Minggu, 20 September 2026
21:46 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak

Yukhal

Yukhal bin Selemya adalah nama Ibrani seorang laki-laki yang dicatat dua kali pada Alkitab Ibrani, semuanya pada Kitab Yeremia. Ia adalah seorang pejabat tinggi pada istana Kerajaan Yehuda semasa pemerintahan raja Zedekia (597-586 SM). Raja Zedekia menyuruhnya pergi kepada nabi Yeremia untuk mendoakan mereka semua serta meminta nasihat.[1]

Nama

Nama "Yukhal" secara lengkap ditulis "Yehukhal" mengandung makna: "Yahweh berkuasa". Terbentuk dari dua kata yaitu "Yehu" kependekan dari "YHWH" ("Yehuwah" atau "Yahweh"; nama pribadi Allah), dan "Khal" yang berarti "mampu" atau "berkuasa".[2]

Catatan Alkitab

Pada suatu kali raja Zedekia menyuruh Yukhal bin Selemya dan imam Zefanya bin Maaseya kepada Yeremia untuk meminta: "Berdoalah hendaknya untuk kami kepada TUHAN, Allah kita!"[1]
Tetapi Sefaca bin Matan, Gedalya bin Pasyhur, Yukhal bin Selemya dan Pasyhur bin Malkia mendengar perkataan yang tidak henti-henti diucapkan oleh Yeremia kepada segenap orang banyak itu:[3]

Meterai Yukhal

Artikel utama: Meterai Yukhal

Pada tahun 2005, arkeolog Dr. Eilat Mazar, memimpin tim ekskavasi dari Hebrew University of Jerusalem, sedang melakukan penggalian di bagian utara "Kota Daud" ketika seorang koleganya melihat sepotong kecil tanah liat di dalam debu. Kepingan tanah liat itu asalnya digunakan untuk memeteraikan seutas tali yang diikatkan pada suatu gulungan kertas papirus, yaitu surat-surat penting. Meterai atau "bulla" itu memuat tiga baris tulisan dalam huruf Ibrani Kuno yang berbunyi: "Milik Yehukhal (=Yukhal), bin Shelemiyahu (=Selemya), bin Shovi.”[4] Pada tahun 2008 di dekat tempat yang sama, tim itu juga menemukan potongan meterai (dikenal sebagai Meterai Gedalya) milik Gedalya bin Pasyhur yang disebut bersama-sama Yukhal dalam ayat yang sama di dalam Kitab Yeremia.[4][5]

Lihat pula

Referensi

  1. 1 2 Yeremia 37:3
  2. Kamus Alkitab Sabda - Yukhal
  3. Yeremia 38:1
  4. 1 2 Meterai para penangkap nabi Yeremia diketemukan - Archeology News Report
  5. Musuh-musuh Yeremia, memuat gambar meterai Yukhal dan Gedalya, yang memenjarakan nabi Yeremia

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan