Senin, 21 September 2026
00:13 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak

Alkidamas

Infobox orangAlkidamas
Biografi
Kelahiran5 abad SM Suntingan nilai di Wikidata
Elaea (en) Terjemahkan Suntingan nilai di Wikidata
Kematian4 abad SM Suntingan nilai di Wikidata
Kegiatan
SpesialisasiFilsafat Suntingan nilai di Wikidata
Pekerjaanfilsuf,pembicara,rhetorician (en) Terjemahkan Suntingan nilai di Wikidata
Periode aktif(Floruit: 4 abad SM Suntingan nilai di Wikidata)
Karya kreatif
Karya terkenal

Alkidamas adalah seorang filsuf yang termasuk ke dalam golongan Sofis.[1] Ia adalah murid dari Gorgias.[1] Hanya ada sedikit sumber-sumber kuno yang berbicara tentang pemikirannya.[2] Aristoteles menyinggung nama dan pemikiran Alkidamas di dalam bukunya Retorika (1373b 18; 1398b 9; 1406a 2; 1406b 11).[3]

Riwayat Hidup

Alkidamas berasal dari kota Elaea.[1] Ia hidup pada masa yang sama dengan Gorgias, yakni sekitar permulaan abad ke-4 SM.[4] Karena ia dikenal sebagai murid dari sekolah Gorgias, maka dapat disimpulkan bahwa ia pernah tinggal di Athena.[1][4]

Pemikiran

Tentang Hubungan Filsafat dan Politik

Salah satu fragmen yang diketahui tentang pemikiran Alkidamas adalah mengenai hubungan antara filsafat dan negara.[1] Alkidamas menyatakan bahwa filsafat berperan sebagai "benteng yang mengancam kekuatan hukum".[3] Kemudian hukum dipandang sebagai "raja" dari suatu pemerintahan.[1]

Tentang Kebebasan Manusia

Alkidamas melihat kebebasan sebagai hukum dasariah seorang manusia.[1] Oleh karena itu, ia berpendapat bahwa perbudakan haruslah dihapuskan.[1][5][6] Menurut Alkidamas:

"Dewa-dewi memberikan kebebasan bagi semua manusia, karena itu secara alamiah tidak ada manusia yang berstatus budak!"[1]

Tentang Gaya Bahasa

Di dalam risalah yang berjudul "Perihal Kaum Sofis", Alkidamas mengajarkan suatu gaya bahasa.[7] Menurutnya, bila seseorang menuliskan suatu perkataan dengan tujuan menyampaikan maksudnya, maka ia harus menghindari ketelitian di dalam pemakaian kata dan berbicara dengan spontan.[7] Arsitoteles, dalam "Retorika", memberi kritik terhadap gaya bahasa yang diajarkan oleh Alkidamas.[3] Berikut adalah beberapa gaya bahasa yang digunakan oleh Alkidamas:

  • "Corak yang kelam adalah dasar dari lautan."[3]
  • "Sebuah mainan bagi puisi"[3]
  • "Itu adalah kedunguan bagi alam"[3]

Pengaruh

Menurut Eduard Zeller, pemikiran Alkidamas tentang kebebasan manusia memberikan pengaruh terhadap gerakan emansipasi perempuan yang terjadi pada akhir abad ke-5 SM.[1] Keterangan tentang gerakan ini didapatkan dari Aristophanes dan Euripides.[1]

Referensi

  1. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 (Inggris)Edward Zeller. 1957. Outlines of the History of Greek Philosophy. New York: Meridian Books. P. 107.
  2. (Inggris)Paul Woodruff. 1999. "Rhetoric and Relativism". In The Cambridge Companion to Early Greek Philosophy. A.A. Long, ed. 290-310. London: Cambridge University Press. P. 292.
  3. 1 2 3 4 5 6 (Inggris)Aristotle. 2004. Rhetoric. W. Rhys Roberts, terj. Mineola, New York: Dover Publications.
  4. 1 2 (Inggris)John Gibert. 2003. "The Sophists". In The Blackwell Companion to Ancient Philosophy. Christopher Shields, ed. 27-50. Malden: Blackwell. P. 31.
  5. (Inggris)Frederick Copleston. 1993. A History of Philosophy Volume I: Greece and Rome. New York: Doubleday. P. 94 n. 7.
  6. Angela Hobbs. 1998. "Physis and Nomos". In Routledge Encyclopedia of Philosophy. London and New York: Routledge.
  7. 1 2 (Inggris)Michael Gagarin. 2002. Antiphon the Athenian: Oratory, Law, and Justice in the Age of the Sophists. Austin: University of Texas Press. P. 28.

Lihat Juga

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan