Rabu, 30 September 2026
11:49 WIB
TERKINI
Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Regional Gagal Menulis Ulang: Konten Berita Tidak Memadai Way Kanan Kepala Toko Alfamart Way Kanan Diduga Gelapkan Rp141 Juta, Dua Pelaku Ditangkap Hiburan Lisa BLACKPINK Ukir Sejarah: Solois Asia Pertama Sabet Best Pop MTV VMAs 2026 Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Turun Drastis Rp17 Ribu, Cek Daftar Lengkap 29 September 2026 Hiburan TXT Gegerkan Penggemar dengan Mini Album 'PERFECT STORM' dan Tur Dunia Termasuk Jakarta Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Regional Gagal Menulis Ulang: Konten Berita Tidak Memadai Way Kanan Kepala Toko Alfamart Way Kanan Diduga Gelapkan Rp141 Juta, Dua Pelaku Ditangkap Hiburan Lisa BLACKPINK Ukir Sejarah: Solois Asia Pertama Sabet Best Pop MTV VMAs 2026 Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Turun Drastis Rp17 Ribu, Cek Daftar Lengkap 29 September 2026 Hiburan TXT Gegerkan Penggemar dengan Mini Album 'PERFECT STORM' dan Tur Dunia Termasuk Jakarta Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang

Batas Atterberg

Bagikan:

Batas Atterberg merupakan ukuran dasar yang menunjukkan kandungan air kritis dari tanah berbutir halus, yang meliputi tiga batas utama, yaitu batas susut (shrinkage limit, SL), batas plastis (plastic limit, PL), dan batas cair (liquid limit, LL). Tanah halus dapat berada dalam empat keadaan konsistensi bergantung pada kandungan airnya, yaitu padat (solid), semi‑padat atau semi‑kaku (semi‑solid), plastis (plastic), dan cair (liquid).[1] Setiap keadaan konsistensi ini menunjukkan perilaku mekanik yang berbeda, sehingga batas antara tiap keadaan ditentukan berdasarkan perubahan sifat tanah tersebut.[2]

Batas Atterberg digunakan untuk membedakan jenis tanah halus, seperti lanau dan liat, serta membedakan tipe lanau dan liat yang berbeda.[3] Nilai ini penting dalam rekayasa geoteknik dan konstruksi, karena tanah halus cenderung mengalami perubahan volume dan kekuatan geser secara signifikan sesuai dengan kandungan air.[4] Konsep batas Atterberg diperkenalkan oleh Albert Atterberg, seorang kimiawan dan agronom asal Swedia pada tahun 1911,[1] dan kemudian distandarisasi serta disempurnakan oleh Arthur Casagrande, seorang insinyur geoteknik yang bekerja bersama Karl Terzaghi.[3]

Penjelasan

Batas cair (LL) didefinisikan sebagai kandungan air di mana tanah halus berubah dari keadaan plastis menjadi cair, ditandai dengan kemampuan tanah untuk mengalir bila diberikan gaya sedikit. Pengujian LL biasanya dilakukan dengan cangkir Casagrande atau metode kerucut terjun. Batas plastis (PL) merupakan kandungan air minimum di mana tanah masih dapat dibentuk secara plastis; jika kandungan airnya lebih rendah, tanah beralih ke keadaan semi‑padat. Metode pengujian PL dilakukan dengan membentuk tanah menjadi benang hingga diameter tertentu dan menentukan titik saat benang mulai retak. Batas susut (SL) adalah kandungan air di mana pengeringan lebih lanjut tidak menyebabkan pengurangan volume tambahan, sehingga tanah telah sepenuhnya menyusut.[5][6][7][8]

Dari nilai-nilai ini, beberapa indeks penting dapat diturunkan, seperti Indeks Plastisitas (Plasticity Index – PI), yaitu selisih antara LL dan PL. PI menunjukkan rentang kandungan air di mana tanah berada dalam keadaan plastis, di mana nilai PI yang tinggi biasanya menunjukkan kandungan liat yang lebih banyak, sedangkan PI rendah menunjukkan sifat seperti lanau atau hampir tidak plastis. Indeks lain yang dapat dihitung adalah liquidity index dan activity, yang membantu menilai konsistensi tanah dan potensi perubahan volumenya.[2]

Pengukuran batas Atterberg memiliki peranan penting dalam rekayasa tanah dan konstruksi. Tanah halus, terutama liat dan lanau, sangat dipengaruhi oleh kandungan air, termasuk perubahan volume dan kekuatan geser. Dengan mengetahui LL, PL, dan PI, perancang pondasi, dinding penahan tanah, atau struktur tanah dasar dapat memperoleh indikasi awal mengenai kompresibilitas, permeabilitas, dan stabilitas tanah. Hasil pengujian ini juga membantu dalam klasifikasi tanah, misalnya dalam sistem USCS, untuk menilai potensi masalah seperti susut besar atau ekspansi yang signifikan.[1][2]

Referensi

  1. 1 2 3 Font, Robert G. (1984). Atterberg limits and indices (dalam bahasa Inggris). Springer, Boston, MA. hlm. 25–27. doi:10.1007/0-387-30842-3_4. ISBN 978-0-387-30842-5.
  2. 1 2 3 "Atterberg Limits | Encyclopedia.com". www.encyclopedia.com. Diakses tanggal 2025-11-04.
  3. 1 2 Baumgartl, Thomas (2005-12-22). Atterberg Limits. CRC Press. ISBN 978-0-8493-3830-4.
  4. ↑ Bovis, Michael J. (1978). Atterberg limits (dalam bahasa Inggris). Springer, Dordrecht. hlm. 22–24. doi:10.1007/978-1-4020-3609-5_10. ISBN 978-1-4020-3609-5.
  5. ↑ Rajapakse, Ruwan (2016-01-01). Rajapakse, Ruwan (ed.). 4 - Soil laboratory testing. Butterworth-Heinemann. hlm. 47–60. ISBN 978-0-12-804698-2.
  6. ↑ Martin, Derek; Stacey, Peter (2018-01-10). Guidelines for Open Pit Slope Design in Weak Rocks (dalam bahasa Inggris). Csiro Publishing. hlm. 25. ISBN 978-1-4863-0348-9.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  7. ↑ R.A, J. Paul Guyer, P. E. (2019-04-02). An Introduction to Index Properties of Soil (dalam bahasa Inggris). Guyer Partners.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link)
  8. ↑ R.A, J. Paul Guyer, P. E. (2019-04-02). An Introduction to Index Properties of Soil (dalam bahasa Inggris). Guyer Partners. hlm. 9–13.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
40px-Wiki_letter_w.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini tidak memiliki konten kategori. Bantulah dengan menambah kategori yang sesuai sehingga artikel ini terkategori dengan artikel lain yang sejenis.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan