Rabu, 30 September 2026
05:36 WIB
TERKINI
Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Regional Gagal Menulis Ulang: Konten Berita Tidak Memadai Way Kanan Kepala Toko Alfamart Way Kanan Diduga Gelapkan Rp141 Juta, Dua Pelaku Ditangkap Hiburan Lisa BLACKPINK Ukir Sejarah: Solois Asia Pertama Sabet Best Pop MTV VMAs 2026 Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Turun Drastis Rp17 Ribu, Cek Daftar Lengkap 29 September 2026 Hiburan TXT Gegerkan Penggemar dengan Mini Album 'PERFECT STORM' dan Tur Dunia Termasuk Jakarta Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Regional Gagal Menulis Ulang: Konten Berita Tidak Memadai Way Kanan Kepala Toko Alfamart Way Kanan Diduga Gelapkan Rp141 Juta, Dua Pelaku Ditangkap Hiburan Lisa BLACKPINK Ukir Sejarah: Solois Asia Pertama Sabet Best Pop MTV VMAs 2026 Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Turun Drastis Rp17 Ribu, Cek Daftar Lengkap 29 September 2026 Hiburan TXT Gegerkan Penggemar dengan Mini Album 'PERFECT STORM' dan Tur Dunia Termasuk Jakarta Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang
Al-Muqtadi

Al-Muqtadi

Bagikan:
Al-Muqtadi
المقتدي
Khalīfah
Amirul Mukminin
330px-Dinar_of_Abbasid_caliph_of_Baghdad_al-muqtadi.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Dinar emas al-Muqtadi
Khalifah ke-27 Kekhalifahan Abbasiyah
Khalifah Abbasiyah di Bagdad
Berkuasa2 April 1075 – 3 Februari 1094
PendahuluAl-Qa'im
PenerusAl-Mustazhir
Lahir24 Juli 1056
Bagdad, Kekhalifahan Abbasiyah
Meninggal3 Februari 1094(1094-02-03) (umur 37)
Bagdad, Kekhalifahan Abbasiyah
AyahMuhammad
IbuUrjuman
Selir
KeturunanAl-Mustazhir
Jafar
Nama lengkap
Abū'l-Qasim ʿAbdullāh bin Muhammad bin al-Qa'im
Nama dan tanggal periode
Era Abbasiyah Akhir: Abad ke-11
DinastiAbbasiyah
AgamaIslam Sunni

Abū'l-Qasim ʿAbdullāh bin Muhammad bin al-Qa'im (bahasa Arab: أبو القاسم عبد الله بن محمد بن القائم) lebih dikenal dengan nama pemerintahannya al-Muqtadi (Arab: المقتدي 'sang penyerta'; 1056 – Februari 1094) adalah khalifah Abbasiyah di Bagdad dari tahun 1075 hingga 1094. Ia menggantikan kakeknya khalifah al-Qa'im pada tahun 1075 sebagai khalifah Abbasiyah yang ke dua puluh tujuh.

Keluarga

Istri pertama al-Muqtadi adalah Sifri Khatun, yang merupakan putri Sultan Alp Arslan.[1] Pada tahun 1071–72, ayahnya Al-Qa'im mengirim wazirnya Ibnu al-Jahir untuk meminangnya, dan permintaan tersebut disetujui oleh Sultan.[2] Istri keduanya adalah Mah-i Mulk Khatun, putri Sultan Malik Syah I. Pada bulan Maret 1082, Al-Muqtadi mengirim Abu Nashr bin Jahir ke Malik Shah di Isfahan untuk meminangnya. Ayahnya memberikan persetujuannya dan kontrak pernikahan pun disepakati. Ia tiba di Bagdad pada bulan Maret 1087. Pernikahan tersebut dilangsungkan pada bulan Mei 1087. Ia melahirkan Pangeran Ja'far pada tanggal 31 Januari 1088. Namun kemudian al-Muqtadi mulai menghindarinya dan ia meminta izin untuk pulang. Dia meninggalkan Bagdad menuju Khurasan pada tanggal 29 Mei 1089, ditemani oleh putranya. Kemudian, berita kematiannya sampai ke Bagdad. Ayahnya yang sakit membawa putranya kembali ke Bagdad pada bulan Oktober 1092. Pangeran Ja'far dibawa kembali ke Istana Khalifah, di mana dia tinggal sampai kematiannya pada tanggal 21 Juni 1093. Dia dimakamkan di dekat makam khalifah di Pemakaman Rusafah.[3] Salah satu selir al-Muqtadi adalah Kalbahaar atau Jalb'har, juga dikenal sebagai Tayf al-Khayal. Dia adalah seorang Turk dan merupakan ibu dari khalifah al-Mustazhir.[4]

Suksesi

Al-Muqtadi meninggal pada tahun 1094 dalam usia 37–38 tahun. Ia digantikan oleh putranya yang berusia 16 tahun, Ahmad al-Mustazhir sebagai Khalifah.

Referensi

  1. ↑ El-Hibri, T. (2021). The Abbasid Caliphate: A History. Cambridge University Press. hlm. 211. ISBN 978-1-107-18324-7.
  2. ↑ Lambton, A.K.S. (1988). Continuity and Change in Medieval Persia. Bibliotheca Persica. Bibliotheca Persica. hlm. 267. ISBN 978-0-88706-133-2.
  3. ↑ al-Sāʿī, Ibn; Toorawa, Shawkat M.; Bray, Julia (2017). كتاب جهات الأئمة الخلفاء من الحرائر والإماء المسمى نساء الخلفاء: Women and the Court of Baghdad. Library of Arabic Literature. NYU Press. hlm. 63. ISBN 978-1-4798-6679-3.
  4. ↑ Rudainy, Al; Saud, Reem (Juni 12, 2015). "The Role of Women in the Būyid and Saljūq Periods of the Abbasid Caliphate (339-447/9501055&447-547/1055-1152): The Case of Iraq". University of Exeter. hlm. 117, 157. Diakses tanggal April 14, 2024.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Al-Muqtadi
Lahir: 1056 Meninggal: Februari 1094
Jabatan Islam Sunni
Didahului oleh:
Al-Qa'im
Khalifah Islam
Khalifah Abbasiyah

2 April 1075 – Februari 1094
Diteruskan oleh:
Al-Mustazhir
Pendiri
Khalifah di Bagdad
Khalifah di Kairo
Wilayah penting
Tokoh lainnya
pro-Abbasiyah: Ibrahim al-Imam - anti-Abbasiyah: Bani Umayyah · Hulagu Khan · Bani Fathimiyah
Lain-lain
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan