Rabu, 30 September 2026
13:58 WIB
TERKINI
Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu
Diplomat

Diplomat

orang yang ditunjuk oleh negara untuk menjalin diplomasi dengan negara lain atau organisasi internasional

Bagikan:
250px-Albert_Emanuel_von_Graffenried_Litho.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Diplomat asal Swiss Albert Emanuel von Graffenried Litho pada tahun 1855

Diplomat adalah orang yang ditunjuk oleh suatu negara atau lembaga antar pemerintah (seperti PBB atau Uni Eropa) untuk melakukan diplomasi dengan satu atau lebih negara atau organisasi internasional. Di Indonesia, diplomat bekerja di bawah Kementrian Luar Negeri Republik Indonesia. Fungsi utama diplomat adalah bertugas sebagai utusan, perwakilan dan pelindung kepentingan negaranya dengan negara penempatannya; menginisiasi dan memfasilitasi kesepakatan strategis; bertugas untuk bernegosiasi dan mendiskusikan perjanjian dan konvensi; mempromosikan negaranya; mempraktikan hubungan perdagangan, teknologi dan perekonomian antar negara; serta menjalin dan memastikan hubungan persahabatan antara negara asalnya dengan negara penempatanya berjalan dengan baik. Duta Besar adalah salah satu jabatan tertinggi seorang diplomat.

Sejarah

Diplomat berasal dari bahasa Prancis.

Tugas dan Fungsi Diplomat

Tugas Pokok Diplomat

  1. Melaksanakan politik/kebijakan negaranya
  2. Melindungi kepentingan negara dan warga negaranya
  3. Memberikan informasi, bahan-bahan keterangan, dan laporan mengenai perkembangan penting dunia kepada negaranya.

Fungsi Diplomat

  1. Representing: Fungsi Diplomat sebagai representasi atau mewakili kepentingan negara dalam suatu forum internasional baik bilateral maupun multilateral.
  2. Reporting: Diplomat dalam menjalankan tugasnya melaksanakan fungsi untuk melaporkan berbagai hal terkait perkembangan isu atau berbagai urusan lainnya terkait urusan diplomatik.
  3. Promoting: Dalam menjalankan tugasnya sebagai pelaku diplomasi, seorang diplomat juga mempromosikan identitas, citra, dan keunggulan dari negara yang diwakilinya baik kepada negara mitra secara bilateral maupun forum multilateral.
  4. Protecting: Melindungi warga negara dari negara asalnya yang tengah berada di negara tujuan agar terjamin keselamatan dan kesejahteraannya selama berada di negara tujuan. Perlindungan warga negara ini seperti pelindungan dari perang, bencana alam, pandemi yang melanda, dan sebagainya dengan melakukan evakuasi dan melalui diplomasi kemanusiaan.
  5. Negotiating: Sebagai seseorang yang hendak memperjuangkan dan mewakili kepentingan nasional negaranya, seorang Diplomat juga menjalankan fungsi negosiasi untuk mencapai kesepakatan dengan perwakilan negara lainnya untuk tercapainya kepentingan nasional.

Keistimewaan

Artikel utama: Kekebalan diplomatik

Seorang petugas diplomat memiliki berbagai prioritas serta keistimewaan dalam menjalankan tugas negaranya, diantaranya adalah kebal dari hukum negara penempatanya dan tidak dapat ditangkap oleh aparat keamanan negara di mana ia ditempatkan (kecuali terlibat dalam kriminalisme serius).[1] Diplomat yang terlibat dalam kriminalisme atau pelanggaran hukum berat di negara penempatanya bisa dijadikan status persona non grata (orang yang tidak diinginkan) oleh negara penempatanya atau ditarik ke negara asal.

Sejak ribuan tahun, seorang utusan kerajaan atau Diplomat dilindungi oleh berbagai keistimewaan dan hak selama penugasanya, terutama hak perlindungan dan keamanan, melecehkan atau bahkan membunuh mereka bisa memicu pecahnya perang. Penaklukan dan pembantaian Kekaisaran Khwarezmia oleh bangsa Mongol pada 1219 terjadi karena tiga diplomat utusan Genghis Khan dibotaki dan dieksekusi secara terhina oleh Kaisar Khwarezmia Ala ad-Din Muhammad II setelah ditugaskan Genghis Khan untuk menghadap sang Kaisar agar menuntut keadilan atas pembunuhan kafilah Mongol yang diutus Genghis Khan untuk berdagang dengan damai.[2]

Di Indonesia

Menurut Kepres Nomor 108 Tahun 2003 Tentang Organisasi Perwakilan Republik Indonesia di Luar Negeri, perwakilan diplomatik adalah Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) dan Perutusan Tetap Republik Indonesia (PTRI) yang melakukan kegiatan diplomatik di seluruh wilayah negara penerima dan/atau pada organisasi internasional untuk mewakili dan memperjuangkan kepentingan bangsa, negara dan pemerintah Republik Indonesia.[3] Fungsi diplomatik diamanatkan dan diembankan kepada Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia yang bertanggung jawab kepada Presiden RI.

Perekrutan Diplomat oleh negara dilakukan melalui proses seleksi CPNS Kementerian Luar Negeri RI, dan yang lulus akan menjalani pembentukan serta pendidikan dan pelatihan di Sekolah Dinas Luar Negeri (Sekdilu), Kemlu RI yang bertempat di Jakarta Selatan.

Tokoh

Diplomat dapat dibagi menjadi diplomat karier dan diplomat politik. Berikut adalah beberapa tokoh yang berperan sebagai diplomat.

Lihat pula

Referensi

Catatan kaki

  1. ↑ Konvensi Wina tentang Hubungan Diplomatik tahun 1961
  2. ↑ Prawdin, Michael. The Mongol Empire.
  3. ↑ Menurut Kepres Nomor 108 Tahun 2003 Tentang Organisasi Perwakilan Republik Indonesia di Luar Negeri

Daftar pustaka

Pranala luar

Peran
Gelar
kepala
diplomatik
Multilateral
Bilateral-nasional
Bilateral-subnasional
Bilateral-insuler
Menurut portofolio (Atase)
Peran lain
Klasifikasi
Kantor
Jenis
Topik
Dokumen
Topik lain
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan