Sabtu, 03 Oktober 2026
11:54 WIB
TERKINI
Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan
Winfried Freudenberg

Winfried Freudenberg

Bagikan:
Winfried Freudenberg
250px-Winfriedfreudenberg_wallofrememberance.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lahir(1956-08-29)29 Agustus 1956
Meninggal8 Maret 1989(1989-03-08) (umur 32)
Penyebab kematian
Kecelakaan balon gas buatan rumah saat berupaya untuk meninggalkan Berlin Timur
52°25′47″N 13°13′26″E / 52.4297°N 13.2239°E / 52.4297; 13.2239 (Empty balloon found in branches of a tree)
Jenazah ditemukan
Backyard of a garden villa in Zehlendorf
52°26′01″N 13°15′38″E / 52.4336°N 13.2606°E / 52.4336; 13.2606 (Vicinity of Winfried Freudenberg crash site)
PekerjaanInsinyur listrik
Dikenal karenaKorban tewas terakhir dalam upaya membangkan Jerman Timur dengan melintasi Tembok Berlin

Winfried Freudenberg (29 Agustus 1956 – 8 Maret 1989) adalah orang terakhir yang tewas dalam upaya melarikan diri dari Jerman Timur ke Jerman Barat dengan melintasi Tembok Berlin saat ia jatuh dari sebuah balon udara di ketinggian di atas Berlin Barat.[1][2][3]

Biografi

Freudenberg lahir di Osterwieck, dan dibesarkan di kota Saxony-Anhalt, Lüttgenrode, dekat apa yang kemudian menjadi perbatasan antara Jerman Timur, yang saat itu merupakan bagian dari Blok Timur komunis, sebagai negara satelit Uni Soviet, dan Jerman Barat.

Referensi

  1. ↑ Martin Ahrends; Udo Baron & Hans-Hermann Hertle. "Chronicle of the Berlin Wall". Deutschlandradio.
  2. ↑ "Balloon Tragedy". Weekly World News. 1989-05-02.
  3. ↑ "Berlin Pays Tribute to Last Person Shot Crossing Wall". Spiegel Online International. 2009-02-06. Diakses tanggal 2009-05-23.
Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Winfried Freudenberg.
Artikel utama
Monumen, museum
dan gelari
Perlintasan
Kematian terkait
Tembok
Tokoh lain yang dikaitkan
dengan Tembok
Tembok dalam pidato
Dalam budaya populer
Lain-lain
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan