Senin, 21 September 2026
02:27 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak

Capital Asset Management

perusahaan asal Indonesia

Capital Asset Management
Tokoh kunci
Yo Hendrik
Presiden Direktur

Capital Asset Management adalah salah satu Manajer Investasi yang berdiri sejak 2012 dan berkantor pusat di Jakarta.

Sejak awal berdiri, perusahaan beberapa kali berganti nama. Saat berdiri, perusahaan bernama Narwastu Aset Platinum sampai tahun 2013. Kemudian, perusahaan berganti menjadi Brent Manajemen Investasi hingga tahun 2014. Selanjutnya, perusahaan berganti nama menjadi Dana Nusa Indonesia hingga tahun 2015.

Perusahaan ini tergabung dalam grup Capital Financial Indonesia.

Manajemen

  • Komisaris Utama : Darwin
  • Komisaris Independen : Ngadiran Th
  • Direktur Utama : Yo Hendrik
  • Direktur : Ivan Hadinata

Produk

Reksa Dana Pasar Uang

  • Capital Money Market Fund
  • Capital Sharia Money Market Fund
  • Capital Liquid Fund
  • Capital Cash Fund

Reksa Dana Obligasi/Sukuk

  • Capital Fixed Income Fund

Reksa Dana Campuran

  • Capital Balanced Fund
  • Capital Optimal Balanced
  • Capital Sharia Balanced
  • Capital Balanced Growth

Reksa Dana Saham

  • Capital Equity Fund
  • Capital Sharia Equity Fund
  • Capital Optimal Equity

Pranala luar

Referensi

Manajer
investasi
Bank
kustodian
Penasihat
investasi
Asosiasi
Agen penjual
reksa dana
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan