Dalam proses pencampuran gas, masing-masing gas memiliki tekanan parsial yang merupakan tekanan hipotetis gas pada saat gas tersebut menempati volume campuran pada suhu yang sama.[1] Tekanan total campuran gas ideal adalah jumlah dari tekanan parsial masing-masing gas individu dalam campuran.
Tekanan parsial bergantung pada hubungan isotermis berikut:
-
V
x
V
t
o
t
=
p
x
p
t
o
t
=
n
x
n
t
o
t
{\displaystyle {\frac {V_{x}}{V_{tot}}}={\frac {p_{x}}{p_{tot}}}={\frac {n_{x}}{n_{tot}}}}
-
V
x
{\displaystyle V_{x}}
merupakan volume parisal masing-masing komponen gas (X)
-
V
t
o
t
{\displaystyle V_{tot}}
merupakan total volume gas campuran
-
p
x
{\displaystyle p_{x}}
merupakan tekanan parsial gas X
-
p
t
o
t
{\displaystyle p_{tot}}
merupakan total tekanan gas campuran
-
n
x
{\displaystyle n_{x}}
merupakan jumlah molekul dari gas (X)
-
n
t
o
t
{\displaystyle n_{tot}}
merupakan jumlah total molekul campuran gas.
-
V
x
{\displaystyle V_{x}}
Lihat pula
Referensi
- ↑ Charles Henrickson (2005). Chemistry. Cliffs Notes. ISBN 0-7645-7419-1.
| Prinsip | ||
|---|---|---|
| Proses industri | ||
| Metode laboratorium | ||
| Teknik | ||