Jumat, 16 Oktober 2026
17:56 WIB
TERKINI
Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super
Didin Hafidhuddin

Didin Hafidhuddin

Bagikan:
Didin Hafidhuddin
250px-Didin_Hafidhuddin%2C_Ketua_Baznas.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Ketua Umum Badan Amil Zakat Nasional
Masa jabatan
18 Oktober 2004 –11 Agustus 2015
PresidenSusilo Bambang Yudhoyono
Joko Widodo
PendahuluAchmad Subianto
PenggantiBambang Sudibyo
Presiden Partai Keadilanke-1
Sekretaris JenderalAnis Matta
PendahuluTidak ada, jabatan baru
PenggantiNur Mahmudi Ismail
Rektor Universitas Ibn Khaldun Bogor
Masa jabatan
1985–1987
PendahuluA.M. Saefuddin
PenggantiRais Ahmad
Informasi pribadi
Lahir21 Oktober 1951 (umur 74)
Bogor, Jawa Barat, Indonesia
Partai politikPartai Keadilan (1998–2002)
Partai Keadilan Sejahtera (2002–2011)
Suami/istriSuningsih
Anak5
Almamater
Profesi
  • Ulama
  • akademisi
  • politisi
Situs webdidinhafidhuddin.blogspot.co.id

Didin Hafidhuddin (lahir 21 Oktober 1951) adalah ulama Islam dan cendikiawan asal Bogor yang pernah memimpin Partai Keadilan secara perdana pada 1998. Namanya pernah diusulkan menjadi calon Presiden Republik Indonesia dari partainya pada pemilihan presiden 1999.[1] Ia berhasil unggul dari sembilan kompetitor lainnya melalui pemilihan internal raya yang digelar pada bulan Desember 1998. Namun, pencalonan Didin dibatalkan setelah Partai Keadilan yang berada di bawah naungan Fraksi Reformasi mendukung Abdurrahman Wahid sebagai Presiden ke-4 Indonesia menggantikan Bacharuddin Jusuf Habibie. Setelahnya, Didin pensiun dari dunia politik dan diamanahkan untuk memimpin Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) sejak 2004 hingga 2015.[2] Ia menjabat selama dua periode sebelum akhirnya digantikan oleh Bambang Sudibyo.[3][4]

Sebagai seorang pendakwah, Didin termasuk dalam daftar ulama yang dianjurkan menurut Kementerian Agama Republik Indonesia. Selain menjadi ulama, ia aktif dalam menyebarkan ilmu pengetahuan sebagai akademisi. Didin menjadi guru besar di almamaternya, Institut Pertanian Bogor (IPB), kemudian menjadi dosen pascasarjana di IPB, Universitas Ibn Khaldun Bogor (UIKA), dan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, di mana ia pernah menempuh pendidikan tinggi di universitas tersebut sewaktu bernama Institut Agama Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta. Tidak hanya itu, UIKA memberi mandat kepada Didin untuk menjabat sebagai dekan pascasarjana.[5]

Pendidikan

Didin menempuh studi untuk program diploma di Universitas Islam Madinah pada jurusan bahasa Arab. Setelahnya, ia menempuh jenjang perguruan tingginya di Fakultas Syariah Institut Agama Islam Negeri Syarif Hidayatullah di Tangerang, Jawa Barat dan lulus pada tahun 1980. Lalu, Didin mengikuti program pascasarjana pada jurusan penyuluhan pembangunan di Sekolah Pascasarjana Institut Pertanian Bogor. Ia kembali menempuh studi di UIN Jakarta dengan mengambil program doktor.

Penganugerahan

Referensi

  1. ↑ "Didin Hafidhuddin, Capres Partai Keadilan". Kompas. 1999-03-20. Diakses tanggal 2025-02-26.
  2. ↑ "Ketua Umum Baznas KH. Didin Hafidhuddin Menyematkan Pin". Diarsipkan dari asli tanggal 2021-10-21. Diakses tanggal 2016-08-09.
  3. ↑ "Bambang Soedibyo Ketua Umum Baznas 2015-2020". Republika. Jakarta. 2015-08-15. Diakses tanggal 2025-02-26.
  4. ↑ "Kepres Tetapkan Bambang Sudibyo sebagai Ketua Baznas Periode 2015-2020". Badan Amil Zakat Nasional Republik Indonesia. 2015-08. Diakses tanggal 2025-02-26.{{cite news}}: Periksa nilai tanggal dalam: |date=[pranala nonaktif permanen]
  5. ↑ "Prof. Dr. K.H. Didin Hafidhuddin, M.S dilantik kembali Sebagai Direktur Sekolah Pascasarjana". uika-bogor.ac.id. 2022-03-14. Diakses tanggal 2025-02-26.{{cite web}}: |work= and |website= ditentukan lebih dari satu kali
  6. ↑ Ratomo, Unggul Tri, ed. (2015-08-13). "Didin Hafidhuddin peroleh penghargaan bintang jasa utama". Antara News. Jakarta. Diakses tanggal 2025-02-26.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan