Minggu, 20 September 2026
22:42 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Ba U

Ba U

Hakim, Myanmar

Ba U
ဘဦး
250px-BaU_PresidentBurma_%E1%80%98%E1%80%A6%E1%80%B8_1955.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Presiden Burma ke-2
Masa jabatan
16 Maret 1952 –13 Maret 1957
PendahuluSao Shwe Thaik
PenggantiWin Maung
Informasi pribadi
Lahir(1887-05-26)26 Mei 1887
Meninggal9 November 1963(1963-11-09) (umur 76)
Partai politikLiga Kebebasan Rakyat Anti Fasis
Suami/istriDaw Nyein (meninggal 1922)
Daw Aye (meninggal 1941)
PendidikanMA (Cantab), LLD
AlmamaterUniversitas Cambridge
Pekerjaan
  • Politikus
  • pengacara
Penghargaan sipil
Thiri Thudhamma Thingaha

Sir Ba U, KBE (bahasa Burma:ဘ ဦး, ba̰ʔú; 26 Mei 1887  9 November 1963), adalah seorang politikus dan pengacara Myanmar. Ia menjabat sebagai Ketua Mahkamah Agung Burma dari 1948 hingga 1952,[1] dan Presiden Persatuan Burma dari 16 Maret 1952 hingga 13 Maret 1957.

Lahir

Ba U lahir pada 26 Mei 1887 di Pathein di delta Irrawaddy, dari pasangan U Poe Hla dan Daw Nyunt.

Pendidikan

Dia lulus dari Sekolah Menengah Negeri Rangoon. Pada tahun 1907 ia kuliah di Universitas Cambridge untuk belajar hukum dan lulus pada tahun 1912. Pada awal 1950-an, ia dianugerahi gelar Doctor of Letters dari Universitas Rangoon.[2]

Karier

Pada mulanya, ia bekerja sebagai pengacara di Yangon antara tahun 1913 dan 1921. Pada tahun 1921 ia menjadi hakim distrik. Karier Ba U menanjak ketika ia menjabat Ketua Mahkamah Agung Burma dari tahun 1948 sampai 1952. Dia dianugerahi gelar bangsawan pada tahun 1947. Selain itu, Ba U adalah anggota partai Liga Kebebasan Rakyat Anti Fasis. Ba U menjabat sebagai hakim di masa pemerintahan Inggris, Jepang, dan awal kemerdekaan. Ba U juga menulis autobiografi yang berjudul Ba, My Burma: The Autobiography of a President (New York: Taplinger, 1958).

Keluarga

Pada tahun 1913 ia menikah dengan Daw Nyein, putri pensiunan hakim distrik Aung Zan, dan mereka memiliki dua putra. Daw Nyein meninggal pada tahun 1922. Ba U menikah lagi pada tahun 1923 dengan Daw Aye, putri gubernur Soe Pe. Dengan istri keduanya, ia memiliki dua putra dan seorang putri. Daw Aye meninggal pada tahun 1941. Sementara Ba U meninggal pada tanggal 9 November 1963.

Catatan kaki

Jabatan politik
Didahului oleh:
Sao Shwe Thaik
Presiden Myanmar
1952–1957
Diteruskan oleh:
Win Maung
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan