Sabtu, 26 September 2026
15:28 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG
Ceylon Britania

Ceylon Britania

koloni Mahkota Inggris di Sri Lanka

Ceylon Britania
1796–1948
Bendera Ceylon
Bendera
Lambang Ceylon
Lambang
Lagu kebangsaan: God Save the King/Queen
(1796–1948)
Lokasi Ceylon
Peta Ceylon Britania tahun 1914
Peta Ceylon Britania tahun 1914
StatusKoloni Britania
Ibu kotaColombo
Bahasa umum
PemerintahanMonarki
Penguasa Monarki 
• 1796–1820
George III (pertama)
• 1820 – 1830
George IV
• 1830 – 1837
William IV
• 1837 – 1901
Victoria
• 1901 - 1910
Edward VII
• 1910 – 1936
George V
• Januari – Desember 1936
Edward VIII
• 1936 - 1948
George VI (terakhir)
Gubernur 
• 1798–1805
Frederick North (pertama)
• 1944–1948
Sir Henry Monck-Mason Moore (terakhir)
Perdana Menteri 
• 1947–1948
Don Stephen Senanayake
Legislatif
Era SejarahPeriode Ceylon di bawah kekuasaan Britania
5 Maret 1796
• Pembentukan Administrasi Ganda
1798
25 Maret 1802
2 Maret 1815
4 Februari 1948
Luas
188165.610 km2 (25.330 sq mi)
189165.610 km2 (25.330 sq mi)
190165.610 km2 (25.330 sq mi)
192465.992 km2 (25.480 sq mi)
194665.610 km2 (25.330 sq mi)
Populasi
• 1881
2,759,700
• 1891
3,007,800
• 1901
3,565,900
• 1924
4,574,550
• 1946
6,657,300
Mata uang
Didahului olehDigantikan oleh
krjKerajaan
Kandy
Ceylon Belanda
Vannimai
Dominion Ceylon
Sekarang bagian dari Sri Lanka
Source for 1924 area and population:[1]

Ceylon Britania (Inggris: British Ceylon; Sinhala: බ්‍රිතාන්‍ය ලංකාව, Brithānya Laṃkāva; Tamil: பிரித்தானிய இலங்கை, Birithaniya Ilangai) adalah sebuah koloni mahkota Britania dari tahun 1815 hingga 1948. Awalnya, wilayah tersebut tidak meliputi Kerajaan Kandy, yang menjadi protektorat dari 1815, tetapi dari 1817 sampai 1948, kekuasaan Inggris meliputi seluruh pulau Ceylon, sekarang negara Sri Lanka.

Bacaan lebih lanjut

Wikisumber memiliki naskah asli yang berkaitan dengan artikel ini:

Referensi

  1. ↑ "The British Empire in 1924". The British Empire. Diakses tanggal 7 November 2017.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pranala luar

6°55′00″N 79°50′00″E / 6.9167°N 79.8333°E / 6.9167; 79.8333

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan