Sabtu, 31 Oktober 2026
16:40 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK

Bendungan Batu Bulan

salah satu bendungan di dunia

Bagikan:
Bendungan in Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara BaratTemplat:SHORTDESC:Bendungan in Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat
Bendungan Batu Bulan
osm-intl,13,a,a,270x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Bendungan_Batu_Bulan&revid=30121182&groups=_39240c7c479945910d699784bcc1ea25c35232ca&parser=parsoid
Peta interaktif dari Bendungan Batu Bulan
LokasiKabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat
Koordinat8°36′39″S 117°28′16″E / 8.610944°S 117.471083°E / -8.610944; 117.471083
TujuanIrigasi, PLTA
StatusDigunakan
Awal konstruksi1998
Tanggal pembukaan2002
Bendungan dan saluran pelimpah
Jenis bendunganBendungan urukan
Tinggi28 meter
Panjang1.300 meter
osm-intl,13,-8.61972,117.470798,300x300.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Bendungan_Batu_Bulan&revid=30121182&groups=_4f07342f5f0caea3f200c9ba578034175856c02a&parser=parsoid

Bendungan Batu Bulan adalah bendungan yang terletak di Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, Indonesia. Bendungan ini dibangun pada alur pertemuan Sungai Lito dan Sungai Sebasang di Desa Maman, Kecamatan Moyohulu. Bendungan Batu Bulan diresmikan oleh Presiden Megawati Soekarnoputri pada 8 Mei 2003.[1] Bendungan ini memiliki kapasitas tampung 23,50 juta meter kubik.

Pembangunan

Pembangunan Bendungan Batu Bulan mulai dirintis sejak tahun 1982.[2] Proses pembebasan tanah seluas 1.079 hektar dimulai tahun 1997 dan konstruksinya dimulai tahun 1998 hingga akhirnya selesai tahun 2002. Bendungan ini dikerjakan oleh kontraktor PT Brantas Abipraya (Persero). Karena pembangunan bendungan ini merupakan hasil kerja sama pemerintah Indonesia-Jepang sehinga dalam proses pembangunannya, terjadi alih teknologi dari teknisi Jepang kepada teknisi Indonesia. Sementara untuk biayanya berasal dari dana Loan OECF Jepang sebesar Rp. 106 Miliar serta untuk pembebasan dan pengadaan tanahnya berasal dari dana APBN.

Fungsi

Bendungan Batu memiliki fungsi utama untuk sarana irigasi dan pembangkit listrik tenaga air (PLTA). Selain itu juga berfungsi sebagai sarana budidaya perikanan air tawar, sarana olahraga air, sarana rekreasi,[3] dan lain sebagainya. Bendungan ini difungsikan sebagai pusat pengairan untuk mengairi daerah irigasi (DI) seluas 5.576 hektar di Kabupaten Sumbawa. Selain itu, bendungan ini juga bermanfaat sebagai pengendali banjir, penyedia air baku, dan pembangkit tenaga listrik sebesar 80 kVA.

Lihat pula

Referensi

Pranala luar


Bendungan, waduk/dam dan embung di Indonesia
1
DIY
DKI
Banten
Jawa Barat
Jawa Tengah
Jawa Timur
2
Aceh
Kepulauan Riau
Lampung
Riau
Sumatera Selatan
Sumatera Utara
3
Bali
Nusa Tenggara Barat
Nusa Tenggara Timur
4
Kalimantan Selatan
Kalimantan Timur
5
Gorontalo
Sulawesi Selatan
Sulawesi Tenggara
Sulawesi Utara
6
Maluku
7


Ikon rintisan

Artikel bertopik bangunan dan struktur ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan