Rabu, 23 September 2026
02:32 WIB
TERKINI
Regional Solo Safari Bantah Larang Hijab, Akui Ada Kesalahan Komunikasi Berita Banjir Bandang Landa Kompleks Pemkab Solok, Peralatan Kantor Hanyut dan Warga Mengungsi Berita Mengungkap Jaringan Video Asusila "A Day in My Life": Dua Pelaku Raup Jutaan Rupiah Berita Nusron Wahid Mundur dari Golkar, Serahkan Detail ke Bahlil Lahadalia Wawancara Tragedi 1965: Oka Rusmini Soroti Perampasan Hak Hidup Perempuan Prelude Dua Mantan Menteri Keuangan: Riwayat Berbeda di Kursi Kasir Negara Politik Kepala BGN Gencar Beriklan di Medsos, Benahi Citra Program Makan Bergizi Gratis Bisnis Jerat Pungli Ancam UMKM Indonesia: Kisah Bolosego dan Solusi Mendesak Hukum & Kriminal Empat Eks Pejabat LPEI Divonis 6 Tahun Penjara dalam Skandal Korupsi Pembiayaan Ekspor Hukum & Kriminal Mantan Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Bebas Bersyarat Usai Dua Tahun Dipenjara Regional Solo Safari Bantah Larang Hijab, Akui Ada Kesalahan Komunikasi Berita Banjir Bandang Landa Kompleks Pemkab Solok, Peralatan Kantor Hanyut dan Warga Mengungsi Berita Mengungkap Jaringan Video Asusila "A Day in My Life": Dua Pelaku Raup Jutaan Rupiah Berita Nusron Wahid Mundur dari Golkar, Serahkan Detail ke Bahlil Lahadalia Wawancara Tragedi 1965: Oka Rusmini Soroti Perampasan Hak Hidup Perempuan Prelude Dua Mantan Menteri Keuangan: Riwayat Berbeda di Kursi Kasir Negara Politik Kepala BGN Gencar Beriklan di Medsos, Benahi Citra Program Makan Bergizi Gratis Bisnis Jerat Pungli Ancam UMKM Indonesia: Kisah Bolosego dan Solusi Mendesak Hukum & Kriminal Empat Eks Pejabat LPEI Divonis 6 Tahun Penjara dalam Skandal Korupsi Pembiayaan Ekspor Hukum & Kriminal Mantan Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Bebas Bersyarat Usai Dua Tahun Dipenjara

Principal Asset Management

perusahaan investasi asal Indonesia

Principal Asset Management
Tokoh kunci
Alexander Sri Agung
Presiden Direktur

Principal Asset Management adalah salah satu Manajer Investasi yang berdiri sejak 1993 dan berkantor pusat di Jakarta.

Sejarah

Perusahaan ini beberapa kali berganti nama. Sejak awal berdiri sampai 1996, perusahaan bernama Niaga Investment Management. Kemudian, tahun 1996 hingga 2008 berganti nama menjadi Niaga Aset Manajemen.

Pada 2008 hingga 2019, namanya kembali berganti menjadi CIMB Principal Asset Management. Nama saat ini digunakan untuk merepresentasikan kepemilikan mayoritas Principal Financial Group di induk CIMB Principal dengan mereposisi penamaaan CIMB menjadi "in alliance with CIMB".

Manajemen

  • Komisaris Utama (Independen) : Albertus Banunaek
  • Komisaris : Juan Eyzaguirre
  • Komisaris : Effendy Shahul Hamid
  • Komisaris Independen : Sendy
  • Direktur Utama : Alexander Sri Agung (Agung Budiono)
  • Direktur : Rudi Hermanto Sagala
  • Direktur : Priyanto Soedarsono
  • Direktur : Fadlul Imansyah
  • Direktur : Diah Sofiyanti

Produk

Reksa Dana Pasar Uang

  • Principal Cash Fund
  • Principal Bukareksa Pasar Uang
  • Principal Cash Fund Syariah

Reksa Dana Obligasi/Sukuk

  • ITB Niaga
  • Principal Total Return Bond Fund
  • Principal Dollar Bond
  • Principal Philanthropy Social Impact Bond Fund

Reksa Dana Campuran

  • Principal Balanced Strategic Plus

Reksa Dana Saham

  • Principal Islamic Asia Pacific Equity Fund
  • Principal Islamic Equity Growth Syariah
  • Principal Total Return Equity Fund
  • Principal Indo Domestic Equity Fund
  • Principal Smart Equity Fund
  • Principal Index IDX30

Pranala luar

Referensi

Manajer
investasi
Bank
kustodian
Penasihat
investasi
Asosiasi
Agen penjual
reksa dana
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan