Kamis, 15 Oktober 2026
23:57 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M
Oman Sachroni

Oman Sachroni

birokrat Indonesia

Bagikan:
Oman Sachroni
250px-Acting_Lampung_Governor%2C_Oman_Sachroni.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kepala Arsip Nasional Republik Indonesia
Masa jabatan
2003 –6 Juli 2004
PresidenMegawati Sukarnoputri
PendahuluMukhlis Paeni
PenggantiDjoko Utomo
Sekretariat Kementerian Negara Pendayagunaan Aparatur Negara
Masa jabatan
2001–2004
PendahuluSolichin
PenggantiPrapto Hadi
Gubernur Lampung
Masa jabatan
7 Oktober 1997 –26 Januari 1998
PendahuluPoedjono Pranyoto
PenggantiOemarsono
Bupati Subangke-3
Masa jabatan
21 November 1998 –21 November 1993
GubernurYogie Suardi Memet
Nana Nuriana
PendahuluSukanda Kartasasmita
PenggantiAbdul Wahyan
Informasi pribadi
Lahir(1944-04-04)4 April 1944
Meninggal2021[butuh rujukan]
AlmamaterAkademi Pemerintahan Dalam Negeri

Drs. H. Oman Sachroni, M. Si. (lahir 4 April 1944) adalah mantan birokrat asal Indonesia yang pernah menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Kementerian Negara Pendayagunaan Aparatur Negara sejak 2001 sampai masa pensiunnya pada 2004.[1] Dalam kiprahnya, ia pernah berdinas di Departemen Dalam Negeri dan menjabat beberapa posisi penting, seperti Bupati Lebak, Bupati Lebak dari tahun 1983 hingga 1988, Bupati Subang dari tahun 1988 hingga 1993, Pejabat Yang Melaksanakan Tugas Gubernur Lampung dari tahun 1997 hingga 1998 dan sebagai Dirjen Pemerintahan Umum dan Otonomi Daerah dari tahun 1996 hingga 1998. Setelahnya, ia dimutasi sebagai Kepala Arsip Nasional Republik Indonesia sejak 2003 hingga 2004.

Kehidupan awal dan pendidikan

Oman Sachroni lahir pada tanggal 4 April 1944 di Bandung, Masa Pendudukan Jepang. Usai lulus SMA, Sachroni mendaftar di Akademi Pemerintahan Dalam Negeri dan lulus pada tahun 1966. Dia mengikuti studi lebih lanjut dalam tata kelola permerintahan, lalu memperoleh gelar sarjana dalam ilmu tata kelola pemerintahan pada tahun 1972.[2][3]

Karier birokrasi

Sachroni mengawali karier birokrasinya sebagai pegawai negeri sipil di tingkat kabupaten. Setelah lulus dari Institut Ilmu Pemerintahan, ia diangkat sebagai asisten urusan kepegawaian di Kabupaten Bekasi. Setahun kemudian, ia mendapat promosi menjadi Kasubdit Pembangunan di Pemkot Bekasi. Lalu menjadi Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi dari tahun 1974 hingga 1983.[3]

Usai dipercaya menjabat sebagai sekretaris daerah di Kabupaten Bekasi, Sachroni diangkat menjadi bupati di dua kabupaten berbeda. Pertama kali diangkat sebagai bupati di Lebak, yang saat itu masih menjadi bagian dari Provinsi Jawa Barat dari tahun 1983 hingga 1988. Setelahnya dia menjabat Subang dari tahun 1988 hingga 1993. Seusai menjabat bupati, dia berdinas di Departemen Dalam Negeri pada tahun 1993 dan menjadi Direktur Pemerintahan Daerah di kementerian tersebut.[3]

Pada tanggal 4 Oktober 1996, Sachroni menjadi Direktur Jenderal Pemerintahan Umum dan Otonomi Daerah di Departemen Dalam Negeri,[2] menggantikan Sumitro Maskun yang saat itu memasuki masa pensiun.[4] Pada masa itu, dirinya sempat ditugaskan sebagai Pelaksana Jabatan (Pj) Gubernur Lampung, menggantikan sementara Poedjono Pranyoto yang terpilih sebagai Wakil Ketua MPR . Pada masa kepemimpinannya, Sachroni ditugaskan untuk mengadakan pemilihan gubernur di DPRD Lampung untuk memilih gubernur definitif baru. Oemarsono, yang sebelumnya menjabat sebagai wakil gubernur dari Pranyoto, terpilih sebagai gubernur definitif pada tahun 1998.[5] Setelah itu pada Juli 1998, Oman Syachroni ditarik kembali untuk menjabat sebagai direktur jenderal pada Departemen Dalam Negri hingga menjadi staf ahli Menteri Dalam Negeri.[6]

Lebih dari 20 tahun mengabdi di Kementerian Dalam Negeri, Oman Sachroni dipindahkan ke Kementerian Negara Pendayagunaan Aparatur Negara pada tahun 2000 dan menjabat sebagai sekretaris di sana.[7] Kurang lebih tiga tahun berdinas, dia dipercaya menjabat sebagai Kepala Arsip Nasional. Dia memegang posisi tersebut selama kurang lebih satu tahun, karena pada 6 Juli 2004 dia mengundurkan diri dan pensiun sebagai pegawai negeri.[8]

Kehidupan pribadi

Oman Sachroni menikah dengan perempuan bernama Kamarini Kamil dan memiliki seorang anak.[3]

Referensi

  1. ↑ "Sekretaris Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Dari Masa Ke Masa". Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Indonesia. 2022-01-07. Diakses tanggal 2024-05-17.
  2. 1 2 "Oman Sachroni, "Caretaker" Gubernur Lampung". Kompas. 8 Oktober 1997. hlm. 8. Diakses tanggal 23 Mei 2022.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)"Oman Sachroni, "Caretaker" Gubernur Lampung". Kompas. 8 October 1997. p. 8. Retrieved 23 May 2022.
  3. 1 2 3 4 Buku kenangan KRA XXVIII Lemhannas: Kursus Reguler Angkatan XXVIII. Departemen Pertahanan dan Keamanan RI, Lembaga Ketahanan Nasional. 1995. hlm. 134.Buku kenangan KRA XXVIII Lemhannas: Kursus Reguler Angkatan XXVIII (in Indonesian). Departemen Pertahanan dan Keamanan RI, Lembaga Ketahanan Nasional. 1995. p. 134.
  4. ↑ "Sari Berita Sosial Politik: Masa Bakti Dirjen PUOD Berakhir". Kompas. 2 Oktober 1996. hlm. 14. Diakses tanggal 24 Mei 2022.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. ↑ "Aspirasi Daerah Harus Makin Nyata Di Pusat: Oemarsono Gubernur Lampung". Kompas. 27 Januari 1998. hlm. 8. Diakses tanggal 24 Mei 2022.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. ↑ "Sari Berita Sosial – Politik: Pergantian Dirjen PUOD". Kompas. 2 Juli 1998. hlm. 6. Diakses tanggal 24 Mei 2022.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  7. ↑ "Sekretaris Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Dari Masa Ke Masa". Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. 7 Januari 2022. Diakses tanggal 24 Mei 2022.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  8. ↑ "Dokumen Pemilu Harus Diamankan". Kompas. 7 Juli 2004. hlm. 9. Diakses tanggal 24 Mei 2022.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan