Senin, 28 September 2026
12:51 WIB
TERKINI
Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Hukum Sorotan Tajam: Hunian Mewah di Area Asimilasi Lapas Cibinong Jadi Perdebatan Kolom Mahkamah Konstitusi Kubur Ambang Batas Pilpres, Desakan Tak Menghidupkan Kembali Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Hukum Sorotan Tajam: Hunian Mewah di Area Asimilasi Lapas Cibinong Jadi Perdebatan Kolom Mahkamah Konstitusi Kubur Ambang Batas Pilpres, Desakan Tak Menghidupkan Kembali Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan
Biltong

Biltong

variasi makanan khas Afrika Selatan

250px-BiltongUKDried.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Biltong rumahan, dengan bumbu Afrika Selatan

Biltong adalah makanan berupa daging kering berbumbu yang berasal dari Afrika Selatan. Makanan ini dapat dibuat dari berbagai jenis daging, seperti: daging sapi, daging buruan, atau burung unta dari peternakan. Biltong dibuat dari filet daging mentah yang dipotong panjang searah serabut otot, atau diiris dengan memotong serabut otot.

Makanan ini mirip dengan dendeng karena sama-sama berupa daging kering berbumbu, namun bumbu, rasa, dan proses pembuatannya berbeda. Nama makanan ini berasal dari bahasa Belanda, yaitu bil (bahasa Indonesia: tanjung) dan tong (potongan atau lidah)[1] karena terlihat seperti lidah asap.[2] Biltong biasanya dijual dalam bentuk kepingan panjang atau dipotong menjadi kepingan kecil sehingga mudah dimakan. Rasanya cukup asin dan manis dan terasa liat.

Bumbu

250px-Biltong_for_sale.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Biltong di pasar swalayan Johannesburg

Bumbu tradisional Biltong adalah:

Bumbu lainnya adalah:

Daging

Biltong lebih sering dibuat dari daging sapi. Untuk potongan terbaik, has dalam lebih banyak dipakai. Walaupun bagian sapi lainnya dapat dibuat, hasilnya tidak begitu baik.

Biltong juga bisa dibuat dari daging hewan seperti:

Biltong dan dendeng

250px-BiltongUKOven.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Biltong yang sedang dikeringkan

Biltong dan dendeng memiliki dua perbedaan:

  • Daging yang dipakai lebih tebal; biasanya daging biltong dipotong setebal 1 inci - namun dapat lebih tebal. Dendeng lebih tipis daripada biltong.
  • Bumbu yang dipakai untuk pembuatan biltong adalah cuka dan garam, dan proses pengeringan, pengaraman pada biltong membuat tekstur dan rasa biltong lebih halus. Dendeng dikeringkan dengan garam dan merica.

Pemakaian

Biltong dimakan sebagai makanan ringan, juga dipotong dadu untuk direbus untuk sup, dan sebagai pelengkap biskuit dan roti. Beberapa restoran mewah memakai biltong sebagai topping pizza. Bahkan keripik kentang dengan rasa biltong.

Biltong dapat dipakai sebagai kunyahan bayi. Beberapa toko menyediakan biltong yang tidak dibumbui untuk dikunyah oleh bayi untuk merangsang gigi mereka.

Referensi

  1. ↑ Eric Partridge (20 September 2006). Origins: An Etymological Dictionary of Modern English. Routledge. Diakses tanggal 24 September 2008.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Llewellyn, E.C. (1977). The Influence of Low Dutch on the English Vocabulary. London: Oxford University Press. hlm. 172. Diakses tanggal 24 September 2008.{{cite book}}: Periksa nilai tanggal dalam: |year= / |date= mismatch
  3. ↑ "Biltong profits cut and dried". Business Report. 13 Mei 2003. Diakses tanggal 23 September 2008.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)[pranala nonaktif permanen]

Pranala luar

Ikon rintisan

Artikel bertopik makanan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan