Jumat, 02 Oktober 2026
07:52 WIB
TERKINI
Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri Berita Jalan Mulus Komjen Suyudi: Komisi III DPR Setujui Pimpin Polri Berita DPR RI Resmi Lantik Komjen Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Baru Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 1 Oktober 2026: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 1 Oktober 2026 Turun, Cek Rincian Lengkapnya Sekarang Cuaca Waspada! 325 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Ancaman Karhutla Meningkat Regional Menko PMK Muhadjir Effendy Kunjungi Anjir Batola, Perkuat Sinergi Pembangunan Wilayah Editorial Macan Kemayoran Raih Poin Penuh di Kandang Laskar Antasari Bandar Lampung Buaya Coki Menjalani Adaptasi di Sumsel Usai Perjalanan Panjang dari Lampung Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri Berita Jalan Mulus Komjen Suyudi: Komisi III DPR Setujui Pimpin Polri Berita DPR RI Resmi Lantik Komjen Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Baru Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 1 Oktober 2026: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 1 Oktober 2026 Turun, Cek Rincian Lengkapnya Sekarang Cuaca Waspada! 325 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Ancaman Karhutla Meningkat Regional Menko PMK Muhadjir Effendy Kunjungi Anjir Batola, Perkuat Sinergi Pembangunan Wilayah Editorial Macan Kemayoran Raih Poin Penuh di Kandang Laskar Antasari Bandar Lampung Buaya Coki Menjalani Adaptasi di Sumsel Usai Perjalanan Panjang dari Lampung Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti
Tanah dasar

Tanah dasar

Bagikan:
250px-MortarlessPavement.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lapisan-lapisan pada konstruksi perkerasan tanpa mortar: A.) Tanah dasar B.) Subdasar C.) Lapisan dasar D.) Dasar perkerasan E.) Perkerasan F.) Pasir halus
500px-Section_through_railway_track_and_foundation.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Penampang melintang dari rel dengan rel, bantalan, kricak, sirtu, tanah dasar, dan tanah alami

Dalam rekayasa transportasi, tanah dasar adalah material tanah yang asli di bawah konstruksi jalan,[1] perkerasan, atau jalur kereta api, yang juga disebut sebagai lapisan formasi.

Tanah dasar akan menyokong konstruksi serta menahan beban. Apabila tanah dasar gagal menahan beban, dapat menyebabkan keretakan pada lapisan di atasnya. Hal ini pada gilirannya dapat menyebabkan jalan licin, atau berlubang, serta masalah lainnya.[2]

Istilah ini juga bisa merujuk pada bahan bangunan untuk membangun embarang.

Konstruksi

Sebelum pembangunan jalan, trotoar, atau rel, tanah dasar harus dipadatkan dahulu. Hal ini untuk memastikan kemampuannya dalam menahan beban yang disalurkan dari lapisan di atasnya, sehingga meningkatkan umur dan keausan permukaan.

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ http://www.highwaysmaintenance.com/drainage.htm The Idiots' Guide to Highways Maintenance highwaysmaintenence.com
  2. ↑ "Ruts Cause Hydroplaning Accidents". www.atlantaeng.com. Diakses tanggal 2024-02-09.
Penyelidikan dan
instrumentasi
Lapangan (in situ)
Pengujian laboratorium
Tanah
Jenis
Sifat
Struktur (Interaksi)
Fitur alami
Pengerjaan tanah
Fondasi
Mekanika
Gaya
Fenomena/masalah
Perangkat lunak analisis numerik
Bidang terkait
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan