Rabu, 30 September 2026
02:08 WIB
TERKINI
Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Regional Gagal Menulis Ulang: Konten Berita Tidak Memadai Way Kanan Kepala Toko Alfamart Way Kanan Diduga Gelapkan Rp141 Juta, Dua Pelaku Ditangkap Hiburan Lisa BLACKPINK Ukir Sejarah: Solois Asia Pertama Sabet Best Pop MTV VMAs 2026 Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Turun Drastis Rp17 Ribu, Cek Daftar Lengkap 29 September 2026 Hiburan TXT Gegerkan Penggemar dengan Mini Album 'PERFECT STORM' dan Tur Dunia Termasuk Jakarta Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Regional Gagal Menulis Ulang: Konten Berita Tidak Memadai Way Kanan Kepala Toko Alfamart Way Kanan Diduga Gelapkan Rp141 Juta, Dua Pelaku Ditangkap Hiburan Lisa BLACKPINK Ukir Sejarah: Solois Asia Pertama Sabet Best Pop MTV VMAs 2026 Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Turun Drastis Rp17 Ribu, Cek Daftar Lengkap 29 September 2026 Hiburan TXT Gegerkan Penggemar dengan Mini Album 'PERFECT STORM' dan Tur Dunia Termasuk Jakarta Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang
Ranu Kumbolo

Ranu Kumbolo

salah satu danau kawah (maar) di Jawa Timur

Bagikan:
Ranu Kumbolo
Ranu Kumbolo  (Jawa)
330px-Ranu_Kumbolo.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pemandangan Ranu Kumbolo
osm-intl,10,a,a,264x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Ranu_Kumbolo&revid=28127437&groups=_5118b5595f66cce4bf0deb5b32c4bcef06e92c61&parser=parsoid
Peta interaktif Ranu Kumbolo
LetakTaman Nasional Bromo Tengger Semeru, Lumajang, Jawa Timur, Indonesia
Jenis perairanVulkanik
Aliran masuk utamaHanya presipitasi
Terletak di negaraIndonesia
Area permukaan15 ha (37 ekar)
Ketinggian permukaan2.400 m (7.900 ft)
Referensi[1]

Ranu Kumbolo (bahasa Indonesia:Danau Kumbolo) adalah sebuah danau kawah (maar) di Kecamatan Pasrujambe, Kabupaten Lumajang yang terletak di dalam Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Jawa Timur, Indonesia. Danau ini merupakan bagian dari rute termudah pendakian yang berawal dari Ranu Pani menuju puncak Gunung Semeru. Dengan luas 12 hektare, Ranu Kumbolo menjadi danau terbesar dan terindah dari semua danau dalam kawasan TNBTS.

Geologi

250px-Beautiful_View_of_Ranu_Kumbolo.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Danau vulkanik bekas kawah gunung

Ranu Kumbolo merupakan sebuah danau vulkanik, tepatnya bekas kawah letusan gunung yang digenangi air (disebut maar) yang merupakan bagian dari kompleks pegunungan vulkanik Tengger-Semeru. Pegunungan ini terdiri atas beberapa kaldera dan kerucut-kerucut vulkanik (gunung), yang membentang sepanjang sumbu utara-selatan sejauh lk. 25 km di tengah-tengah daratan Jawa Timur. Berderet mulai dari sebelah utara adalah Kaldera Tengger, Kaldera Jambangan, Kaldera Ajek-Ajek, Gunung Kepolo, dan paling selatan adalah kerucut vulkanik ganda Mahameru-Semeru.[2][3]: 36  Ranu Kumbolo, yang terletak di sudut Kaldera Jambangan, adalah satu dari empat buah danau kawah yang tersebar terpencar-pencar di kompleks pegunungan tersebut; tiga yang lain adalah Ranu Pani, Ranu Regulo, dan Ranu Darungan.[2][3]: 38, 41  Kompleks vulkanik ini diperkirakan terbangun selama kala Oligosen hingga Miosen.[3]: 36 

Situs sejarah

Di dekat Ranu Kumbolo ditemukan sebuah prasasti yang dipahatkan pada sebuah batu andesit, yang dinamakan Prasasti Ranu Kumbolo.[4] Prasasti ini bertuliskan satu kalimat berbahasa Jawa Kuno, yang diperkirakan bertarikh 1447 M. Prasasti ini merupakan batu peringatan atas kehadiran seseorang bernama Mpu Kameswara, yang datang ke Ranu Kumbolo untuk melaksanakan upacara tirthayatra.[5]

Penemuan prasasti tersebut telah memperkuat tradisi Suku Tengger, yang menganggap bahwa air Ranu Kumbolo adalah suci dan menyucikan, dan perlu dijaga kesuciannya.[6][7]

Jalur pendakian

250px-Camping_on_Ranu_Kumbolo.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pendaki berkemah di tepi Ranu Kumbolo
250px-Taman_nasional_bromo_tengger_semeru.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Edelweis Anaphalis javanica (depan kanan) dan cemara gunung Casuarina junghuhniana (kiri atas) di jalur pendakian Semeru.

Ranu Kumbolo terletak tepat pada jalur pendakian Gunung Semeru; yakni pada rute termudah pendakian yang berawal dari Desa Ranupani, di mana terdapat pos jaga Taman Nasional, menuju ke puncak Mahameru. Terdapat area perkemahan di sekitar danau Ranu Kumbolo ini, yang bisa digunakan para pendaki untuk beristirahat dan mengambil air perbekalan. Ranu Kumbolo bukan hanya sekedar danau di jalur pendakian Semeru, melainkan permata alam yang memadukan ketenangan, keindahan, dan tantangan.

Berikut ini adalah pos-pos pendakian Semeru antara Ranu Pani hingga Ranu Kumbolo:[8]

Resor Ranu Pani atau Pos Ranu Pani

Terletak pada ketinggian 2.100 mdpl, Ranu Pani menjadi pos perizinan dan pengecekan semua pengunjung. Pendaki yang berombongan cukup diwakili pemimpin regu atau kelompok dengan menyerahkan fotokopi kartu tanda penduduk, daftar nama pendaki, surat keterangan sehat, dan daftar barang bawaan.

Pos 1 (2.266 mdpl)

Lokasinya di Blok Landengan Dowo. Berjarak 3 kilometer dari Ranu Pani dengan waktu tempuh 60 menit. Landengan Dowo menjadi lokasi jalur pendakian pertama yang didominasi pohon cemara gunung (Casuarina junghuhniana). Di Pos 1 ada pondok peristirahatan, persis di ujung tanjakan.

Pos 2 (2.390 mdpl)

Lokasinya di Blok Watu Rejeng. Di Pos 2 terdapat pondok kecil peristirahatan. Jalur pendakian yang mendekati Ranu Kumbolo ini berjarak 5 kilometer dari Ranu Pani, dengan waktu tempuh 90 menit atau 1,5 jam.

Pos 3 (2.439 mdpl)

Lokasinya masih di Blok Watu Rejeng. Rute dari Pos 2 ke Pos 3 termasuk yang terpanjang dari semua rute dari Ranu Pani ke Ranu Kumbolo.

Pos 4 (2.451 mdpl)

Lokasinya di area bagian atas Ranu Kumbolo. Di sini terdapat pondok kecil peristirahatan dan biasanya selalu saja ada pendaki rehat sejenak di situ sebelum turun menuju shelter Ranu Kumbolo.

Shelter Ranu Kumbolo (2.395 mdpl)

Dalam bahasa suku Tengger, kata ranu berarti danau. Lokasi danau ini berjarak sekitar 10 kilometer dari Ranu Pani, dengan waktu tempuh sekitar 180 menit atau 3 jam. Dengan pemandangan yang indah dan sumber air bersih, area tepian Ranu Kumbolo menjadi lokasi perkemahan yang paling disukai para pendaki Semeru.

Galeri

  • Pagi berkabut di Ranu Kumbolo
    Pagi berkabut di Ranu Kumbolo
  • Orang-orang Belanda di sekitar danau (sekitar tahun 1916)
    Orang-orang Belanda di sekitar danau (sekitar tahun 1916)
  • Ranu Kumbolo sekitar tahun 1913
    Ranu Kumbolo sekitar tahun 1913
  • 250px-Ranu_Kumbolo_02.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
  • 250px-Ranu_Kumbolo_05.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
  • 250px-Ranu_Kumbolo_06.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
  • 250px-Ranu_Kumbolo_11.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
  • 120px-TN._Bromo_Tengger_Semeru_1.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Lihat pula

Referensi

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Ranu Kumbolo.
  1. ↑ "TNBTS". Bromo Tengger Semeru. Diakses tanggal 18 Oktober 2018.
  2. 1 2 Global Volcanism Program: Semeru. Diakses pada 28/vi/2025
  3. 1 2 3 Solikhin, A (2015). Geology, tectonics and post-2001 eruptive activity interpreted from high-spatial resolution satellite imagery : the case study of Merapi and Semeru volcanoes, Indonesia. Earth Sciences. Université Blaise Pascal - Clermont-Ferrand II, 2015. English. NNT : 2015CLF22559. tel-01555688. URL: https://theses.hal.science/tel-01555688v1
  4. ↑ "Mantra-mantra Alam 5 Ranu Pemikat Hati dari Lumajang". Tempo. 2018-11-08. Diakses tanggal 2025-02-23.
  5. ↑ Khakim, Moch. Nurfahrul Lukmanul; Jati, Slamet Sujud Purnawan; Subekti, Arif (2023). "Identify Tourist Attractions of an Ancient Bath in South Malang". Proceedings of the International Conference on Social Knowledge Sciences and Education (ICSKSE 2023). Atlantis Press.
  6. ↑ Putranto, SW (2019). Strategi Masyarakat Tengger Desa Ranu Pani di Lingkungan Danau Ranu Kumbolo, Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Skripsi pada Univ. Airlangga. Surabaya. (tidak diterbitkan. Abstrak)
  7. ↑ Visit Lumajang: Prasasti Ranu Kumbolo, Saksi Perjalanan Spiritual Pencarian Air Suci di Gunung Semeru. Artikel Lutfia Amerta Sanjiwani pada Senin, 6 April 2020. Diakses tgl 28/vi/2025.
  8. ↑ Kustiani, Rini (2020-10-04). "Detail Rute, Kondisi Medan, dan Jalur Pendakian Gunung Semeru". Tempo (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2022-08-23.

8°2′57″S 112°55′15″E / 8.04917°S 112.92083°E / -8.04917; 112.92083


Ikon rintisan

Artikel bertopik geologi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan