Jumat, 16 Oktober 2026
05:29 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M
Scylla serrata

Scylla serrata

Sejenis kepiting bakau berukuran besar

Bagikan:
Scylla serrata
250px-CSIRO_ScienceImage_10696_Mud_crabs_are_caught_measured_tagged_and_released_as_part_of_the_research_into_the_effectiveness_of_green_zones_in_Moreton_Bay.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan:
Filum:
Subfilum:
Kelas:
Ordo:
Infraordo:
Famili:
Genus:
Spesies:
S. serrata
Nama binomial
Scylla serrata
(Forsskål, 1775)
Sinonim
  • Cancer serratus Forsskål, 1775[1] (basionym)
  • Acheolus crassimanus MacLeay, 1838
  • Scylla tranquebarica var. oceanica Dana, 1852
Artikel takson sembarang

Scylla serrata atau yang juga dikenal sebagai kepiting-bakau besar (giant mangrove crab, giant mud crab) adalah sejenis kepiting bakau yang menyebar luas mulai dari pantai-pantai Asia Timur, Tenggara, Selatan, hingga ke Laut Merah. Spesies ini tidak didapati di perairan Dangkalan Sunda.[2]

Pengenalan

Kepiting bakau berukuran besar hingga sangat besar, lebar karapas maksimum antara 25-28 cm dengan bobot mencapai 2-3 kg. Lengan sepit (chelipeds) besar dan kukuh, dengan dua duri runcing di sisi luar carpus (ruas kedua, dihitung dari pangkal). Sisi muka karapas (frontal margin, di antara dua mata) biasanya dengan gerigi yang tajam.[2]

Tatkala hidup, karapas biasanya berwarna hijau, hijau-zaitun, hingga hampir hitam; sementara sisi luar lengan sepit (capit) berwarna hijau, acap kali dengan pola totol atau bercak-bercak. Pasangan kaki yang terakhir (kaki renang) juga bebercak, baik pada jantan maupun betina.[2]

Agihan dan ekologi

Spesies ini adalah jenis kepiting bakau yang paling luas agihannya. Menyebar di perairan pesisir dan estuaria di Indo-Pasifik Barat, kepiting-bakau besar ditemukan ke barat hingga di Afrika Selatan; ke utara hingga di Okinawa, Jepang; ke timur hingga Fiji dan Samoa barat di Pasifik; dan ke selatan hingga Australia timur. Kepiting ini juga didapati di Filipina, dan di Kupang.[3]

Dibandingkan dengan jenis kepiting bakau yang lain, Scylla serrata adalah yang paling menyukai perairan bersalinitas tinggi.[2]

Catatan kaki

  1. ↑ Forsskål, P. 1775. Descriptiones animalium, avium, amphibiorum, piscium, insectorum, vermium: p 90. Hauniae :apud Heineck et Faber.
  2. 1 2 3 4 Carpenter, Kent E. & Volker H. Niem. 2001. FAO Species Identification Guide: The Living Marine Resources of The Western Pacific. Vol. 2: 1126-7. Rome:Food and Agriculture Organization.
  3. ↑ Keenan, CP., PJF. Davie & DL. Mann. 1998. "A revision of the genus Scylla de Haan, 1833 (Crustacea: Decapoda: Brachyura: Portunidae)". Raffles Bulletin of Zoology 46: 217-45. (1998)

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Scylla serrata.
Krustasea yang dapat dimakan
Udang
Lobster
Kepiting
Udang karang
Lainnya
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan