Selasa, 22 September 2026
00:15 WIB
TERKINI
Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya

Ashmore Group

Ashmore Group plc
250px-Logo_Ashmore_Group.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
JenisPublic
Templat:London Stock Exchange
FTSE 250 Component
OTC Pink: AJMPF
IndustrIAsset Management
Didirikan1992;34 tahun lalu (1992)
Kantor pusat
Tokoh kunci
David Bennett Non-Executive Chairman, Mark Coombs CEO
PendapatanKenaikan GB£316.3 million (2019)[1]
Kenaikan GB£202.8 million (2019)[1]
Kenaikan GB£181.5 million (2019)[1]
AUMKenaikan US$91,8 billion (2019)[1]
Total ekuitasKenaikan GB£854.1 million (2019)[1]
Jumlah karyawan
307 (2019)[1]
Situs webwww.ashmoregroup.com

Ashmore Group plc (LSE: ASHM) merupakan manajer investasi asal Britania Raya yang mendedikasikan diri terhadap pasar di negara berkembang. Chairman dari Ashmore Group plc. adalah David Bennett dan chief executive dijabat oleh Mark Coombs.[2] Ashmore mengelola aset sebesar $98,4 miliar sampai dengan 31 Desember 2019.[3] Kantor pusatnya terletak di kota London.[4]

Ashmore Asset Management Indonesia

Ashmore Asset Management Indonesia adalah salah satu manajer investasi yang berdiri sejak 2012,dan berkantor pusat di Jakarta.

Perusahaan sempat bernama Buana Megah Abadi, yang merupakan pemisahan divisi manajer investasi Evergreen Sekuritas Indonesia (d/h Evergreen Capital).

Pada tahun 2020, Ashmore melakukan aksi korporasi mencatatkan saham perdana di Bursa Efek Indonesia dengan kode AMOR dengan menawarkan sekitar 10% sahamnya ke publik.

Referensi

  1. 1 2 3 4 5 6 "Annual Report 2019" (PDF). Ashmore Group. Diakses tanggal 29 Februari 2020.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. "Ashmore's funds hit by last year's emerging markets rout". The Telegraph. 13 Januari 2015. Diakses tanggal 7 Januari 2016.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. Dakers, Mariom (13 Januari 2015). "Ashmore's funds hit by last year's emerging markets rout". The Telegraph. Diakses tanggal 2 Mei 2020.
  4. "Ashmore Group". City AM. Diakses tanggal 29 September 2017.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pranala luar

Manajer
investasi
Bank
kustodian
Penasihat
investasi
Asosiasi
Agen penjual
reksa dana
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan