Sabtu, 07 November 2026
12:21 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis
Ceylon Belanda

Ceylon Belanda

periode kekuasaan Belanda di Ceylon

Bagikan:
Kegubernuran Ceylon
Nederlands-Ceylon
டச்சு சிலோன்
ලන්දේසි ලංකාව
1640–1796
Bendera Ceylon Belanda
Bendera
Lambang Ceylon Belanda
Lambang
Lagu kebangsaan: Het Wilhelmus
Ceylon Belanda
Ceylon Belanda tahun 1790
StatusKegubernuran di Perusahaan Hindia Timur Belanda (VOC)
Ibu kotaGalle (1640-1658)
Colombo (1658-1796)
Bahasa umumSinhala, Tamil, Belanda
PemerintahanKolonial
Gubernur 
• 1640
Willem Jacobszoon Coster
• 1794–1796
Johan van Angelbeek
Era SejarahImperialisme
• Didirikan
13 Maret 1640
• Dibubarkan
16 Februari 1796
Mata uangGulden Belanda
Didahului olehDigantikan oleh
Periode Portugal di Ceylon
krjKerajaan
Sitawaka
krjKerajaan
Kandy
Ceylon Britania

Ceylon Belanda atau Kegubernuran Ceylon (Sinhala: ලන්දේසි ලංකාව Landesi Lankava) adalah kegubernuran yang didirikan oleh Perusahaan Hindia Timur Belanda (VOC). Meskipun Belanda berhasil menguasai sebagian besar wilayah pesisir pulau Ceylon (sekarang Sri Lanka), mereka tidak pernah dapat mengontrol Kerajaan Kandy yang terletak di pedalaman pulau tersebut.[1] Belanda berkuasa di pulau Ceylon dari tahun 1640 hingga 1796. India Belanda sendiri terdiri dari direktorat Benggala Belanda dan Suratte Belanda, komandemen Malabar Belanda dan kegubernuran Koromandel Belanda dan Ceylon Belanda.

Pada awal abad ke-17, Sri Lanka dikuasai oleh Portugis dan kerajaan Sri Lanka, yang terus-menerus berperang. Meskipun Portugis tidak memenangkan perang, kekuasaan mereka agak memberatkan orang-orang di daerah yang mereka kuasai. Ketika Belanda terlibat dalam perang kemerdekaan dari kekuasaan Spanyol, raja Sinhala (raja Kandy) mengundang Belanda untuk membantu mengalahkan Portugis. Kepentingan Belanda di Ceylon adalah untuk memiliki front pertempuran bersatu melawan Uni Iberia pada waktu itu.

Pranala luar

  1. ↑ https://www.globalsecurity.org/military/world/sri-lanka/history-kandy.htm
Koloni dan pos dagang Vereenigde Oostindische Compagnie (1602–1798)
Kegubernuran Jenderal
Kegubernuran
Direktorat
Komandemen
Keresidenan
Permukiman Opperhoofd
Koloni dan pos dagang Geoctroyeerde Westindische Compagnie (1621–1792)
Koloni di Amerika
Pos dagang di Afrika
Permukiman Noordsche Compagnie (1614–1642)
Permukiman
Koloni Kerajaan Belanda (1815–1962)
Sampai 1825
Sampai 1853
Sampai 1872
Sampai 1945
Sampai 1954
Sampai 1962
Kerajaan Belanda (1954–sekarang)
Negara konstituen
Munisipalitas khusus Belanda
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan