Senin, 21 September 2026
04:11 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Orang-orang kulit berwarna

Orang-orang kulit berwarna

kelompok etnis multirasial di Afrika bagian selatan

Coloured
250px-Coloured-family.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Keluarga coloured ekstended dengan keturunan-keturunannya di Cape Town, Kimberley dan Pretoria.
Daerah dengan populasi signifikan
Afrika Selatan (Tanjung Barat dan Tanjung Utara), Namibia, Zimbabwe
 Afrika Selatan4,771,400 (2014; perkiraan)
sampai 4,898,000[1][2]
 Namibia224,000[1]
 Angola212,000[1]
 Britania Raya148,000[1]
 Republik Demokratik Kongo130,000[1]
 Zimbabwe75,000[1]
 Prancis64,000[1]
 Ghana60,000[1]
 Guinea Khatulistiwa19,000[1]
 Eswatini16,000[1]
 Botswana12,000[1]
 Tanzania11,000[1]
 Kenya8,500[1]
 Zambia7,400[1]
 Togo2,800[1]
 Benin2,100[1]
 Lesotho1,100[1]
Bahasa
Bahasa Afrika (75%) dan Inggris (25%)
Agama
Kristen (90%), Muslim (<5%)
Kelompok etnik terkait
Orang Afrika, Belanda Cape, Coloured Cape, Melayu Cape, Khoikhoi, Xhosa, Indo, orang Saint Helena
250px-South_Africa_2011_Coloured_population_proportion_map.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Orang coloured sebagai sebuah proporsi dari total populasi di Afrika Selatan.
  0–20%
  20–40%
  40–60%
  60–80%
  80–100%
250px-South_Africa_2011_Coloured_population_density_map.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kepadatan populasi Coloured di Afrika Selatan.
  <1 /km²
  1–3 /km²
  3–10 /km²
  10–30 /km²
  30–100 /km²
  100–300 /km²
  300–1000 /km²
  1000–3000 /km²
  >3000 /km²

Di Afrika Selatan, istilah Coloured (juga dikenal sebagai Bruinmense, Kleurlinge atau Bruine Afrikaners dalam Afrikaans) adalah sebuah label etnis bagi orang beretnis campuran yang merupakan keturunan dari Eropa, Asia, dan berbagai suku Khoisan dan Bantu dari Afrika Selatan.[3][4] Di samping pencampuran ekstensif dari warisan diverse tersebut di Cape Barat — yang merupakan distinstif Coloured Cape dan berafiliasi dengan perkembangan budaya Melayu Cape — di bagian lainnya dari Afrika Selatan, perkembangan tersebut selalu menghasilkan pertemuan dua kelompok yang berbeda. Studi-studi genetik menyatakan bahwa kelompok tersebut memiliki tingkat percampuran darah tertinggi di dunia.[5][6] Namun, kontribusi maternal (perempuan) dari populasi Coloured, dari hasil studi-studi DNA mitokondria, menemukan bahwa kebanyakan berasal dari populasi Khoisan.[7][8]

Referensi

  1. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17
  2. "Statistical Release P0302: Mid-year population estimates, 2011" (PDF). Statistics South Africa. 27 Juli 2011. hlm. 3. Diakses tanggal 2011-08-01.
  3. "coloured". Oxford Dictioneries. Universitas Oxford. Diarsipkan dari asli tanggal 2014-03-09. Diakses tanggal 14 April 2014.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. "What's in a name? Racial categorisations under apartheid and their afterlife" (PDF). Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 2006-06-23. Diakses tanggal 2015-03-16.
  5. Schmid, Randolph E. (30 April 2009). "Africans have world's greatest genetic variation". Msnbc.com. Diakses tanggal 2009-10-23.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. Tishkoff SA, Reed FA, Friedlaender FR; et al. (April 2009). "The Genetic Structure and History of Africans and African Americans". Science. 324 (5930): 1035–44. doi:10.1126/science.1172257. PMC 2947357. PMID 19407144.{{cite journal}}: Penggunaan et al. secara eksplisit dalam: |author=Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  7. Quintana-Murci, L; C; H, Quach; Balanovsky, O; Zaporozhchenko, V; Bormans, C; van Helden, PD; et al. (2010). "Strong maternal Khoisan contribution to the South African coloured population: a case of gender-biased admixture. American Journal of Human Genetics 86: 611-20".{{cite web}}: Penggunaan et al. secara eksplisit dalam: |first7=Pemeliharaan CS1: Tanda baca tambahan (link)
  8. Schlebusch, CM; Naidoo, T; Soodyall, H (2009). "SNaPshot minisequencing to resolve mitochondrial macro-haplogroups found in Africa. Electrophoresis 30: 3657-64".

Pranala luar

Wikimedia Commons memiliki media mengenai Coloured people.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan