Senin, 21 September 2026
02:08 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak

Des Alwi

Des Alwi
Lahir
Des Alwi Abubakar

(1927-11-17)17 November 1927
Meninggal12 November 2010(2010-11-12) (umur 82)
Jakarta, Indonesia
PekerjaanSejarawan, diplomat, penulis, dan advokat
KerabatMeutia Hatta (adik tiri)
Gemala Hatta (adik tiri)
Halida Hatta (adik tiri)
Fauzi Baadila (cucu keponakan)

Des Alwi Abubakar atau biasa dikenal sebagai Des Alwi (17 November 1927  12 November 2010) adalah seorang sejarawan, diplomat, penulis dan advokat Indonesia dari Kepulauan Banda. Dia adalah anak angkat dari Mohammad Hatta, Wakil Presiden Indonesia yang pertama, ia biasa disebut sebagai "Oom Kacamata".[1]

Kehidupan awal

Alwi lahir pada tanggal 17 November 1927, di Banda Neira, sebuah pulau yang terbesar dari Kepulauan Banda di Maluku.[1] Ia pertama kali bertemu Mohammad Hatta, serta Sutan Sjahrir, ketika Hatta berada di pengasingan internal Banda Neira. Hatta kemudian mengadopsi Alwi sebagai anaknya.[1]

Sebagai seorang remaja ia berpartisipasi dalam pertempuran di Surabaya, Jawa Timur pada tahun 1945.[2]

Des Alwi dan Indonesia Raya

Pelaku sejarah Des Alwi menilai lagu Indonesia Raya yang ditemukan di Museum Leiden, Belanda, adalah lagu yang dibuat Yo Kim Tjan, pemilik Toko Populer. Lagu itu dibuat atas pesanan Wage Rudolf Supratman.[3]

Dalam sebuah surat dari Kementerian Penerangan tertanggal 11 November 1953 yang ditunjukkan Des Alwi disebutkan bahwa pemerintah meminta kepada Yo Kim Tjan agar lagu tersebut dimiliki oleh negara dan melarang reproduksinya.[3]

Wafat

Des Alwi meninggal di Jakarta pada tanggal 12 November 2010, pada usia 82. Ia dimakamkan di tanah kelahirannya, Banda Neira.[1][4]

Referensi

  1. 1 2 3 4 "Prominent historian Des Alwi dies at 82". Jakarta Post. 2010-11-12. Diarsipkan dari asli tanggal 2010-11-13. Diakses tanggal 2010-12-06.
  2. "Obituary: Des Alwi, the boy from Banda". Jakarta Post. 2010-11-13.
  3. 1 2 Golden Horde (5 Agustus 2007). "Indonesia Raya di Belanda Kemungkinan Ciptaan Yo Kim Tjan".
  4. Sejarawan Des Alwi meninggal dunia BBC Indonesia. Diakses 21 Januari 2014

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan