Minggu, 20 September 2026
21:54 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Cacar

Cacar

penyakit virus menular yang telah diberantas

60px-Star_of_life_caution.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini memberikan informasi dasar tentang topik kesehatan. Informasi dalam artikel ini hanya boleh digunakan untuk penjelasan ilmiah; bukan untuk diagnosis diri dan tidak dapat menggantikan diagnosis medis. Wikipedia tidak memberikan konsultasi medis. Jika Anda perlu bantuan atau hendak berobat, berkonsultasilah dengan tenaga kesehatan profesional.
Untuk kegunaan lain, lihat Cacar (disambiguasi).
Cacar
SpesialisasiPenyakit menular Sunting ini di Wikidata
Variola virus
250px-Smallpox_virus_virions_TEM_PHIL_1849.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Klasifikasi virus
Grup:
Grup I (dsDNA)
Famili:
Genus:
Spesies:
Variola vera
Artikel takson sembarang

Variola atau cacar adalah penyakit menular pada manusia yang disebabkan oleh virus Variola major atau Variola minor.[1] Penyakit ini dikenal dengan nama Latinnya, Variola atau Variola vera, yang berasal dari kata Latin varius, yang berarti "berbintik", atau varus yang artinya "jerawat".

Variola muncul pada pembuluh darah kecil di kulit serta di mulut dan kerongkongan. Di kulit, penyakit ini menyebabkan ruam, dan kemudian luka berisi cairan. V. major menyebabkan penyakit yang lebih serius dengan tingkat kematian 30–35%. V. minor menyebabkan penyakit yang lebih ringan (dikenal juga dengan alastrim, cottonpox, milkpox, whitepox, dan Cuban itch) yang menyebabkan kematian pada 1% penderitanya.[2][3] Akibat jangka panjang infeksi V. major adalah bekas luka, umumnya di wajah, yang terjadi pada 65–85% penderita.[4]

Virus cacar

Artikel utama: Virus cacar

Virus cacar termasuk dalam famili Poxvirus yaitu dikenal sebagai virus binatang yang terbesar disaat ini, seperti layaknya virus vaccinia (penyakit cacar pada sapi).[5]

Pada tahun 1964, Profesor Rijk Gispen melakukan penelitian terkait virus ini dari monyet Dunia Lama.[6]

Referensi

  1. Ryan KJ, Ray CG (editors) (2004). Sherris Medical Microbiology (Edisi 4th ed.). McGraw Hill. hlm. 525–8. ISBN 0838585299.{{cite book}}: |author= memiliki nama generik; |edition= memiliki teks tambahan
  2. Behbehani AM (1983). "The smallpox story: life and death of an old disease". Microbiol Rev. 47 (4): 455–509. PMC 281588. PMID 6319980.
  3. "Smallpox". Armed Forces Institute of Pathology: Department of Infectious and Parasitic Diseases. Diarsipkan dari versi asli pada 2007-10-09. Diakses tanggal 2008-10-28.
  4. Jezek Z, Hardjotanojo W, Rangaraj AG (1981). "Facial scarring after varicella. A comparison with variola major and variola minor". Am. J. Epidemiol. 114 (6): 798–803. PMID 7315828.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link)
  5. Ichtiar Baru Van Hoeve;Hassan Shadily. Ensiklopedia Indonesia,Jilid 7(edisi khusus). Jakarta:PT Ichtiar Baru Van Hoeve.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link) Pemeliharaan CS1: Lokasi penerbit (link)
  6. https://books.google.co.id/books?id=pO-YdZjojHEC&pg=PA682

Bacaan lebih lanjut

Pranala luar

Wikimedia Commons memiliki media mengenai Smallpox.
Pemberantasan
penyakit manusia
Berhasil
Sedang berlangsung
(global)
Sedang berlangsung
(regional)
250px-Dracunculiasis_and_Poliomyelitis_cases_per_year.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pemberantasan
penyakit hewan
Berhasil
Sedang berlangsung
Program
Pemberantasan
Global
Regional
Topik terkait
Ikon rintisan

Artikel bertopik penyakit ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan