Minggu, 18 Oktober 2026
06:13 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten
Danau Tambing

Danau Tambing

salah satu danau di dunia

Bagikan:
Danau Tambing
Rano Kalimpaa
250px-Lake_Tambing%2C_October_2016.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Danau Tambing pada bulan Oktober 2016
Danau Tambing di Sulawesi
Danau Tambing
Lokasi di Sulawesi
Informasi
Lokasi Sedoa, Lore Utara, Kabupaten Poso
Negara  Indonesia
Koordinat 1°11′S 120°11′E / 1.19°S 120.18°E / -1.19; 120.18
Pengelola Balai Besar Taman Nasional Lore Lindu
Jenis objek wisata Wisata alam

Danau Tambing (bahasa Pamona:Rano Kalimpa'a, Rano Tambing), adalah sebuah danau yang terletak di desa Sedoa, Lore Utara, Kabupaten Poso. Danau ini terletak pada ketinggian sekitar 1.700 meter dari permukaan laut. Danau Tambing merupakan salah satu bagian dari wilayah Taman Nasional Lore Lindu. Danau ini dikelola oleh Balai Besar Taman Nasional Lore Lindu dan juga Pemerintah Kabupaten Poso sebagai bagian dari wilayah Kabupaten Poso.

Danau Tambing, bersama dengan Taman Nasional Kepulauan Togean di Kabupaten Tojo Una-Una dan kawasan wisata Tanjung Karang di Kabupaten Donggala, merupakan tiga objek wisata yang sangat vital di Sulawesi Tengah.[1]

Objek wisata

Pada 2014, pengunjung objek wisata Danau Tambing masih sekitar 3.000 orang. Pada tahun 2015, tercatat ada sekitar 6.000 wisatawan luar dan lokal yang mengunjungi Danau Tambing. Selama bulan Januari hingga Agustus 2016, jumlah pengunjung sudah mencapai 13.000 orang.[1] Hari Sabtu dan Minggu merupakan hari yang mendapatkan paling banyak kunjungan dari wisatawan, termasuk dari mancanegara.[2] tetapi kunjungan wisatawan pada masa Covid-19 dibatasi 200 orang.[3]

Danau ini dapat dikunjungi dengan menggunakan kendaraan seperti mobil atau sepeda motor dengan waktu tempuh selama 2,5 jam, dengan kondisi jalan yang sudah membaik karena merupakan jalan provinsi yang menghubungkan Palu dengan dataran tinggi legendaris Napu/Lore di Kabupaten Poso.[1]

Wisatawan yang ingin masuk ke Danau Tambing harus membayar karcis. Untuk wisatawan nusantara dan lokal, harga karcis bisa mencapai 5 ribu rupiah per orang. Sedangkan untuk wisatawan mancanegara mencapai 150 ribu per orang.[4]

Biodiversitas

250px-Rhipidura_teysmanni_-_Mount_Soputan_%282%29.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Rhipidura teysmanni, salah satu burung endemik di Danau Tambing

Menurut Balai Besar Taman Nasional Lore Lindu, tiga ciri khas yang ada di lokasi Danau Tambing adalah alam, danau, dan burung.[5] Danau Tambing memiliki keanekaragaman makhluk hidup, seperti spesies burung. Dengan lebih dari 260 jenis burung, membuat tempat ini dijuluki "Surga Burung". 30 persen di antara spesies burung tersebut adalah jenis endemik, artinya 30 persen jenis burung yang ada di Tambing, hanya ada dan berkembang biak di sekitar Danau Tambing.[4] Dua diantaranya adalah burung kipasan Sulawesi (Rhipidura teysmanni) dan burung kancilan ungu (maroon-backed whistler). Ukuran kedua burung ini sangat kecil, tidak lebih besar dari buah salak pondoh.

Di Danau Tambing, spesies hewan seperti Nuri Sulawesi (Tanygnathus sumatranus), Kakatua (Cacatua sulphurea), Rangkong (Buceros rhinoceros dan Aceros cassidix), dan Pecuk ular (Anhinga rufa) bisa ditemukan.[6] Jenis hewan lain yang juga bisa dijumpai di danau ini adalah cacing tanah (Amynthas triatmowidii),[7] katak terbang Sulawesi (Rhacophorus edentulus)[8]

Keamanan

Danau ini adalah titik awal untuk dapat mendaki Gunung Rorekantimbu. Sejak Operasi Tinombala digelar oleh TNI/Polri untuk mengejar kelompok teroris Mujahidin Indonesia Timur pimpinan Santoso, Balai Besar Taman Nasional Lore Lindu selaku pengelola danau menutup sementara kegiatan pendakian.[9]

Tahun 2022 wilayah ini kembali kondusif dan Danau Tambi dibuka kembali secara normal oleh Balai Besar Taman Nasional Lore Lindu bagi wisatawan dan kegiatan pendakian akibat dari pandemi Covid-19.

Referensi

  1. 1 2 3 "TNLL: Wisata Danau Tambing Bisa Dikelola Pemprov". ANTARA Palu. Diakses tanggal 13 Oktober 2016.
  2. ↑ Malaha, Rolex. "Kunjungan Wisatawan Ke Danau Tambing Tetap Tinggi". ANTARA News. Diakses tanggal 13 Oktober 2016.
  3. ↑ Media, Kompas Cyber (2020-11-21). "Danau Tambing Poso, Wisata Alam yang Jadi Primadona Saat Pandemi Halaman all". KOMPAS.com. Diakses tanggal 2023-04-17.
  4. 1 2 "Danau Tambing Kembali Ramai Dikunjungi Wisatawan". ANTARA Palu. Diakses tanggal 13 Oktober 2016.
  5. ↑ "Wisatawan Danau Tambing Sulteng Capai 13000 Orang". ANTARA Palu. Diakses tanggal 13 Oktober 2016.
  6. ↑ Lidiawati, Erna Dwi. Assifa, Farid (ed.). "Ayo Berwisata ke Taman Nasional Lore Rindu". Kompas.com. Diakses tanggal 13 Oktober 2016.
  7. ↑ Amaliah, Rizki; Fahri; Nguyen, Anh D. (24 April 2024). "New species and new record of the genus Amynthas Kinberg, 1867 (Oligochaeta: Megascolecidae) from Sulawesi, Indonesia". Raffles Bulletin of Zoology. 72: 116–126.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  8. ↑ Putri, Auni Ade; Fahri; Annawaty (Maret 2018). "Deskripsi Katak Terbang Sulawesi, Rhacophorus edentulus (Mueller, 1894) dari Danau Kalimpa'a, Taman Nasional Lore Lindu, Sulawesi, Indonesia : Catatan Habitat dan Distribusi". Natural Science: Journal of Science and Technology. 7 (1): 50–56.
  9. ↑ Wijanarko, Bagus. "Ribuan Personel Tinombala Disebut Buat Tenang Warga Napu Poso". CNN Indonesia. Diakses tanggal 2016-08-25.
Aceh
Sumatera Utara
Sumatera Barat
Bengkulu
Riau
-
Kepulauan Riau
Jambi
Sumatera Selatan
Lampung
Kepulauan
Bangka Belitung
-
Jakarta
-
Jawa Barat
Banten
Jawa Tengah
Yogyakarta
-
Jawa Timur
Kalimantan Barat
Kalimantan Tengah
Kalimantan Selatan
Kalimantan Timur
Kalimantan Utara
-
Bali
NTB
NTT
Sulawesi Barat
-
Sulawesi Utara
Sulawesi Tengah
Sulawesi Selatan
Sulawesi Tenggara
Gorontalo
Maluku
Maluku Utara
Papua Barat
Papua
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan