Senin, 05 Oktober 2026
02:47 WIB
TERKINI
Lampung Musim Hujan Lampung 2026/2027: BMKG Prediksi Puncak Januari, Awalnya Mundur Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 4 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan Ringan Hukum Pakar Hukum Unila: Objektivitas Fakta Krusial dalam Kasus Diksar Mahepel Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Lampung Musim Hujan Lampung 2026/2027: BMKG Prediksi Puncak Januari, Awalnya Mundur Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 4 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan Ringan Hukum Pakar Hukum Unila: Objektivitas Fakta Krusial dalam Kasus Diksar Mahepel Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya
Ida Siekmann

Ida Siekmann

Bagikan:
Ida Siekmann
250px-Window_idasiekmann.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Foto Ida Siekmann muncul di surat kabar Berlin Bild Zeitung pada 23 Agustus 1961, sehari setelah kematiannya pada apa yang menjadi ulang tahun ke-59nya
Lahir(1902-08-23)23 Agustus 1902
Meninggal22 Agustus 1961(1961-08-22) (umur 58)
Penyebab kematian
Loncat dari jendela apartemen lantai tiga (menurut standar Eropa)/apartemen lantai empat (Standar Amerika Utara) di Bernauer Straße untuk mencapai Berlin Barat
Jenazah ditemukan
Bernauer Strasse 48
52°32′25″N 13°24′10″E / 52.5402°N 13.4029°E / 52.5402; 13.4029 (Site of Ida Siekmann fatality)
Tempat peristirahatan terakhir
Urnenfriedhof Seestraße Berlin-Wedding
52°33′08″N 13°21′16″E / 52.5521°N 13.3544°E / 52.5521; 13.3544 (Location of Ida Siekmann's grave)
Monumen"Window Of Remembrance", Berlin
Dikenal karenaKorban pertama Tembok Berlin

Ida Siekmann (23 Agustus 1902 – 22 Agustus 1961) adalah seorang perawat Jerman yang menjadi orang pertama yang diketahui tewas di Tembok Berlin, hanya sembilan hari setelah permulaan pembangunannya.

Biografi

Ida Siekmann lahir pada 23 Agustus 1902, di Gorken dekat Marienwerder, Prusia Barat di Kekaisaran Jerman (sekarang Górki, Kabupaten Kwidzyn, Polandia). Ia pindah ke Berlin di mana ia bekerja sebagai perawat, dan pada Agustus 1961, menjadi janda, meskipun ini tidak diketahui saat ia menjanda.[1] Siekmann tinggal di Bernauer Straße 48 di distrik Mitte, dan memiliki seorang saudari, Martha L., yang tinggal hanya berjarak beberapa blok di Lortzingstraße.[2][3][4]

Referensi

  1. ↑ Bild Zeitung article, "Dem Opfer der Unfreiheit", 29 August 1961 (Jerman).
  2. ↑ Peter Galante and Jack Miller, "The Berlin Wall" (pp 79–80), 1 January 1965, Arthur Baker Ltd., ASIN B0000CMM6U.
  3. ↑ Biography at Chronik der Mauer.de (Jerman).
  4. ↑ Hamburger Abendblatt article "In der Tasche der Toten fand man die Adresse der Schwester", 23 August 1961 (Jerman).

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Ida Siekmann.
Artikel utama
Monumen, museum
dan gelari
Perlintasan
Kematian terkait
Tembok
Tokoh lain yang dikaitkan
dengan Tembok
Tembok dalam pidato
Dalam budaya populer
Lain-lain
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan