Senin, 28 September 2026
16:40 WIB
TERKINI
Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Hukum Sorotan Tajam: Hunian Mewah di Area Asimilasi Lapas Cibinong Jadi Perdebatan Kolom Mahkamah Konstitusi Kubur Ambang Batas Pilpres, Desakan Tak Menghidupkan Kembali Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Hukum Sorotan Tajam: Hunian Mewah di Area Asimilasi Lapas Cibinong Jadi Perdebatan Kolom Mahkamah Konstitusi Kubur Ambang Batas Pilpres, Desakan Tak Menghidupkan Kembali Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan
Husein Muhammad

Husein Muhammad

penulis, aktivis dan ulama asal Indonesia

Infobox orangHusein Muhammad
250px-Husein_Muhammad.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
(2023) Suntingan nilai di Wikidata
Biografi
Kelahiran9 Mei 1953 Suntingan nilai di Wikidata (73 tahun)
Cirebon Suntingan nilai di Wikidata
Data pribadi
AgamaIslam Suntingan nilai di Wikidata
PendidikanUniversitas Al-Azhar
Pondok Pesantren Lirboyo
Universitas PTIQ Jakarta
SMP Negeri 1 Arjawinangun Suntingan nilai di Wikidata
Kegiatan
Pekerjaanulama,aktivis,penulis Suntingan nilai di Wikidata
Instagram: husein553 Modifica els identificadors a Wikidata

Husein Muhammad atau dikenal sebagai Kiai Husein/Buya Husein[1] (lahir 9 Mei 1953)[2] adalah tokoh agama Islam yang memiliki minat dan fokus pada kesetaraan gender dalam Islam.[2] Kiai Husein merupakan pengasuh Pondok Pesantren Dar Al-Fikr Cirebon dan pendiri sejumlah organisasi pergerakan perempuan, yaitu Yayasan Fahmina, Puan Amal Hayati, dan Rahima. Ia mendirikan ketiga organisasi tersebut pada 2001.[3]

Kehidupan awal

Kiai Husein lahir di keluarga pesantren di Arjawinangun, Cirebon. Ayahnya, Kiai Muhammad bin Asyarofuddin, terlahir bukan di kalangan pesantren tetapi memiliki pendidikan pesantren. Sedangkan ibunya, Nyai Ummu Salma Syatori, merupakan putri KH Syatori. KH Syatori adalah putra dari K.H. Sanawi bin Abdullah bin Muhammad Salabi yang merupakan pendiri Pondok Pesantren Dar at-Tauhid Arjawinangun, Cirebon.[2][4]

Pendidikan

Kiai Husein menyelesaikan pendidikan dasar di Sekolah Dasar dan Pendidikan Diniyah di Pondok Pesantren Dar al-Tauhid Arjawinangun, Cirebon pada 1966. Kemudian, ia melanjutkan ke SMP Negeri 1 Arjawinangun dan lulus pada 1969. Selanjutnya, Kiai Husein memperdalam ilmu agama di Pondok Pesantren Lirboyo di Kediri, Jawa Timur, selama 3 tahun.[2]

Ia kemudian melanjutkan pendidikan sarjana di Institut PTIQ Jakarta. Di sana, Kiai Husein menyelesaikan hafalan Al-Qur’an pada 1980.[2] Setelah menyelesaikan S1, ia lalu melanjutkan kuliah di Universitas Al-Azhar di Mesir.[2]

Kehidupan pribadi

Kiai Husein menikah dengan Lilik Nihayah Fuad Amin dan memiliki lima orang putra dan putri.[4]

Kontroversi

Sebagai tokoh pemuka agama Islam yang memiliki pemikiran yang bertentangan dengan kebanyakan tokoh lainnya di daerahnya, terutama soal memperbolehkan perempuan menjadi imam salat dan sikapnya terhadap kaum LGBT. Ia telah menerima banyak respon negatif dan ditentang oleh kalangan kiai di pesantren-pesantren.[5]

Publikasi

  • Perempuan, Islam, dan negara (Depok: IRCiSoD, 2022)
  • Islam agama ramah perempuan (Depok: IRCiSoD, 2021)
  • Menuju fiqh baru (Depok: IRCiSoD, 2020)
  • Islam yang mencerahkan dan mencerdaskan (Depok: IRCiSoD, 2020)
  • Poligami: sebuah kajian kritis kontemporer seorang kiai (Depok: IRCiSoD, 2020)
  • Fiqh perempuan (Depok: IRCiSoD, 2019)
  • Islam tradisional yang terus bergerak (Depok: IRCiSoD, 2019)
  • Gus Dur dalam obrolan Gus Mus (Jakarta: Noura Books, 2015)
  • Mencintai Tuhan mencintai kesetaraan (Jakarta: PT Elex Media Komputindo, 2014)

Referensi

  1. ↑ Faiz, Muhammad Fauzinudin (2023-11-29). Buya Husein dan Pembelaan Terhadap Kreativitas Nalar: Catatan untuk Dr. (HC). KH. Husein Muhammad (dalam bahasa Inggris). Yayasan Fahmina.
  2. 1 2 3 4 5 6 Hamim, Muhammad Faishol. "Jejak Pemikiran Feminisme Buya Husein Muhammad". NU Online. Diakses tanggal 2025-05-27.
  3. ↑ Kayan, Manggala (2024-09-13). "Mengenal Lebih Dekat KH Husein Muhammad : Latar Belakang Pemikirannya". Keadilan dan Kesetaraan Gender - Mubadalah. Diakses tanggal 2025-05-27.
  4. 1 2 Alimta, Adyajeng Anzhilal Putri (2021-12-31). "Kesetaraan gender dalam Pendidikan Islam menurut K.H. Husein Muhammad". Repositori UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-08-17.
  5. ↑ Febriyanto (2019-11-24). "KH. Husein Muhammad, Perjalanan dalam Catatan • BangkitMedia". BangkitMedia. Diakses tanggal 2026-05-29.
Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi tokoh Islam ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan