Sabtu, 03 Oktober 2026
23:13 WIB
TERKINI
Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan
Ceker ayam

Ceker ayam

Bagikan:
330px-Soto_Ceker_1.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Soto Ceker, kaki atau ceker ayam yang disajikan dalam kuah soto yang berbumbu. Hidangan khas Lamongan dan Madura, Jawa Timur, disajikan di Jakarta.

Ceker ayam adalah bagian kaki ayam yang lazim dikonsumsi. Hidangan ceker ayam dapat ditemukan dalam kuliner Asia, Eropa Timur, Afrika, Karibia dan Amerika Latin.[butuh rujukan]

Dalam seni kuliner dunia, hidangan dari ceker ayam dapat ditemukan dalam seni Masakan Tionghoa, Indonesia, Korea, Thailand, Laos, Malaysia, Filipina, Vietnam, Jamaika, Trinidad dan Tobago, Rusia, Rumania, Afrika Selatan, Peru, Meksiko.

Pada ceker ayam tidak terdapat otot atau daging, jaringan yang dapat dimakan antara lain kulit dan tendon (urat).[butuh rujukan] Bagi sebagian golongan, ceker ayam dianggap sebagai bagian dari tubuh ayam yang menjijikkan dan kurang disukai.[butuh rujukan] Akan tetapi, bagi yang menyukainya, ceker ayam dihargai dan disukai karena teksturnya yang unik dan lembut, serta rasanya yang gurih. Ceker ayam mengandung protein dan banyak gelatin.[butuh rujukan]

Di Indonesia, ceker ayam lazim dijadikan sebagai makanan balita.[butuh rujukan] Biasanya ceker ayam dimasak sebagai soto atau sup.[butuh rujukan] Dalam hidangan Tionghoa, ceker biasa disajikan sebagai salah satu jenis dim sum.[butuh rujukan] Ceker ayam dapat pula dipisahkan dari tulangnya dan digoreng hingga kering dan renyah menjadi keripik ceker ayam.[butuh rujukan]

Lihat juga

Referensi

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan