Senin, 21 September 2026
00:54 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Frambusia

Frambusia

60px-Star_of_life_caution.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini memberikan informasi dasar tentang topik kesehatan. Informasi dalam artikel ini hanya boleh digunakan untuk penjelasan ilmiah; bukan untuk diagnosis diri dan tidak dapat menggantikan diagnosis medis. Wikipedia tidak memberikan konsultasi medis. Jika Anda perlu bantuan atau hendak berobat, berkonsultasilah dengan tenaga kesehatan profesional.
"Patek" beralih ke halaman ini. Untuk gampong di Aceh, lihat Patek, Sampoiniet, Aceh Jaya.
Frambusia
Nama lainframbesia tropica, thymosis, polypapilloma tropicum, parangi, bouba, frambösie,[1] pian[2]
SpesialisasiInfectious disease
250px-COLLECTIE_TROPENMUSEUM_Een_Europeaan_vaccineert_Indonesische_pati%C3%ABnten_met_neosalvarsaan_tegen_de_ziekte_framboesia_TMnr_10006691.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Seorang dokter Eropa menangani frambusia pada seorang wanita Indonesia.

Frambusia, patek atau puru[3] (bahasa Inggris:yaws) adalah infeksi tropis pada kulit, tulang dan sendi yang disebabkan oleh bakteri spiroket Treponema pallidum pertenue.[4][5] Penyakit ini berawal dengan pembengkakan keras dan bundar pada kulit, dengan diameter 2 sampai 5 cm.[5] Bagian tengah dari pembengkakan bisa pecah dan membentuk ulkus.[5] Luka kulit awal ini biasanya sembuh setelah tiga sampai enam bulan.[6] Setelah beberapa minggu sampai beberapa tahun, sendi dan tulang dapat terasa sakit, kelelahan dapat berkembang, dan luka kulit baru mungkin muncul.[5] Kulit telapak tangan dan telapak kaki dapat menjadi tebal dan membuka.[6] Tulang (terutama pada hidung) dapat berubah bentuk.[6] Setelah lima tahun atau lebih daerah yang luas dari kulit bisa mati, meninggalkan bekas luka.[5]

Frambusia menyebar melalui kontak langsung dengan cairan dari luka orang yang terinfeksi.[6] Kontak biasanya bersifat non-seksual.[6] Penyakit ini paling umum pada anak-anak, yang menyebarkannya dengan bermain bersama-sama.[5] Penyakit treponema terkait lainnya adalah bejel (Treponema pallidum endemicum), pinta (Treponema pallidum caratium), dan sifilis (Treponema pallidum pallidum).[6] Frambusia sering didiagnosis dengan munculnya luka.[6] Tes antibodi darah mungkin berguna tetapi tidak dapat memisahkan infeksi sebelumnya dari infeksi saat ini.[6] Reaksi berantai polimerase (polymerase chain reaction, PCR) adalah metode yang paling akurat dari diagnosis.[6]

Salah satu cara pencegahan adalah dengan menyembuhkan mereka yang menderita penyakit sehingga mengurangi risiko penularan.[6] Di mana penyakit ini umum, memberikan pengobatan kepada seluruh masyarakat efektif untuk mengatasi frambusia.[6] Meningkatkan kebersihan dan sanitasi juga akan menurunkan penyebarannya.[6] Pengobatan biasanya dengan antibiotik termasuk azitromisin melalui mulut atau benzatin penisilin melalui injeksi.[6] Tanpa pengobatan, cacat fisik terjadi pada 10% kasus.[6]

Frambusia umum di setidaknya 14 negara tropis pada tahun 2012.[5][6] Penyakit ini hanya menginfeksi manusia.[6] Pada tahun 1950-an dan 1960-an Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) hampir memusnahkan frambusia.[6] Sejak itu jumlah kasus telah meningkat dan ada upaya baru untuk memusnahkan penyakit ini secara global pada tahun 2020.[6] Perkiraan terakhir dari jumlah orang yang terinfeksi lebih dari 500.000 pada tahun 1995.[4] Meskipun salah satu deskripsi pertama dari penyakit ini dibuat pada tahun 1679 oleh Willem Piso, bukti arkeologi menunjukkan bahwa frambusia mungkin telah ada di antara manusia sejauh 1,6 juta tahun yang lalu.[5]

Referensi

  1. Rapini RP, Bolognia JL, Jorizzo JL (2007). Dermatology: 2-Volume Set. St. Louis: Mosby. ISBN 1-4160-2999-0.
  2. James WD, Berger TG, et al. (2006). Andrews' Diseases of the Skin: clinical Dermatology. Saunders Elsevier. ISBN 0-7216-2921-0. OCLC 62736861.
  3. "frambusia". Kamus Besar Bahasa Indonesia. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-06-23. Diakses tanggal 24 Maret 2017.
  4. 1 2 Mitjà O; Hays R; Rinaldi AC; McDermott R; Bassat Q (2012). "New treatment schemes for yaws: the path toward eradication" (pdf). Clinical Infectious Diseases. 55 (3): 406–412. doi:10.1093/cid/cis444. PMID 22610931. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2014-05-18. Diakses tanggal 2017-03-24.
  5. 1 2 3 4 5 6 7 8 Mitjà O; Asiedu K; Mabey D (2013). "Yaws". Lancet. 381 (9868): 763–73. doi:10.1016/S0140-6736(12)62130-8. PMID 23415015.
  6. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 "Yaws Fact sheet N°316". World Health Organization. Februari 2014. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2014-03-03. Diakses tanggal 27 Februari 2014.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pranala luar

Wikimedia Commons memiliki media mengenai Yaws.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan