbesar yang pernah ada. Ukurannya hanya disaingi oleh anggota-anggota terbesar dari ordo Meganisoptera, seperti Meganeura dan Meganeuropsis.[1]

Mazothairos menjadi anggota terbesar dari ordo Palaeodictyoptera, yaitu sebuah kelompok serangga yang dicirikan dengan anggota mulut mereka yang mirip paruh, yang kemungkinan juga menyandang organ penyedot mirip pompa yang barangkali digunakan untuk menusuk jaringan tumbuhan untuk meminum cairan di dalamnya.[2] Kelompok ini juga dikenal dari sepasang sayap kecil di protoraksnya, di depan pasangan sayap pertama. Sehingga, nama umum Palaeodictyoptera adalah "serangga enam-sayap".[3][4][5][6]

Spesimen holotipe dari Mazothairos ditemukan di Mazon Creek, Illinois. Situs tersebut adalah lagerstätte yang terbentuk sekitar 390 juta tahun lalu pada kala Pennsylvanium. Situs ini diyakini dahulunya merupakan bagian dari sistem delta sungai dengan iklim tropis.[1]

Referensi

  1. 1 2 3 Kukalová-Peck, Jarmila; Richardson, Eugene S. (1983). "New Homoiopteridae (Insecta: Paleodictyoptera) with wing articulation from Upper Carboniferous strata of Mazon Creek, Illinois". Canadian Journal of Zoology. 61 (7): 1670–1687. doi:10.1139/z83-218.
  2. ↑ Doell, H.V; Doyen, J.T; Purcell, A.H (1998). Introduction to Insect Biology and Diversity (2nd ed.). Oxford University Press. hlm. 321. ISBN 0-19-510033-6.
  3. ↑ Parzer, Harald; Stansbury, Matthew (22 Oktober 2018). "Enriching Undergraduate Entomology Coursework through the Integration of Evolutionary Developmental Biology". The American Biology Teacher. 80 (8): 561–569. doi:10.1525/abt.2018.80.8.561. S2CID 92618669.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ Tomoyasu, Yoshinori (Januari 2018). "Evo–Devo: The Double Identity of Insect Wings". Current Biology. 28 (2): R75–R77. doi:10.1016/j.cub.2017.12.004. PMID 29374449.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. ↑ Elias-Neto, Moysés; Belles, Xavier (3 Agustus 2016). "Tergal and pleural structures contribute to the formation of ectopic prothoracic wings in cockroaches". Royal Society Open Science. 3 (8) 160347. Bibcode:2016RSOS....360347E. doi:10.1098/rsos.160347. PMC 5108966. PMID 27853616.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. ↑ Tomoyasu, Yoshinori; Wheeler, Scott R.; Denell, Robin E. (Februari 2005). "Ultrabithorax is required for membranous wing identity in the beetle Tribolium castaneum". Nature. 433 (7026): 643–647. doi:10.1038/nature03272. PMID 15703749. S2CID 4336906.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan