Selasa, 20 Oktober 2026
21:37 WIB
TERKINI
Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari
Zeno dari Elea

Zeno dari Elea

Bagikan:
Zeno dari Elea
250px-Zeno_of_Elea_Tibaldi_or_Carducci_Escorial.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Zeno menunjukkan Gerbang menuju Kebenaran dan Kepalsuan (Veritas et Falsitas). Fresco di dalam Perpustakaan El Escorial, Madrid.
Lahirkr. 495 SM
Meninggalkr. 430 SM (usia sekira 65 tahun)
Elea atau Sirakusa, Sisilia
Filsafat
EraFilsafat pra-Sokrates
WilayahFilsafat Barat
Aliran Eleatik
Minat utama
Metafisika, Ontologi
Gagasan terkenal
Paradoks Zeno

Zeno dari Elea (pengucapan:/ˈziːnoʊ əv ˈɛliə/, Yunani: Ζήνων ὁ Ἐλεάτης) (ca 495-430 SM[1]) adalah filsuf pra-Sokrates dari Yunani Besar dan anggota aliran Eleatik yang didirikan oleh Parmenides. Aristoteles menyebutnya sebagai penemu dialektik.[2] Dia sangat dikenal melalui karyanya, Paradoks, yang digambarkan oleh Bertrand Russell sebagai "teramat tajam dan mendalam".[3]

Kehidupan

Sedikit yang diketahui mengenai kehidupan Zeno. Kendati ditulis pada hampir satu abad setelah berpulangnya Zeno, sumber pokok informasi riwayat hidup Zeno adalah karya Plato berjudul Parmenides[4] dan dia juga disebutkan di dalam karya Aristoteles yang berjudul Fisika.[5] Di dalam dialog Parmenides, Plato menggambarkan sebuah kunjungan ke Athena yang ditempuh Zeno dan Parmenides, ketika Parmenides berusia "kira-kira 65 tahun", Zeno berusia "hampir 40 tahun", dan Sokrates ialah "seorang pria yang masih belia".[6] Misalkan usia Socrates sekira 20 tahun dan kelahiran Sokrates adalah pada 469 SM, maka kelahiran Zeno kira-pira pada 490 SM. Plato berkata bahwa Zeno "berpostur tinggi-sedang untuk dilihat" dan "pada masa-masa mudanya ... dilaporkan disukai oleh Parmenides".[6]

Referensi

  1. ↑ Zeno of Elea - Greek philosopher and mathematician (dalam bahasa Inggris).
  2. ↑ Diogenes Laertius 8.57 dan 9.25.
  3. ↑ Russell (1996 [1903]), hal. 347: "In this capricious world nothing is more capricious than posthumous fame. One of the most notable victims of posterity's lack of judgement is the Eleatic Zeno. Having invented four arguments all immeasurably subtle and profound, the grossness of subsequent philosophers pronounced him to be a mere ingenious juggler, and his arguments to be one and all sophisms. After two thousand years of continual refutation, these sophisms were reinstated, and made the foundation of a mathematical renaissance..."
  4. ↑ Plato (kr. 380–367 SM). Parmenides, dialihbahasakan oleh Benjamin Jowett. Internet Classics Archive.
  5. ↑ Aristoteles (kr. pertengahan abad ke-4 SM), Fisika 233a dan 239b.
  6. 1 2 Plato, Parmenides 127b–e.

Pranala luar

  1. Plato's Parmenides.
  2. Aristotle's Physics.
  3. Diogenes Laertius' Lives of Eminent Philosophers Diarsipkan 2010-12-12 di Wayback Machine.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan