Jumat, 16 Oktober 2026
06:38 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M
Al-Mustanjid

Al-Mustanjid

Bagikan:
Untuk Khalifah Kairo abad ke-15 di bawah Kesultanan Mamluk, lihat Al-Mustanjid II.
al-Mustanjid
المستنجد بالله
Khalīfah
Amirul Mukminin
330px-Dinar_of_Abbasid_caliph_al-Mustanjid_557_AH.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Dinar emas al-Mustanjid pada tahun 557 H
Khalifah ke-32 Abbasiyah
Khalifah Abbasiyah di Bagdad
Berkuasa12 Maret 1160 – 18 Desember 1170
Pendahulual-Muqtafi
Penerusal-Mustadi
Lahir1124
Bagdad, Kekhalifahan Abbasiyah
Meninggal18 Desember 1170 (umur 46)
Bagdad, Kekhalifahan Abbasiyah
Pemakaman
Bagdad
Ayahal-Muqtafi
IbuThawus
SelirZubaidah binti Abu Nasr bin Al-Mustazhir[1]
Ghaddha
Keturunanal-Mustadi
Nama lengkap
Abu al-Muzaffar Yusuf bin Muhammad al-Muqtafi al-Mustanjid bi-llah
DinastiAbbasiyah
AgamaIslam Sunni

Abu al-Muẓaffar Yusuf bin Muhammad al-Muqtafi (bahasa Arab:أبو المظفّر يوسف بن محمد المقتفي; 1124 – 20 Desember 1170), lebih dikenal dengan nama pemerintahannya al-Mustanjid bi-llah (المستنجد بالله) adalah khalifah Abbasiyah di Bagdad dari tahun 1160 hingga 1170. Ia adalah putra Khalifah sebelumnya al-Muqtafi.

Biografi

Al-Mustanjid lahir pada tahun 1124. Ia adalah putra khalifah al-Muqtafi dan ibunya adalah seorang Umm walad bernama Thawus. Nama lengkapnya adalah Yusuf bin Muhammad al-Muqtafi dan Kunya adalah Abu al-Muzhaffar. Ketika Yusuf masih seorang pangeran muda, ayahnya menjadi khalifah pada tahun 1136. Ayahnya memerintah selama hampir dua puluh empat tahun sampai kematiannya pada tahun 1160. Ketika ayahnya meninggal, ia naik takhta. Ia melanjutkan kebijakan ayahnya dan ia juga mengukuhkan Awn al-Din bin Hubayra sebagai wazirnya. Awn al-Din sebelumnya menjabat sebagai wazir untuk ayahnya. Masa jabatan Awn al-Din[2] menandai kemunduran terakhir pengaruh Seljuk di istana Abbasiyah (lihat Perang Abbasiyah–Seljuk), dan melihat berkembangnya pembelajaran Hanbali di Bagdad. Ibnu Hubayra juga terlibat dalam penaklukan Mesir Fathimiyah oleh Nuruddin Zanki.[2]

250px-Dirham_of_Najm_al-Din_Alpi%2C_AH_547-572.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Dirham Artuqiyah Najm al-Din Alpi, mungkin dicetak di Mardin, dengan nama al-Mustanjid

Salah satu istri al-Muqtafi, ibu tiri al-Mustanjid, menginginkan putranya sendiri untuk menjadi penerus takhta. Ia berhasil membujuk banyak amir untuk memihaknya, dan menyuruh para budak perempuan mereka bersenjatakan belati untuk membunuh khalifah baru. Al-Mustanjid mengetahui rencana itu dan memenjarakan putra dan ibu pemberontak itu.

Sekitar waktu ini, dinasti Fathimiyah akhirnya runtuh setelah bertahan selama 260 tahun. Sang penakluk, Salahuddin, meskipun dirinya seorang Muslim ortodoks, awalnya tidak menyatakan keyakinan Sunni di tengah-tengah orang-orang yang masih menganut ajaran dan praktik sekte Syiah. Namun, ia segera menemukan dirinya mampu melakukannya; dan dengan demikian supremasi spiritual Abbasiyah kembali menang, tidak hanya di Suriah, tetapi di seluruh Mesir dan semua wilayah jajahannya.

Tidak banyak yang bisa dikatakan selain bahwa khalifah ini terus menduduki posisi yang kurang lebih independen, dengan wazir dan lingkungan istana, dan hanya didukung oleh kekuatan kecil yang cukup untuk operasi lokal sesekali.

Silsilah

Abbas
pendiri Bani Abbasiyah
Ibnu Abbas
Ali
Muhammad
Ibrahim1. AS-SAFFAH
(k. 750-754)
2. AL-MANSUR
(k. 754-775
Musa
3. AL-MAHDI
(k. 775-785)
5. AR-RASYID
(k. 786-809)
4. AL-HADI
(k. 785-786
Ibrahim al-Mubarak
6. AL-AMIN
(k. 809-813)
7. AL-MA'MUN
(k. 813-833)
8. AL-MU'TASHIM
(k. 833-842
al-Qasimal-Mu'taman
9. AL-WATSIQ
(k. 842-847)
10. AL-MUTAWAKKIL
(k. 847-861)
12. AL-MUSTA'IN
(k. 862-866)
14. AL-MUHTADI
(k. 869-870)
13. AL-MU'TAZZ
(k. 866-869)
11. AL-MUNTASHIR
(k. 861-862)
al-Muwaffaq15. AL-MU'TAMID
(k. 870-892)
16. AL-MU'TADHID
(k. 892-902)
17. AL-MUKTAFI
(k. 902-908)
18. AL-MUQTADIR
(k. 908-935)
19. AL-QAHIR
(k. 932-934)
22. AL-MUSTAKFI
(k. 944-946)
20. AR-RADHI
(k. 934-940)
Ishaq21. AL-MUTTAQI
(k. 940-944)
23. AL-MUTHI'
(k. 946-974)
25. AL-QADIR
(k. 991-1031)
24. ATH-THA'I
(k. 974-991)
26. AL-QA'IM
(k. 1031-1075)
27. AL-MUQTADI
(k. 1075-1094)
28. AL-MUSTAZHIR
(k. 1094-1118)
29. AL-MUSTARSYID
(k. 1118-1135)
30. AL-MUQTAFI
(k. 1136-1160)
30. AR-RASYID
(k. 1135-1136)
32. AL-MUSTANJID
(k. 1160-1170)
33. AL-MUSTADHI'
(k. 1170-1180)
34. AN-NASHIR
(k. 1180-1225)
35. AZH-ZHAHIR
(k. 1225-1226)
1. AL-MUSTANSHIR II
Berkuasa di Kairo
36. AL-MUSTANSHIR
(k. 1226-1242)
37. AL-MUSTA'SHIM
(k. 1242-1258)


Catatan:[3]

  • k. merupakan tahun kekuasaan
  • Angka, merupakan nomor urut seseorang menjadi khalifah.
  • Nama dengan huruf kapital merupakan khalifah yang berkuasa.

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ Rudainy, Al; Saud, Reem (Juni 12, 2015). "The Role of Women in the Būyid and Saljūq Periods of the Abbasid Caliphate (339-447/9501055&447-547/1055-1152): The Case of Iraq". University of Exeter. hlm. 87–88, 129. Diakses tanggal April 14, 2024.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. 1 2 Makdisi 1971, hlm. 802–803.
  3. ↑ Imam As-Suyuthi (2006). Tarikh Khulafa' [Sejarah Para Penguasa Islam]. Jakarta: Al-Kautsar. ISBN 979-592-175-4.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)

Sumber

Al-Mustanjid
Lahir: 1124 Meninggal: 20 Desember 1170
Jabatan Islam Sunni
Didahului oleh:
Al-Muqtafi
Khalifah Islam
Kekhalifahan Abbasiyah

12 Maret 1160 – 20 Desember 1170
Diteruskan oleh:
Al-Mustadi
Pendiri
Khalifah di Bagdad
Khalifah di Kairo
Wilayah penting
Tokoh lainnya
pro-Abbasiyah: Ibrahim al-Imam - anti-Abbasiyah: Bani Umayyah · Hulagu Khan · Bani Fathimiyah
Lain-lain


Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi tokoh Islam ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan