Rabu, 14 Oktober 2026
02:05 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM
Al-Mahdi Abbasi

Al-Mahdi Abbasi

Bagikan:
Biografi ini memerlukan lebih banyak catatan kaki untuk pemastian. Bantulah untuk menambahkan referensi atau sumber tepercaya. Materi kontroversial atau trivial yang sumbernya tidak memadai atau tidak bisa dipercaya harus segera dihapus, khususnya jika berpotensi memfitnah.
Cari sumber: "Al-Mahdi Abbasi" – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR
(Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)
Al-Mahdi
ٱلْـمَـهْـدِي‎
Khalīfah
Amir al-Mu'minin
330px-Abbasid_Dinar_-_Al_Mahdi_-_167_AH_%28783_AD%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Dinar pada masa Al-Mahdi
Khalifah Abbasiyah
ke-3
Berkuasa6 Oktober 775 – 24 Juli 785
(9 tahun, 292 hari)
PendahuluAl-Mansur
PenerusAl-Hadi
Lahir744 atau 745
Humaimah, Bilad asy-Syam
Meninggal24 Juli 785 (umur 40–41)
Pemakaman
Masabadhan
AyahAl-Mansur
IbuArwa binti Mansur al-Himyari
Istri
Daftar
    • Al-Khayzuran bint Atta,
    • Raitah bint al-Saffah,
    • Asma bint Atta,
    • Umm Abdullah,
    • Ruqaiyah
Selir
Daftar
    • Muhayyat
    • Rahim,
    • Bahtariyah,
    • Shaklah,
    • Maknunah,
    • Basbas,
    • Hullah,
    • Hasanah,
    • Malkah
Keturunan
Nama lengkap
Abu Abdullah Muhammad bin Abdullah al-Mansur al-Mahdi
DinastiAbbasiyah
AgamaIslam

Muhammad bin Mansur al-Mahdi (berkuasa 775–785) adalah khalifah ketiga Bani Abbasiyah. Ia menggantikan ayahnya al-Mansur.

Masa pemerintahan

Al-Mahdi, yang namanya berarti "Pemimpin yang Baik" atau "Penebus", diangkat sebagai kholifah saat ayahnya di akhir hidupnya. Masa pemerintahannya yang damai melanjutkan kebijakan para pendahulunya.

Pendekatan dengan Muslim Syi’ah di dalam kekhilafahan terjadi di bawah pemerintahan al-Mahdi. Keluarga Barmakid yang amat kuat, yang telah menasihati Kholifah sejak masa al-'Abbas sebagai wazir, memperoleh kekuatan besar yang sama pada masa al-Mahdi, dan bekerja dekat dengan kholifah untuk menjamin kemakmuran Daulah Bani Abbasiyah.

Kota kosmopolitan Bagdad berkembang selama masa al-Mahdi. Kota itu menarik pendatang dari seluruh Arab, Irak, Suriah, Persia, dan daerah sejauh India dan Spanyol. Bagdad merupakan tempat tinggal orang Kristen, Yahudi, Hindu, dan Zoroastrianisme, di samping bertambahnya penduduk Muslim. Menjadi kota terbesar dunia di luar Tiongkok.

Al-Mahdi melanjutkan mengembangkan administrasi Bani Abbasiyah, menciptakan diwan baru, atau departemen, untuk ketentaraan, peradilan, dan perpajakan. Qadi atau hakim diangkat, dan hukum terhadap non-Arab dikeluarkan.

Keluarga Barmakid mengangkat pegawai ke departemen-departemen itu. Orang-orang Barmakid, dari keturunan Persia, awalnya Buddha, tetapi segera sebelum kedatangan orang-orang Arab, mereka telah masuk Zoroastrianisme. Warisan Islam umur pendeknya akan berlaku terhadap mereka selama masa Harun ar-Rasyid.

Orang-orang Barmakid memperkenalkan kertas dari India, yang belum digunakan di Barat – orang-orang Arab dan Persia menggunakan papirus, dan orang-orang Eropa menggunakan kulit hewan. Industri kertas bertambah di Bagdad di mana seluruh jalan di pusat kota menjadi tercurah pada penjual kertas dan buku. Kemurahan dan daya tahan kertas amat berarti pada perkembangan tepat guna birokrasi Abbasiyah yang sedang berkembang.

Al-Mahdi memiliki dua kebijakan keagamaan yang penting: penghukuman terhadap zanadiqa, atau dualis, dan pernyataan ketaatan pada Islam. Al-Mahdi mengkhususkan penghukuman terhadap zanadiqa untuk pendiriannya pendiriannya di antara orang-orang Syi’ah yang murni, yang menginginkan perlakuan yang lebih kuat pada kebid’ahan, dan menemukan penyebaran kelompok politeis muslim sinkretis terutama yang jahat. Al-Mahdi menyatakan bahwa kholifah memiliki kemampuan – dan sungguh-sungguh, tanggung jawab – mendefinisikan ketaatan seorang Muslim, agar melindungi umat terhadap bid’ah. Walau al-Mahdi tak membuat penggunaan besarnya, kekuatan baru, akan menjadi penting selama krisis mihnah dari masa al-Ma'mun.

Pohon keluarga

Abbas
pendiri Bani Abbasiyah
Ibnu Abbas
Ali
Muhammad
Ibrahim1. AS-SAFFAH
(k. 750-754)
2. AL-MANSUR
(k. 754-775
Musa
3. AL-MAHDI
(k. 775-785)
5. AR-RASYID
(k. 786-809)
4. AL-HADI
(k. 785-786
Ibrahim al-Mubarak
6. AL-AMIN
(k. 809-813)
7. AL-MA'MUN
(k. 813-833)
8. AL-MU'TASHIM
(k. 833-842
al-Qasimal-Mu'taman
9. AL-WATSIQ
(k. 842-847)
10. AL-MUTAWAKKIL
(k. 847-861)
12. AL-MUSTA'IN
(k. 862-866)
14. AL-MUHTADI
(k. 869-870)
13. AL-MU'TAZZ
(k. 866-869)
11. AL-MUNTASHIR
(k. 861-862)
al-Muwaffaq15. AL-MU'TAMID
(k. 870-892)
16. AL-MU'TADHID
(k. 892-902)
17. AL-MUKTAFI
(k. 902-908)
18. AL-MUQTADIR
(k. 908-935)
19. AL-QAHIR
(k. 932-934)
22. AL-MUSTAKFI
(k. 944-946)
20. AR-RADHI
(k. 934-940)
Ishaq21. AL-MUTTAQI
(k. 940-944)
23. AL-MUTHI'
(k. 946-974)
25. AL-QADIR
(k. 991-1031)
24. ATH-THA'I
(k. 974-991)
26. AL-QA'IM
(k. 1031-1075)
27. AL-MUQTADI
(k. 1075-1094)
28. AL-MUSTAZHIR
(k. 1094-1118)
29. AL-MUSTARSYID
(k. 1118-1135)
30. AL-MUQTAFI
(k. 1136-1160)
30. AR-RASYID
(k. 1135-1136)
32. AL-MUSTANJID
(k. 1160-1170)
33. AL-MUSTADHI'
(k. 1170-1180)
34. AN-NASHIR
(k. 1180-1225)
35. AZH-ZHAHIR
(k. 1225-1226)
1. AL-MUSTANSHIR II
Berkuasa di Kairo
36. AL-MUSTANSHIR
(k. 1226-1242)
37. AL-MUSTA'SHIM
(k. 1242-1258)


Catatan:[1]

  • k. merupakan tahun kekuasaan
  • Angka, merupakan nomor urut seseorang menjadi khalifah.
  • Nama dengan huruf kapital merupakan khalifah yang berkuasa.

Catatan kaki

  1. ↑ Imam As-Suyuthi (2006). Tarikh Khulafa' [Sejarah Para Penguasa Islam]. Jakarta: Al-Kautsar. ISBN 979-592-175-4.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)

Pranala luar

Didahului oleh:
Al-Mansur
Khalifah Bani Abbasiyah
(775–785)
Diteruskan oleh:
Al-Hadi
Pendiri
Khalifah di Bagdad
Khalifah di Kairo
Wilayah penting
Tokoh lainnya
pro-Abbasiyah: Ibrahim al-Imam - anti-Abbasiyah: Bani Umayyah · Hulagu Khan · Bani Fathimiyah
Lain-lain


Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi tokoh Islam ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan