Minggu, 20 September 2026
20:30 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Win Maung

Win Maung

politikus, Myanmar

Dalam nama Burma ini, Mahn adalah sebuah sebutan kehormatan, bukan nama pemberian.
Manh Win Maung
မန်းဝင်းမောင်
250px-Mahn_Win_Maung.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Presiden Burma
Masa jabatan
13 Maret 1957 –2 Maret 1962
PendahuluBa U
PenggantiNe Win
(Ketua Dewan Revolusioner Uni burma)
Informasi pribadi
Lahir(1916-04-17)17 April 1916
Hlezeit, Kotapraja Kyonpyaw, Distrik Bassein, Myanmar Hilir, Kemaharajaan Britania
Meninggal4 Juli 1989(1989-07-04) (umur 73)
Yangon, Myanmar
Partai politikAFPFL
Suami/istriMya May
AlmamaterUniversitas Rangoon
Penghargaan sipil
Independence Mawgunwin (Second Class)

Mahn Win Maung (bahasa Burma:မန်းဝင်းမောင် pengucapan bahasa Burma: [máɰ̃wɪ́ɰ̃màʊɰ̃]; 17 April 1916  4 Juli 1989) adalah seorang negarawan yang menjadi presiden ketiga Persatuan Birma (Myanmar).

Masa muda

Win Maung berasal dari etnis Karen. Ia lahir pada 17 April 1916 di kawasan delta Irrawaddy, dari pasangan Daw Tharya dan U Shwe Yin. Dia lulus dengan gelar B.A. dari Universitas Rangoon pada tahun 1937.

Karier

Antara tahun 1947 dan 1956, ia menjabat sebagai Menteri Pertambangan dan Tenaga Kerja, Menteri Perhubungan dan Telekomunikasi, serta Menteri Perairan, Udara dan Perkapalan Pesisir.

Ia ditunjuk oleh Perdana Menteri U Nu sebagai presiden pada Maret 1957.[1] Ia menjabat selama lima tahun sampai 2 Maret 1962, ketika kudeta oleh Jenderal Ne Win menggulingkan pemerintahan sipil yang dipimpin U Nu. Win Maung dipenjara antara tahun 1962 dan 1967.

Kehidupan pribadi

Win Maung menjalani perawatan kesehatan di Amerika Serikat sejak 16 hingga 28 Desember 1957. Selama kunjungannya ke sana, ia menemui Dwight D. Eisenhower, Presiden Amerika Serikat ke-34.[2]

Referensi

  1. "Myanmar's Presidents Since Independence". THE IRRAWADDY.
  2. "Visits By Foreign Leaders of Burma". United States Department of State.

Pranala luar

Wikimedia Commons memiliki media mengenai Win Maung.
Jabatan politik
Didahului oleh:
Ba U
Presiden Burma
1957–1962
Diteruskan oleh:
Ne Win
Ketua Dewan Persatuan Revolusioner
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan