Sabtu, 10 Oktober 2026
10:47 WIB
TERKINI
Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Hukum Pujianto Divonis 8 Bulan Penjara: Perdagangan Ajinomoto Palsu Merugikan Konsumen Lampung Lampung Diprediksi Cerah Berawan, Hujan Lokal Sambangi Beberapa Wilayah Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Hukum Pujianto Divonis 8 Bulan Penjara: Perdagangan Ajinomoto Palsu Merugikan Konsumen Lampung Lampung Diprediksi Cerah Berawan, Hujan Lokal Sambangi Beberapa Wilayah
Winfried Freudenberg

Winfried Freudenberg

Bagikan:
Winfried Freudenberg
250px-Winfriedfreudenberg_wallofrememberance.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lahir(1956-08-29)29 Agustus 1956
Meninggal8 Maret 1989(1989-03-08) (umur 32)
Penyebab kematian
Kecelakaan balon gas buatan rumah saat berupaya untuk meninggalkan Berlin Timur
52°25′47″N 13°13′26″E / 52.4297°N 13.2239°E / 52.4297; 13.2239 (Empty balloon found in branches of a tree)
Jenazah ditemukan
Backyard of a garden villa in Zehlendorf
52°26′01″N 13°15′38″E / 52.4336°N 13.2606°E / 52.4336; 13.2606 (Vicinity of Winfried Freudenberg crash site)
PekerjaanInsinyur listrik
Dikenal karenaKorban tewas terakhir dalam upaya membangkan Jerman Timur dengan melintasi Tembok Berlin

Winfried Freudenberg (29 Agustus 1956 – 8 Maret 1989) adalah orang terakhir yang tewas dalam upaya melarikan diri dari Jerman Timur ke Jerman Barat dengan melintasi Tembok Berlin saat ia jatuh dari sebuah balon udara di ketinggian di atas Berlin Barat.[1][2][3]

Biografi

Freudenberg lahir di Osterwieck, dan dibesarkan di kota Saxony-Anhalt, Lüttgenrode, dekat apa yang kemudian menjadi perbatasan antara Jerman Timur, yang saat itu merupakan bagian dari Blok Timur komunis, sebagai negara satelit Uni Soviet, dan Jerman Barat.

Referensi

  1. ↑ Martin Ahrends; Udo Baron & Hans-Hermann Hertle. "Chronicle of the Berlin Wall". Deutschlandradio.
  2. ↑ "Balloon Tragedy". Weekly World News. 1989-05-02.
  3. ↑ "Berlin Pays Tribute to Last Person Shot Crossing Wall". Spiegel Online International. 2009-02-06. Diakses tanggal 2009-05-23.
Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Winfried Freudenberg.
Artikel utama
Monumen, museum
dan gelari
Perlintasan
Kematian terkait
Tembok
Tokoh lain yang dikaitkan
dengan Tembok
Tembok dalam pidato
Dalam budaya populer
Lain-lain
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan