Minggu, 18 Oktober 2026
18:16 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten
Bahasa Inggris Afrika Selatan

Bahasa Inggris Afrika Selatan

dialek

Bagikan:
Bagian dari seri tentang
Budaya Afrika Selatan
Bendera Afrika Selatan
Sejarah
Bangsa
Agama
Musik dan seni pertunjukan
Bagian dari Seri
Bahasa Inggris
Topik
Topik lanjutan
Fonologi
Dialek
Pembelajaran
Kategori yang lebih tinggi: Bahasa

Bahasa Inggris Afrika Selatan (SAfrE, SAfrEng, SAE, en-ZA)[1] adalahe dialek Bahasa Inggris yang digunakan di Afrika Selatan.

Leksikon

Perbendaharaan kata

Bahasa Inggris Afrika Selatan memiliki leksikon yang didapat dari bahasa-bahasa lain di Afrika Selatan. Berikut adalah contoh diantaranya:

  • braai (barbeku) dari Bahasa Afrikaans[2]
  • impimpi (informasn polisi)[3]
  • indaba (pertemuan; konferensi) dari Bahasa Zulu[2]
  • kwela-kwela (taksi atau mobil penjemput milik polisi)[3]
  • madumbies (sejenis akar yang bisa dimakan) ditemukan di Natal
  • mama (panggilan untuk wanita yang lebih tua)[3]
  • mbaqanga (jenis musik)[3]
  • morabaraba (permainan papan)[3]
  • sgebengu (kriminal) bisa ditemukan di wilayah penutur IsiXhosa dan IsiZulu[3]
  • skebereshe (wanita lajang) ditemukan di Gauteng
  • y'all (singkatan dari "you all")[2]

Leksikon dari Bahasa Inggris

Bahasa Inggris Afrika Selatan juga memiliki beberapa leksikon yang memperlihatkan pengaruh Inggris dalam dialek ini:

  • arse, bum (pantat)[4]
  • chemist (apotek)[4]
  • dinner-jacket (tuxedo)[4]
  • dustbin (tempat sampah)[4]
  • petrol (pom bensin)[4]
  • silencer (knalpot)[4]

Ekspresi

Beberapa ekspresi dalan Bahasa Inggris Afrika Selatan didapat dari bahasa-bahasa lain di Afrika Selatan, atau merupakan sesuatu yang baru. Beberapa ekspresi yang umum digunakan adalah:

  • Meminjam kata seru Bahasa Afrikaans ag, yang berarti "oh!", seperti pada, "Ag, go away man"! (sepadan dengan "ach" pada Bahasa Jerman). Bahasa Inggris Afrika Selatan menggunakan beberapa penanda wacana dari Bahasa Afrikaans dalam percakapan sehari-hari.[2]
  • Ekspresi come with, yang umum di kalangan orang Afrikaans, seperti pada "are they coming with?"[5] Hal ini dipengaruhi frasa Afrikaans hulle kom saam, yang berarti "mereka datang bersama", dimana kata saam disalahartikan sebagai kata dengan.[6] Di Bahasa Afrikaans, saamkom adalah kata kerja yang dapat dipisahkan, serupa seperti meekomen di Bahasa Belanda dan mitkommen di Bahasa Jerman, yang diterjemahkan ke Bahasa Inggris menjadi "to come along".[7] "Come with?" juga digunakan di area Upper Midwest di Amerika Serikat yang banyak dihuni warga asal Skandinavia, Belanda dan Jerman, yang berbicara bahasa Inggris disesuaikan sesuai bahasa asli mereka.[8]
  • Penggunaan "modal" must sebagai bentuk sopan dari should/shall. "Must" memiliki lebih sedikit gesekan sosial di Bahasa Inggris Afrika Selatan daripada kata-kata serupa yang lainnya.[2]
  • Now-now, seperti pada kalimat "I'll do it now-now". Didapat dari ekspresi Bahasa Afrikaans nou-nou, ekspresi ini menggambarkan waktu setelah dari yang digambarkan kalimat "I'll do it now".[2]
  • Beberapa slang yang berasal dari Inggris, seperti "naff" (yang berarti membosankan).

Demografi

Sensus Nasional Afrika Selatan 2011 mencatan total 4,892,623 jiwa menggunakan Bahasa Inggris sebagai bahasa utamanya,[9]: 23  dan jumlah tersebut setara dengan 9.6% total penduduk.[9]: 25  Provinsi yang memiliki jumlah signifikan penutur Bahasa Inggris adalah Western Cape (20.2% dari total penduduk provinsi), Gauteng (13.3%) dan KwaZulu-Natal (13.2%).[9]: 25 

Bahasa Inggris dituturkan oleh semua kelompok etnis di Afrika Selatan. Berikut adalah tabel yang menggambarkan statistik penggunaan Bahasa Inggris berdasarkan klasifikasi rasial di Afrika Selatan.

KelompokPenutur Bahasa Inggris[9]: 26 % dari populasi[9]: 27 % total penutur Bahasa Inggris
Kulit Hitam1,167,9132.923.9
Berwarna945,84720.819.3
Orang India atau Asia1,094,31786.122.4
Putih1,603,57535.932.8
Lainnya80,97129.51.7
Total 4,892,623 9.6 100.0

Lihat juga

Referensi

  1. ↑ en-ZA adalah kode bahasa untuk Bahasa Inggris Afrika Selatan, seperti pada Standar ISO (lihat ISO 639-1 dan ISO 3166-1 alpha-2) dan standar internet (lihat tanda bahasa IETF).
  2. 1 2 3 4 5 6 Bekker, Ian (1 Januari 2012). "The story of South African English: A brief linguistic overview". International Journal of Language, Translation and Intercultural Communication. 1: 139–150. doi:10.12681/ijltic.16. ISSN 2241-7214 – via eJournals.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. 1 2 3 4 5 6 De Klerk, Vivian; Gough, David (2002). Language in South Africa (dalam bahasa Inggris). hlm. 356–378. doi:10.1017/cbo9780511486692.019. ISBN 9780511486692.
  4. 1 2 3 4 5 6 Mesthrie, Rajend, ed. (2002). Language in South Africa. Cambridge: University Press. ISBN 9780521791052. OCLC 56218975.
  5. ↑ Africa, South and Southeast Asia, Rajend Mesthrie, Mouton de Gruyter, 2008, page 475
  6. ↑ A handbook of varieties of English: a multimedia reference tool. Morphology and syntax, Volume 2, Bernd Kortmann, Mouton de Gruyter, 2004, page 951
  7. ↑ Pharos Tweetalige skoolwoordeboek/Pharos Bilingual school dictionary Diarsipkan 19 September 2016 di Wayback Machine, Pharos Dictionaries, Pharos, 2014
  8. ↑ What's with 'come with'?, Chicago Tribune, 8 December 2010
  9. 1 2 3 4 5 Census 2011: Census in brief (PDF). Pretoria: Statistics South Africa. 2012. ISBN 9780621413885. Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 13 Mei 2015.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Bibliografi

Bacaan lanjutan

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan