Sabtu, 17 Oktober 2026
21:14 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten
Albert Bormann

Albert Bormann

Bagikan:
Albert Bormann
250px-Bundesarchiv_Bild_121-0723%2C_Marburg-Drau%2C_Adolf_Hitler.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lahir2 September 1902
Wegeleben, Kekaisaran Jerman
Meninggal8 April 1989(1989-04-08) (umur 86)
Munich, Jerman Timur
PengabdianJerman Nazi Nazi Jerman (1933–1945)
Dinas/cabang Partai Pekerja Sosialis Nasional(1931–1945)
Lama dinas1931–1945
PangkatGruppenführer
KesatuanKanselir Hitler
KomandanKepala Utama I: Persönliche Angelegenheiten des Führers (Kantor Urusan Fuhrer)

Albert Bormann (2 September 1902 – 8 April 1989) adalah seorang perwira Korps Motor Sosialis Nasional (NSKK) asal Jerman, yang meraih pangkat Gruppenführer (Generalleutnant) pada Perang Dunia II. Bormann menjabat sebagai ajudan Adolf Hitler, dan merupakan adik dari Martin Bormann.

Kehidupan pribadi

Bormann lahir pada 2 September 1902 di Wegeleben (sekarang di Saxony-Anhalt) di Kekaisaran Jerman. Ia lahir dari keluarga Lutheran, putra dari Theodor Bormann (1862–1903) yang merupakan seorang pegawai kantor pos dengan istri keduanya, Antonie Bernhardine Mennong. Dia memiliki dua saudara tiri (Else dan Walter Bormann) dari pernikahan ayahnya sebelumnya dengan Louise Grobler, yang meninggal pada tahun 1898. Antonie Bormann melahirkan tiga putra, salah satunya meninggal saat masih bayi. Martin Bormann (lahir 1900) dan Albert, lahir dua tahun kemudian.[butuh rujukan]

Karier politik

Bergabung dengan Partai Nazi

Pada bulan April 1931, Martin Bormann memiliki pekerjaan untuk Albert Bormann di Partai Nazi di Munich. Pada Oktober 1931, Bormann ditugaskan ke Kanzlei des Führers (Kanselir Hitler).[1] Ia bertanggung jawab atas Partai Nazi dan organisasi terkait untuk berkomunikasi dengan Hitler. Albert sering kali dipercaya sebagai pegawai yang baik tanpa mementingkan kepentingan pribadinya.[1][2] Pada tahun 1938, Bormann menjadi Kepala Kantor Utama I: Persönliche Angelegenheiten des Führers (Kantor Urusan Führer) di Kanzlei des Führers. Dalam pekerjaan itu, Bormann menangani banyak koresponden Hitler.[1]

Perang Dunia II

Pada 20 April 1945, selama Pertempuran Berlin, Albert Bormann, Karl-Jesko von Puttkamer, Theodor Morell, Hugo Blaschke, Johanna Wolf, Christa Schroeder, dan beberapa orang lainnya diperintahkan oleh Hitler untuk meninggalkan Berlin dengan pesawat. Mereka terbang secara bergantian dari Berlin selama tiga hari menuju Obersalzberg.[3]

Referensi

  1. 1 2 3 Hamilton, Charles (1984). Leaders & Personalities of the Third Reich, Vol. 1. R. James Bender Publishing. ISBN 0-912138-27-0.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  2. ↑ von Lang, Jochen (1979). The Secretary: Martin Bormann, the Man Who Manipulated Hitler. Random House. ISBN 978-0394503219.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  3. ↑ Joachimsthaler, Anton (1999). The Last Days of Hitler: The Legends, the Evidence, the Truth. London: Brockhampton Press. ISBN 978-1-86019-902-8.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
Penghuni terakhir Führerbunker menurut tanggal keluar (1945)
20 April
National Insignia of Germany
21 April
22 April
23 April
24 April
28 April
29 April
30 April
1 Mei
2 Mei
Masih ada pada 2 Mei
Bunuh diri
Dieksekusi
Dibunuh
Tak diketahui


Flag of JermanBiography icon

Artikel bertopik biografi Jerman ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Ikon rintisan

Artikel bertopik Nazi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan