Kamis, 29 Oktober 2026
21:50 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Kereta rel listrik Tokyo Metro seri 05

Kereta rel listrik Tokyo Metro seri 05

tipe kereta api di Indonesia

Bagikan:
Tokyo Metro Seri 05
330px-Tokyo_Metro_05-110F_New_Livery.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tokyo Metro 05-010F memasuki Stasiun Ancol
Jenis bakal pelantingKereta Rel Listrik
BeroperasiYa (Tidak beroperasi lagi di Indonesia)
ProdusenKinki Sharyo, Hitachi, Nippon Sharyo, Kawasaki Heavy Industries, Tokyu Car Corporation
DigantikanTokyo Metro 15000 series (Hanya Batch 1)
Mulai beroperasi1988-Sekarang
Tanggal rehabilitasi
Tanggal dirucat2010–
Jml. sudah diproduksi430 kereta (43 set)
Jml. beroperasi
  • 188 kereta (05 series)
  • 190 kereta (05N series)
  • 40 kereta (Indonesia)
Formasi3,10 Kereta per set (Jepang)
8 Kereta per set (Indonesia)
Operator
DepoFukagawa & Ayase (Tokyo Metro)
Depok (KAI Commuter)
Jalur dilayani
Data teknis
Panjang kereta20 m (65 ft 7 in)
Pintu4 tiap kereta
Elektrifikasi1,500 V DC overhead
BogieTipe Bolsterless air spring bogie
AbarRem Pneumatik Elektronik dan Rem Regeneratif
Alat perangkaiTipe Shibata
Konfigurasi tempat dudukMendatar
Lebar sepur1.067 mm (3 ft 6 in)

Kereta rel listrik Tokyo Metro 05 TM 05 (営団・東京メトロ05系, Eidan/Tōkyō Metoro 05-kei) adalah kereta rel listrik buatan Jepang dan kini beroperasi di lintas Commuter Jabodetabek. KRL ini didatangkan ke Indonesia pada tahun 2010 hingga tahun 2012. KRL ini diproduksi oleh Nippon Sharyo, Kawasaki Heavy Industries, Hitachi, Kinki Sharyo, dan Tokyu Car Corporation pada tahun 1988 hingga tahun 2004 dalam berbagai generasi, dan antar generasi tersebut memiliki perbedaan yang cukup terlihat.

Pada awal kedatangannya di indonesia, KRL ini didatangkan dengan 10 rangkaian kereta. Namun saat pengoperasian dipotong menjadi 8 Rangkaian kereta.

Warnanya disamakan dengan KRL Tōkyō Metro 7000, yaitu silver dengan strip merah-kuning dan warna merah di muka. Di jendela kabin juga dipasangi teralis besi untuk mencegah kaca pecah akibat pelemparan batu ballast oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Seluruh rangkaiannya dimiliki oleh Depo KRL Depok (DP).[1] Sedangkan Pemeliharaan Akhir (PA) KRL ini dilakukan di Depo KRL Depok maupun di Balai Yasa Manggarai.

Sejarah

Penggunaan di Jepang (1988-sekarang)

KRL Tokyo Metro seri 05 pertama kali diproduksi dan dioperasikan pada tahun 1988 di jalur Tozai, dan diproyeksikan mengganti KRL seri 5000 yang usianya mulai menua. KRL ini dibuat sebanyak 43 rangkaian formasi 10 kereta, dengan perbedaan-perbedaan di antara setiap kelompok pembuatannya (batch). 24 rangkaian pertama memiliki bentuk interior maupun eksterior seperti yang kita kenal di Indonesia, sedangkan 19 rangkaian berikutnya memiliki bentuk yang lebih aerodinamis dan dikenal sebagai seri 05N.

Pada tahun 2010, seiring mulai beroperasinya KRL Tokyo Metro 15000, yang bertepatan juga pada saat PT KCJ sedang melakukan pengadaan unit KRL baru, KRL ini didatangkan ke Indonesia bersama KRL Tokyo Metro seri 7000. Kedatangan kereta ini berlangsung hingga tahun 2012 dengan total 8 rangkaian yang didatangkan ke Indonesia. Pada tahun yang sama, rangkaian 05-011F dikembalikan ke pabriknya yaitu Kinki Sharyo dan kemudian dimodifikasi menjadi KRD, tetapi karena suatu hal kemudian rangkaian ini dirucat.[2]

Pada akhirnya, tersisa rangkaian 05-001F, 05-003F, 05-006F, dan 05-013F di Jepang sebagai rangkaian seri 05 kelompok pertama yang terakhir. Keempat rangkaian ini kemudian formasinya diperpendek menjadi 3 kereta per rangkaian, dilakukan perbaikan besar-besaran (refurbishment), dan didinaskan di jalur cabang Chiyoda dari Ayase ke Kita-Ayase.

Sementara rangkaian 05-014 hingga 05-018 sejak Desember 2012 hingga beberapa tahun berikutnya menjalani B-Refurbishment untuk mengalami perbaikan, khususnya penggantian propulsi daya menjadi VVVF-IGBT dan juga motor traksinya kini menggunakan tipe Permanent Magnet Synchronous Motors (PMSM).

Penggunaan di Indonesia (2010-2025)

Kereta ini pertama kali diimpor dari Jepang pada bulan Agustus 2010, yaitu rangkaian 05-002F dan 05-007F. KRL yang didatangkan adalah Tokyo Metro 05 generasi pertama (batch 1) yang telah digantikan oleh KRL Tokyo Metro seri 15000 (05-001F sampai 05-013F) yang tidak mendapatkan jatah B-refurbishment.

Pada bulan Januari 2011, diimpor lagi dari Jepang sejumlah tiga rangkaian yaitu 05-008F, 05-009F, dan 05-010F yang masih merupakan bagian dari kontrak pengadaan 5 rangkaian seri 05 dan 4 rangkaian seri 7000 ditandatangani tahun 2010.

Pada pertengahan 2012, rangkaian 05-004F, 05-005F, dan 05-012F ikut didatangkan ke Indonesia bersamaan dengan KRL-KRL seri 6000, sebagai rangkaian kereta seri 05 yang terakhir didatangkan ke Indonesia hingga saat ini. Seluruh rangkaian KRL seri 05 yang didatangkan ke Indonesia kini masih beroperasi, terkecuali rangkaian 05-007F yang rusak akibat mengalami anjlok dan menabrak peron di Stasiun Cilebut pada tahun 2012.

Rangkaian ini kemudian dirucat di Stasiun Cikaum untuk kereta 05-107 dan 05-007, dan di Depo KRL Depok untuk kereta-kereta lainnya kecuali kereta 05-407 dan 05-507.

Per Rabu, 17 Desember 2025, Kereta 05-010 - 05-110 resmi dipensiunkan dan akan disimpan di emplasemen Depo Depok sambil menunggu nasib dirucat atau ditanahkan.[3]

Pada 2 Januari 2026, Tokyo Metro 05-010 - 05-210 (7 Rangkaian) Resmi Di-tanahkan Di Depo Depok, Kecuali Kabin Tokyo Metro 05-110 Rencana dikirim ke Mako Brimob.[4]

Pada 7 Januari 2026, Setelah Tokyo Metro 05-008 Last Run Di Priok Line Sejak Februari 2025, Tokyo Metro 05-008, 05-608, 05-808, 05-908 & 05-108 (5 Rangkaian) Resmi Di-tumpuk di Dipo Depok bersama Rangkaian 05-604, Kecuali Rangkaian Telah Di-retrofit ke INKA 05-208, 05-308 & 05-708 (3 Rangkaian).[5]

Formasi rangkaian

Formasi asli rangkaian KRL seri 05 di jalur Tozai adalah sebagai berikut.

Nomor12345678910
Penomoran KuHa 05-100MoHa 05-200MoHa 05-300SaHa 05-400MoHa 05-500SaHa 05-600SaHa 05-700MoHa 05-800MoHa 05-900KuHa 05-000
Kodifikasi TC1M1M2TcMc1TTM1M2TC2

Untuk formasi KRL seri 05 di jalur Chiyoda adalah sebagai berikut.

Nomor123
Penomoran KuMoHa 05-100MoHa 05-200KuHa 05-000
Kodifikasi CMM1CT

Di Indonesia, rangkaian seri 05 dioperasikan dengan formasi 8 kereta dengan melepas kereta 4 (05-400) dan 5 (05-500) sebagai berikut.

Nomor12345678
Penomoran KuHa 05-100MoHa 05-200MoHa 05-300SaHa 05-600SaHa 05-700MoHa 05-800MoHa 05-900KuHa 05-000
Kodifikasi TC1M1M2TTM1M2TC2

Kereta-kereta 05-400 dan 05-500 tersebut beberapa dikirimkan ke Stasiun Cikaum untuk dikumpulkan, namun ada juga yang masih di Balai Yasa Manggarai maupun Depo KRL Depok.

Daftar rangkaian

Seluruh rangkaian KRL seri 05 yang beroperasi di Indonesia merupakan rangkaian-rangkaian batch awal yang diproduksi antara tahun 1988-1991.

Daftar rangkaian 4-Quadrant Chopper (Formasi 8 Kereta)
  Susunan rangkaian
 
 
 
Nomor12345678
05-002F▲ 05-102*05-202*05-302*05-602▲05-702▲05-802▲05-902*05-002*
05-004F▲ 05-104*05-204*05-304*05-604*05-704▲05-804▲05-904▲05-004*
05-005F▲ 05-105▲05-205▲05-305*05-605▲05-705*05-805▲05-905*05-005▲
05-007F† 05-107†05-207†05-307†05-607†05-707†05-807†05-907†05-007†
05-008F▲ 05-108*05-208▲05-308▲05-608*05-708▲05-808*05-908*05-008*
05-009F▲ 05-109*05-209▲05-309▲05-609▲05-709▲05-809▲05-909▲05-009▲
05- 010F* 05-110*05-210*05-310*05-610*05-710*05-810*05-910*05-010*
05-012F▲ 05-112▲05-212▲05-312▲05-612▲05-712▲05-812▲05-912▲05-012▲

Keterangan:

  • " ▲ " = Unit telah dikirim ke PT INKA Madiun untuk retrofit
  • " † " = Unit tidak beroperasi akibat kecelakaan
  • " * " = Unit sudah tidak beroperasi reguler
  • Tidak bertanda = Masih aktif beroperasi di lintas KAI Commuter

[6]

Insiden

  • Pada tanggal 4 Oktober 2012, rangkaian 05-007F anjlok di sekitar stasiun Cilebut, pukul 06.15 WIB. Kereta yang rusak adalah kereta ke-3[7] (MoHa 05-307) yang keluar rel dan membentur peron. Evakuasi berjalan sulit dan harus ditolong dengan dua crane dari Daop II (Crane Kirow) dan Daop III (Crane Gottwald), serta mengerahkan KRD NR Djoko Tingkir yang ditarik lokomotif CC 201. Karena kerusakannya yang amat parah, KRL ini tidak beroperasi lagi.[8]
  • Pada tanggal 30 November 2015, salah satu rangkaian KRL Tokyo Metro seri 05 menabrak Bus Transjakarta yang sedang melayani rute Koridor 8 di perlintasan sebidang Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Akibat kejadian ini, bagian depan Bus Transjakarta mengalami rusak parah, dan membuat perjalanan kereta api Commuter Line Tangerang dan pengendara yang melintasi Jalan Panjang Raya terganggu.[9]

Galeri

  • TM05-004F berangkat Stasiun Kampung Bandan
  • Tokyo Metro 05-010F setelah perawatan, Memasuki Stasiun Ancol Satu-satunya seri 05 yang memakai skema pewarnaan KAI Commuter abu-abu-merah-putih.
    Tokyo Metro 05-010F setelah perawatan, Memasuki Stasiun Ancol Satu-satunya seri 05 yang memakai skema pewarnaan KAI Commuter abu-abu-merah-putih.
  • TM05-008 tiba di Stasiun Jakarta Kota
    TM05-008 tiba di Stasiun Jakarta Kota
  • Uji coba KRL TM 05 Relasi Depok - Manggarai PP.
  • Potret TM 05-010F beberapa saat sebelum melakukan perjalanan terakhirnya ke Depo KRL Depok di Stasiun Bogor. Argo Pangrango sepuh dah intinya.......
    Potret TM 05-010F beberapa saat sebelum melakukan perjalanan terakhirnya ke Depo KRL Depok di Stasiun Bogor. Argo Pangrango sepuh dah intinya.......

Referensi

  1. ↑ Database KRL
  2. ↑ https://railf.jp/news/2010/06/02/154300.html
  3. ↑ AfifFahreza (2025-12-17), TERIMA KASIH TM 05-010!!! || PENGIRIMAN KRL TM 05-010 MENUJU DIPO DEPOK DARI DIPO BOGOR, diakses tanggal 2025-12-18
  4. ↑ AlphaRP Railway (2026-01-02), TERIMAKASIH TM 05-010 😭🥀 !! PROSES UNSPOOR KERETA KRL TM 05-010 & JR 203-106 di Dipo KRL Depok, diakses tanggal 2026-02-16
  5. ↑ AlphaRP Railway (2026-01-12), TERIMAKASIH TM 05-008😭🥀 !! PROSES UNSPOOR KERETA KRL TM 05-008 & TM 05-004 di Depo KRL Depok, diakses tanggal 2026-02-16
  6. ↑ http://www.krfj.net/hatenaki/me/05.html Daftar rangkaian TM 05 dalam Bahasa Jepang
  7. ↑ "Kronologi Kereta Anjlok di Stasiun Cilebut". Diarsipkan dari asli tanggal 2015-04-02. Diakses tanggal 2014-12-29.
  8. ↑ Tokyo Metro 05-07F Anjlok di Stasiun Cilebut
  9. ↑ "Kecelakaan Transjakarta Vs KRL, Ini Sanksi untuk Damri". Tempo. 2015-11-30. Diakses tanggal 2026-05-10.

Pranala luar

Armada
KRL non-AC,
tak beroperasi
KRL AC impor dari
Jepang dan buatan PT INKA, tak beroperasi
Tokyo Metropolitan Government (Toei)
JR East
Toyo Rapid Railway
Tokyo Metro
PT INKA
Tokyu Corporation
KRL AC impor
dari Jepang, Tiongkok dan buatan PT INKA
Tokyo Metro
JR East
PT INKA
CRRC Qingdao Sifang
Non-KRL
120px-Logo_KAI_Commuter.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Layanan yang beroperasi (Commuter Line ...)
Kereta api bandara****
Kereta api komuter*
Kereta api lokal***
Layanan yang tidak beroperasi**
Topik terkait
*)Tidak pernah dioperasikan KAI Commuter secara langsung, namun pernah beroperasi di layanan-layanan yang kemudian diambil alih KAI Commuter di Jabodetabek, Bandung, Yogya-Solo, dan Surabaya

*dioperasikan oleh PT KAI Commuter Jabodetabek (hingga 20 September 2017) dan PT Kereta Commuter Indonesia (hingga saat ini)
**dioperasikan oleh PT Kereta Api Divisi Angkutan Perkotaan Jabotabek (hingga 15 September 2008) & PT KA Commuter Jabodetabek (hingga 2 Juli 2011)
***operasional dialihkan dari swakelola perusahaan induk karena berfokus pada layanan antarkota dan aglomerasi.
****operasional dialihkan dari KAI Bandara


Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan