Senin, 21 September 2026
02:56 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Waitrose

Waitrose

jaringan swalayan Britania

Artikel ini berisi konten yang ditulis dengan gaya sebuah iklan. Bantulah memperbaiki artikel ini dengan menghapus konten yang dianggap sebagai spam dan pranala luar yang tidak sesuai, dan tambahkan konten ensiklopedis yang ditulis dari sudut pandang netral dan sesuai dengan kebijakan Wikipedia. (Juni 2018)
Waitrose & Partners
250px-Waitrose_%26_Partners_logo.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
JenisAnak perusahaan
IndustrISupermarket
PendiriWallace Waite
Arthur Rose
David Taylor[1]
Wilayah yang dilayani
Britania Raya
ProdukMakanan
LayananSupermarket, Toko daring
PendapatanKenaikan £5.400,4 juta[2]
Kenaikan £173,5 juta[2]
Kenaikan £123,3 juta
PemilikJohn Lewis Partnership
Jumlah karyawan
Kenaikan52.590[3]
IndukJohn Lewis Partnership
250px-Waitrose.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Cabang Waitrose di Cheadle Hulme, dibangun pada tahun 2007, merupakan cabang Waitrose pertama di Inggris Utara yang dibangun sejak awal sebagai gerai ritel

Waitrose & Partners (sebelumnya bernama Waitrose) adalah sebuah merek supermarket grosir asal Britania Raya yang dimiliki oleh John Lewis Partnership. Kantor pusat perusahaan ini berlokasi di Bracknell dan Victoria, Inggris.[4] Waitrose & Partners memiliki 335 gerai di seantero Britania Raya,[5] termasuk 65 toko kelontong yang diberi nama "Little Waitrose". Perusahaan ini menguasai 5,1% pangsa pasar, sehingga menjadikannya toko grosir terbesar kedelapan di Britania Raya.[6] Waitrose juga mengekspor produknya ke 52 negara dan memiliki cabang di Timur Tengah.[7]

Waitrose & Partners, atau biasanya disebut "Waitrose", dideskripsikan oleh The Telegraph dan The Guardian sebagai toko grosir "kelas atas", walaupun mantan direktur utama perusahaan ini, Mark Price menyatakan bahwa harga barang di Waitrose tidak berbeda jauh dengan di Tesco.[8][9][10]

Perusahaan ini memegang gelar kontraktor kerajaan untuk memasok barang-barang grosir, anggur, dan minuman beralkohol ke Ratu Elizabeth II[11] dan mulai tanggal 1 Januari 2011, juga ke Pangeran Charles.[12]

Sejarah

Didirikan pada tahun 1904 oleh Wallace Waite, Arthur Rose, dan David Taylor, perusahaan ini memulai sejarahnya sebagai sebuah toko grosir kecil dengan nama Waite, Rose & Taylor di Acton, London Barat.[13] Pada tahun 1908, dua tahun setelah David Taylor keluar, nama "Waitrose" yang berasal dari gabungan nama belakang Wallace dan Arthur pun mulai dipakai. Pada tahun 1937, perusahaan ini resmi diambil alih oleh John Lewis Partnership. Pada saat itu, perusahaan ini telah memiliki sepuluh gerai dan 160 pegawai.[13] Pada tahun 1944, John Lewis Partnership membeli toko grosir asal Essex Selatan, yakni Schofield and Martin yang telah memiliki 12 gerai.[14] Gerai Schofield and Martin di Southend High Street pun diubah menjadi toko swalayan pada tahun 1951 dan dioperasikan oleh Waitrose. Nama Schofield and Martin tetap digunakan hingga dekade 1960-an, dan kemudian diganti dengan nama Waitrose.

Pada tahun 1955, Waitrose membuka gerai pertamanya di Streatham, London, lalu terus berekspansi ke seantero London dan Inggris Tenggara selama dekade 1960-an. Pada dekade 1970-an, Waitrose membuka cabang di Hampshire, Bedfordshire, Essex, dan Cambridgeshire. Pada tanggal 16 Juni 2016, Waitrose membuka gerai paling selatannya di Truro, Cornwall.[15]

Pada tahun 1981, layanan konter diperkenalkan untuk daging segar, ikan, keju. Pada tahun 1983, Waitrose menjadi jaringan supermarket besar pertama yang menjual makanan organik.

Sejak tahun 2000, Waitrose melanjutkan ekspansinya, termasuk membeli gerai Somerfield,[16] Morrisons,[17] Woolworths,[18] The Co-operative Group, dan Sandpiper CI, yang sekaligus menandai ekspansi Waitrose ke Inggris Utara dan Skotlandia.

Pada tahun 2009, perusahaan ini menjalin kemitraan dengan Alliance Boots, sehingga Boots dapat membuka apotek di dalam gerai Waitrose dan gerai Boots juga dapat menjual produk makanan dari Waitrose.[19] Kemitraan tersebut diakhiri pada tahun 2012 karena dianggap kurang sukses, sehingga Boots menggantikan produk dari Waitrose dengan produk dari SuperValu milik Musgrave.[20]

Pada bulan Oktober 2011, Waitrose membuka sebuah Pusat Pemenuhan di London Barat sebagai bagian dari Layanan Pengantaran Daring Waitrose.com. Hal ini memungkinkan Waitrose untuk menawarkan layanan daring ke konsumennya di London, yang sebelumnya terbatas karena adanya perjanjian komersial antara Waitrose dengan Ocado.[21]

Hingga bulan Agustus 2016, Waitrose telah memiliki 350 gerai di seantero Britania Raya dan membuka gerai nontunai pertama di Britania Raya, tepatnya di kantor pusat Sky dengan nama Little Waitrose.[22]

Masalah profitabilitas pada akhir dekade 2010-an membuat John Lewis mengumumkan penutupan lima gerai Waitrose pada tahun 2018 dan penjualan lima gerai Waitrose pada tahun 2019.[23]

Merek dan pemasaran

250px-Waitrose_Logo.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Logo Waitrose dari tahun 2004 hingga 2018

Bekas logo Waitrose dirancang oleh Monotype Imaging dan Interbrand.[24][25]

Iklan Waitrose menekankan keunikan penjualannya. Contohnya perbedaan dalam proses produksi, yakni menekankan pada kualitas produk atau keahlian mitranya (staf). Pemasaran terbaru juga berupaya menggambarkan Waitrose lebih etis daripada supermarket lain, terutama terkait produk Fairtrade.

Waitrose mensponsori Reading F.C. mulai tahun 2008 hingga 2015,[26] dan tim kriket Inggris mulai tahun 2013 hingga 2016.[27]

Pada bulan Maret 2010, Waitrose meluncurkan serangkaian iklan, dalam bentuk cetak, daring, dan di televisi nasional, dengan menampilkan chef Delia Smith dan Heston Blumenthal.

250px-Waitrose_token.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sebuah koin amal Waitrose 'Community Matters'
250px-Waitrose_stall%2C_Headingley_Stadium_during_the_second_day_of_the_England-Sri_Lanka_test_%2821st_April_2014%29.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kios promosi Waitrose di Headingley selama pertandingan uji coba antara Inggris dan Sri Lanka pada tahun 2014.

Waitrose Duchy Organic

Artikel utama: Waitrose Duchy Organic

Pada tahun 1983, Waitrose menjadi jaringan supermarket besar pertama yang menjual makanan organik, dan pada tahun 2008, Waitrose telah menguasai 18% pangsa pasar makanan organik. Pada bulan September 2009, Duchy Originals, produsen makanan organik yang didirikan oleh Pangeran Charles diselamatkan oleh Waitrose, dengan Waitrose setuju untuk menyetok produk tersebut, dan membayar sejumlah komisi ke yayasan amal milik pangeran. Sebagai balasannya, Pangeran Charles pun mengunjungi gerai Waitrose dan mengadakan makan malam dengan pimpinan Waitrose beserta pasangannya.[28] Pada tahun 2010, merek ini diubah namanya menjadi Duchy Originals from Waitrose (kemudian Waitrose Duchy Organic) dengan penambahan sejumlah produk baru.[29]

Essential Waitrose

Menyadari bahwa Waitrose berisiko dianggap sebagai peritel hanya untuk acara khusus, bukannya untuk kebutuhan sehari-hari, perusahaan ini pun meluncurkan merek "Essential Waitrose" pada bulan Maret 2009. Pemasarannya menggunakan slogan "Quality you'd expect at prices you wouldn't". Sebanyak 1.400 produk pun diberi merek ini dengan menggunakan kemasan sederhana berwarna putih.[30] Sejumlah orang menganggap bahwa ada sejumlah produk Essential Waitrose yang tidak terlalu esensial, seperti ratatouille Provençal dan limoncello. Walaupun begitu, Essential Waitrose sangat laku. Hingga tahun 2016, Essential Waitrose terdiri dari lebih dari 2.000 produk dan mencatatkan penjualan tahunan sebesar £1,1 miliar, menjadikannya satu dari hanya lima merek makanan dan minuman di Britania Raya yang bernilai lebih dari £1 miliar.[31]

Waitrose & Partners No.1

Pada tahun 2016, Waitrose memperkenalkan Waitrose 1, sebagai merek makanan premium. Merek ini menawarkan "yang terbaik dari Waitrose" dan pada saat diluncurkan terdiri dari 520 produk makanan.[31] Pada tahun 2019, merek ini diubah namanya menjadi Waitrose & Partners No.1 dengan sejumlah produk baru ditambahkan.

Waitrose Lovelife

Merupakan produk sehat dari Waitrose, di mana daging dihitung kalorinya dan makanan lain seperti buah dan sayur didiskon untuk mempromosikan gaya hidup sehat.

Heston from Waitrose

Heston from Waitrose merupakan merek makanan premium yang meliputi produk yang terinspirasi atau dibuat oleh chef Heston Blumenthal.

Referensi

  1. "Founders". Ciao. Diarsipkan dari asli tanggal 10 Juli 2010. Diakses tanggal 25 Februari 2010.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. 1 2 "Partnership Brochure" (PDF). John Lewis Partnership. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 3 Januari 2010. Diakses tanggal 25 Februari 2009.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. Mattinson, Alec (4 Mei 2018). "Waitrose shed more than 3,700 staff last year, accounts show". The Grocer.{{cite magazine}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. "Head Office Location". John Lewis Partnership. Diarsipkan dari asli tanggal 5 Agustus 2011. Waitrose head office Waitrose Limited Doncastle Road Southern Industrial Area Bracknell Berkshire RG12 8YA{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. "John Lewis Partnership - Who we are". www.johnlewispartnership.co.uk. Diakses tanggal 31 Oktober 2020.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. "Market Share of Grocery Stores in Great Britain". 17 Juni 2019. Diakses tanggal 24 Juli 2019.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  7. "Waitrose". John Lewis Partnership. John Lewis Partnership plc. Diarsipkan dari asli tanggal 2018-12-29. Diakses tanggal 27 Desember 2017.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  8. Ruddick, Graham (27 Desember 2013). "Changing the 'upmarket' perception of Waitrose". The Daily Telegraph. London. Diakses tanggal 8 Januari 2014.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  9. Wood, Zoe (29 Juni 2011). "Waitrose or Lidl? Shoppers in a divided Britain compare supermarkets deals". The Guardian. London. Diakses tanggal 8 Januari 2014.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  10. "Supermarket wars: Now upmarket Waitrose wants to open branch in Stoke Newington". Hackney Citizen. 18 September 2013. Diakses tanggal 8 Januari 2014.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  11. Womack, Sarah (2 Desember 2002). "Waitrose awarded a royal warrant". The Daily Telegraph. London. Diakses tanggal 25 Februari 2009.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  12. "The Waitrose Press Centre Another Royal Warrant for Waitrose". Waitrose.presscentre.com. Diarsipkan dari asli tanggal 5 Maret 2012. Diakses tanggal 25 Desember 2012.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  13. 1 2
  14. "Acquisition of small food chains by Linda Moroney – Waitrosememorystore.co.uk". Diakses tanggal 31 Maret 2016.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  15. "'Exciting times' as Waitrose and Great Cornish Food Shop open". West Briton. 16 Juni 2016. Diakses tanggal 16 Juni 2016.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)[pranala nonaktif permanen]
  16. "Somerfield sells shops". BBC News. 26 Januari 2000. Diakses tanggal 25 Februari 2009.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  17. Finch, Julia (26 Maret 2000). "Waitrose buys former Safeway shops". The Guardian. London. Diakses tanggal 25 Februari 2009.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  18. Finch, Julia (19 Juni 2008). "Is Woolies finished?". The Guardian. London. Diakses tanggal 25 Februari 2009.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  19. Creevy, Jennifer (24 September 2009). "Waitrose chases convenience market and signs deal with Boots UK". Retail Week. Diakses tanggal 25 Desember 2012.{{cite magazine}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  20. Zuke, Elinor (30 Agustus 2012). "Boots turns to Musgrave after Waitrose trial flops". The Grocer. Diakses tanggal 25 Desember 2012.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  21. "Waitrose opens first cashless shop". Waitrose Media Centre. Waitrose. Diakses tanggal 26 Desember 2017.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  22. Sarah Butler (7 Maret 2019). "John Lewis cuts staff bonus to lowest level since 1953". The Guardian.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  23. "Monotype". Monotype. Diarsipkan dari asli tanggal 2013-03-17. Diakses tanggal 25 Februari 2009.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  24. "Interbrand Portfolio". Interbrand. Diarsipkan dari asli tanggal 16 Desember 2008. Diakses tanggal 25 Februari 2009.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  25. "Confirmed: Waitrose renew with Royals". www.readingfc.co.uk. Diakses tanggal 23 Mei 2016.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  26. "ECB loses crucial wicket as Waitrose announces it will not renew sponsorship deal". International Business Times UK. 12 Februari 2016. Diakses tanggal 23 Mei 2016.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  27. Smithers, Rebecca (10 September 2009). "Waitrose in deal with Prince Charles's Duchy Originals food company". The Guardian. London. Diakses tanggal 27 Mei 2010.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  28. "The New Face Of British Organic Food". Duchy Originals. 2 Agustus 2010. Diarsipkan dari asli tanggal 6 Agustus 2010. Diakses tanggal 5 Agustus 2010.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  29. "2010: Waitrose, Brand Extension - Case Study". The Marketing Society. 9 Juni 2012. Diakses tanggal 23 Januari 2017.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  30. 1 2 Harry Wallop (1 April 2016). "Why Waitrose is launching its first premium range". The Telegraph. Diakses tanggal 15 Juni 2016.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pranala luar

Wikimedia Commons memiliki media mengenai Waitrose.
Toko kelontong besar di Afrika
Timur
Utara
Selatan
Toko kelontong besar di Asia
Timur
Tenggara
Selatan
Barat
Tutup
Toko kelontong besar di Eropa
Utara
Selatan
Timur
Barat
Tutup
Toko kelontong besar di Amerika Utara
Kanada
Honduras
Mexico
Amerika Serikat
Tutup
Toko kelontong besar di Oseania
Australia
Selandia Baru
Dipilih oleh
YM Ratu
Coat of arms of Her Majesty The Queen

Coat of arms of Her Majesty The Queen (Scotland)

Coat of arms of His Royal Highness The Duke of Edinburgh

Badge of His Royal Highness The Prince of Wales
Dipilih oleh
YM Adipati Edinburgh
Dipilih oleh
YM Pangeran Wales
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan