Senin, 28 September 2026
14:21 WIB
TERKINI
Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Hukum Sorotan Tajam: Hunian Mewah di Area Asimilasi Lapas Cibinong Jadi Perdebatan Kolom Mahkamah Konstitusi Kubur Ambang Batas Pilpres, Desakan Tak Menghidupkan Kembali Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Hukum Sorotan Tajam: Hunian Mewah di Area Asimilasi Lapas Cibinong Jadi Perdebatan Kolom Mahkamah Konstitusi Kubur Ambang Batas Pilpres, Desakan Tak Menghidupkan Kembali Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan
Yasir Hadibroto

Yasir Hadibroto

Pahlawan Revolusi Kemerdekaan

Yasir Hadibroto
250px-Lampung_Governor%2C_Yasir_Hadibroto.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Gubernur Lampungke-4
Masa jabatan
1978–1993
PresidenSoeharto
WakilSubki E. Harun (1980–88)
PendahuluR. Sutiyoso
PenggantiPoedjono Pranyoto
Informasi pribadi
Lahir(1923-10-23)23 Oktober 1923
Meninggal6 Mei 2003(2003-05-06) (umur 79)
AlmamaterPETA (1945)
Karier militer
Dinas/cabang40px-Insignia_of_the_Indonesian_Army.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail TNI Angkatan Darat
Pangkat40px-20-TNI_Army-MG.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Mayor Jenderal TNI
SatuanInfanteri

Yasir Hadibroto (23 Oktober 1923 – 6 Mei 2003) adalah Gubernur Lampung periode 1978-1988.[1] Ia diangkat sebagai Gubernur Lampung menggantikan R. Sutiyoso. Sebelumnya, ia juga pernah menjadi Anggota DPR RI mewakili ABRI. Pada tanggal 22 November 1965, ia memimpin eksekusi langsung Ketua Partai Komunis Indonesia DN Aidit[2] dan sejumlah tokoh elite PKI atas arahan langsung Pangkopkamtib Letjen TNI Soeharto. Ia terkenal atas perannya memimpin operasi penumpasan ribuan para kader PKI yang dilakukan secara cepat, taktis dan tersembunyi sehingga tidak menimbulkan kehebohan dan ketegangan.

Karier Militer

Ia merupakan jenderal angkatan 45. Yasir mulai berkenalan dengan dunia militer, saat ia masuk Pembela Tanah Air (PETA) pada zaman Jepang pada tahun 1945. Ia memang dikenal dekat dengan Soeharto, Pangkostrad yang kemudian jadi Presiden kedua RI.

Yasir pernah bertugas di Jawa Tengah, berdinas di Kodam Diponegoro, Kodam yang pernah dipimpin Soeharto. Yasir juga kenyang dengan berbagai tugas operasi militer. Misalnya, pada tahun 1958, ikut membantu Kolonel Ahmad Yani dalam operasi penumpasan PRRI I di Sumatera. Pada tahun 1958, ia dipercaya oleh Soekarno untuk membantu Kolonel Ahmad Yani dalam operasi penumpasan PRRI I di Sumatra.[2] Setelah D.N. Aidit terbunuh, ia ditarik ke Jakarta, kemudia ia menjadi Panglima Komando Tempur II Kostrad dan Panglima Kodam Bukit Barisan di Sumatra dari tahun 1971 hingga 1973.[3] Setelah itu, beliau menjabat sebagai Panglima Kodam Diponegoro Jawa Tengah (1973–1977).[3]

Ia ditunjuk menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Pada tahun 1978 dan kemudian diangkat sebagai Gubernur Lampung.[2] Ia begitu kagum dengan kepemimpinan Soeharto. Mereka berdua pernah dididik militer Jepang dalam Tentara Sukarela Pembela Tanah Air (PETA) dengan pangkat Shodanco (Komandan Peleton) tahun 1942.[2]

Riwayat Jabatan

  • Danki Yon Banteng Raider
  • Danyon 400/Banteng Raider (1959–1960)
  • Danyon 412/Bharata Eka Sakti (1962)
  • Danbrigif 4/Dewa Ratna (1963–1965)
  • Danrem 074/Warastratama (1965–1966)[4]
  • Pangkopur II Kostrad (1968–1971)
  • Pangdam Bukit Barisan (1971–1973)[5]
  • Pangdam VII/Diponegoro (1973–1977)
  • Gubernur Lampung (1978–1988)

Karier Sipil

Pada saat ia berada dipuncak kekuasaan, ia dipercaya menduduki posisi Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) pada tahun 1977–1978. Setahun kemudian ia diangkat menjadi Gubernur Provinsi Lampung pada tahun 1978[5]

Wafat

Yasir Hadibroto wafat pada tanggal 6 Mei 2003 dan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama Kalibata.[6]

Penghargaan

Tanda Jasa

Ia mendapatkan sejumlah tanda jasa baik dari dalam maupun luar negeri, diantaranya;[7]

Baris ke-1 Bintang Mahaputera Utama (10 Agustus 1987)[8][9] Bintang Gerilya
Baris ke-2 Bintang Sakti Bintang Dharma Bintang Kartika Eka Paksi Pratama (1985)[10]
Baris ke-3 Bintang Yudha Dharma Nararya (1987)[11] Bintang Kartika Eka Paksi Nararya Bintang Jalasena Nararya
Baris ke-4 Bintang Sewindu Angkatan Perang Republik Indonesia Satyalancana Kesetiaan 24 Tahun Satyalancana Kesetiaan 16 Tahun
Baris ke-5 Satyalancana Bhakti Satyalancana Perang Kemerdekaan I Satyalancana Perang Kemerdekaan II
Baris ke-6 Satyalancana G.O.M II Satyalancana G.O.M VI Satyalancana Saptamarga
Baris ke-7 Satyalancana Wira Dharma Satyalancana Penegak Commander of the Order of Orange-Nassau - Belanda

Referensi

  1. ↑ "Indonesian Provinces". World Statesmen. World Statesmen. Diakses tanggal 29 Oktober 2017.
  2. 1 2 3 4 Matanasi, Petrik (20 Juli 2018). "Jasir Hadibroto dan Eksekusi Mati D.N. Aidit". https://tirto.id/jasir-hadibroto-dan-eksekusi-mati-dn-aidit-cPvz. Diakses tanggal 22 September 2019.{{cite web}}: Tautan eksternal dalam |website=Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. 1 2 Bachtiar, Harsya W. (1988). Siapa dia? : perwira tinggi Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI-AD). Jakarta: Djambatan. ISBN 979-428-100-X. OCLC 19300155.
  4. ↑ Dyantoro, Sunu (2015-10-04). Dyantoro, Sunu (ed.). "EKSKLUSIF: Kisah Kolonel TNI Tembak Leher Ketua CC PKI Aidit". Tempo.co. Diakses tanggal 2022-08-24.
  5. 1 2 Ahsan, Ivan Aulia. "Jasir Hadibroto dan Eksekusi Mati D.N. Aidit". tirto.id. Diakses tanggal 2022-08-24.
  6. ↑ "Daftar Makam Tahun 2002-2004". Direktorat Kepahlawanan, Keperintisan, dan Kesetiakawanan Sosial. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2013-10-15. Diakses tanggal 7 Januari 2022.
  7. ↑ Lembaga Pemilihan Umum 1983, hlm. 876-877.
  8. ↑ "Daftar WNI yang Mendapat Tanda Kehormatan Bintang Mahaputera tahun 1959 s.d. 2003" (PDF). Sekretariat Negara Republik Indonesia. Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 2022-08-05. Diakses tanggal 2021-01-20.
  9. ↑ DPP Golkar, Indonesia (1986). Mediakarya majalah bulanan Dewan Pimpinan Pusat Golongan Karya · Edisi 31-52. Indonesia: Golongan Karya (Organization). Dewan Pimpinan Pusat. hlm. 44.{{cite book}}: line feed karakter dalam |title= pada posisi 11Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  10. ↑ Indonesia. Angkatan Bersenjata, Indonesia (1985). Mimbar kekaryaan ABRI.Edisi 177-189. Indonesia: Departemen Pertahanan Keamanan, Staf Pembinan Karyawan. hlm. 69.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  11. ↑ Pusat Penerangan HANKAM, Indonesia (1987). Dharmasena. Indonesia: Indonesia. Departemen Pertahanan-Keamanan. hlm. 23.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)

Pranala luar

Jabatan militer
Didahului oleh:
Pohan
Pangdam Bukit Barisan
1972–1973
Diteruskan oleh:
Muhammad Ismail
Jabatan politik
Didahului oleh:
R. Sutiyoso
Gubernur Lampung
1978–1988
Diteruskan oleh:
Poedjono Pranyoto
120px-Coat_of_arms_of_Lampung.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
*Miring: Penjabat & Pelaksana tugas
Bupati
60px-Coat_of_arms_of_Lampung.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Wali Kota
Wakil Bupati
Wakil Wali Kota
Terakhir diperbarui: 19 Juli 2026
Terakhir diperbarui: 8 Oktober 2025
(Pj.) = Penjabat; (Plt.) = Pelaksana Tugas; (Plh.) = Pelaksana Harian; (Pjs.) = Pejabat Sementara.


Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi politikus Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan